URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pemuda Tuntang Launching JegBos, Siap Layani ke Pelosok Desa

Pemuda Tuntang Launching JegBos, Siap Layani ke Pelosok Desa

Pemuda Tuntang Launching JegBos, Siap Layani ke Pelosok Desa

featured-img
Choerul Amar bersama jajaran management saat lounching Jegbos, Sabtu 11/09 (fOTO:/rief)

RASIKAFM – Pemuda Hebat asal Kesongo Tuntang itu bernama Choerul Amar (36) ia merupakan CEO JegBos transportasi berbasis online di Kabupaten Semarang. Kepada rasikafm.com ia mengatakan kehadiran usaha rintisannya yang hari ini, Sabtu (11/9/2021) dilauching berawal dari keluhan konsumen pengguna jasa ojek online.

Dirinya melihat para konsumen mengeluh saat menggunakan jasa, terlebih melalui aplikasi. Selain alasan smartphone mereka penuh dengan aplikasi lainya, juga jika melalui aplikasi ojek online terkhusus jika hendak belanja hanya bisa memilih toko atau warung satu item saja.

“Jika melihat keluhan para konsumen, akhirnya saya membuka JegBos ini. Khususnya bagi para ibu rumah tangga jika mager atau males keluar bisa gunakan jasa kami. Pelayanan plus kami, cukup melalui WhatsApp saja tidak perlu ribet,”ungkap Choerul Amar didampingi Istri Arum Kristanti disela acara launching yang dilaksanakan di kantor JegBos, Dusun Randusari RT 03 RW 04 Desa Kesongo Kecamatan Tuntang Kabupaten Semarang.

CEO Jegbos memberikan keterangan media.

Ditambahkan Choerul, dalam pelayanan JegBos nantinya, konsumen bisa memanfaatkan layanan JegBos belanja maksimal tiga item atau belanja ditiga toko dengan satu tarif. Misalnya belanja di pasar, bisa melalui driver kami untuk berbelanja di tiga toko. Namun jika lebih dari itu baru ada ongkos tambahan.

“Jadi gak perlu ribet, jadi saat order cukup melalui whatsApp saja ingin belanja apa saja, ataupun minta jemput dimana saja. Bahkan kami juga melayani jemput anak sekolah dengan paket khusus,”jelasnya.

Beberapa layanan akan di prioritaskan untuk melayani konsumen terlebih di masa pandemi ini adanya pembatasan aktifitas.”Jika ingin menggunakan jasa kami bisa melalui whatsApp official JeggBos di nomor 0812-5371-2159. Dan bagi calon driver yang hendak mendaftar untuk bergabung bisa datang ke kantor kami,”terang Irul.

Irul menambahkan, selain layanan JeggBos, pihaknya juga melayani dan menyediakan berbagai kebutuhan melalui website kami www.belanjabosku.com.

“Di belanjabosku dot com, baik masyarakat ataupun pengusaha UMKM nanti akan kami sediakan layanan Lapak Bosku dan akan kami sediakan layanan website gratis. Jadi nanti bisa punya web melalui kami. Misalnya punya toko nama Toko Arumi, mengajukan ke kami maka akan kami sediakan website tokoarumi.belanjabosku.com,”tambahnya.

Selain itu, JegBos kedepan akan merangkul semua pihak termasuk UMKM di tingkat desa. Untuk itu komitmen JegBos juga akan turut bersama sama meningkatkan ekonomi desa melalui progam UMKM dan juga melalui website gratis yang kami sediakan bisa dijadikan ajang promosi.

“Jadi jika ojek onlie yang ada hanya ada diperkotaan, maka JegBos ini akan melayani serta mengakses pelayanan masyarakat hingga ke pelosok pedesaan,”pungkasnya.(rief)

BACA JUGA :

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengapresiasi Kepala SPPG Jati, Karanganyar, yang mencicipi menu MBG setelah tim dapur melaporkan aroma mencurigakan, Rabu (12/8/2026). Tindakan itu dilakukan untuk memastikan keamanan makanan sebelum didistribusikan. Pemprov Jateng menilai kejadian tersebut menjadi evaluasi untuk memperketat pengawasan kualitas program MBG.
Taj Yasin Apresiasi Kepala SPPG yang Cicipi Menu MBG Sebelum Dibagikan
Dugaan penyalahgunaan dana Kredit Ketahanan Pangan dan Energi (KKPE) mencuat dalam audiensi Gapoktan Ngudi Hasil Desa Pakopen dengan DPRD Kabupaten Semarang, Kamis (13/8/2026). Anggota kelompok mengaku menerima dana lebih kecil dari nilai kredit dalam akad, sementara kewajiban tetap berjalan. DPRD meminta Pemkab membentuk tim untuk memfasilitasi penyelesaian.
Dana Kredit Petani Pakopen Bandungan Diduga Diselewengkan, Kuasa Hukum: Ada Indikasi Korupsi
Kejaksaan Negeri Salatiga menyerahkan lima mobil hasil rampasan perkara penyalahgunaan BBM bersubsidi kepada pemenang lelang terbuka di KPKNL Semarang, Kamis (13/8/2026). Kendaraan tersebut sebelumnya dimodifikasi untuk mengangkut solar dalam jumlah besar dan menggunakan pelat nomor serta barcode BBM yang diduga telah diubah. Hasil lelang disetorkan kepada negara.
5 Mobil Pengangsu Solar Dilelang, Uangnya Masuk ke Kas Negara
Warga Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, menggelar kenduri dan makan bersama di atas jalan yang baru selesai dibeton saat penutupan TMMD Reguler ke-129, Kamis (13/8/2026). Tradisi tersebut menjadi ungkapan syukur atas pembangunan jalan sepanjang sekitar 1,2 kilometer yang menghubungkan Cukil dengan Kemetul dan memperpendek akses warga.
Luapkan Rasa Syukur, Warga Cukil Gelar Kenduri di Atas Jalan yang Baru Selesai Dicor
Kejaksaan Negeri Salatiga memperkuat sinergi dengan insan pers melalui kegiatan koordinasi di Joglo 3 Kejari Salatiga, Kamis (13/8/2026), untuk mendukung Program Kerja Intelijen 2026. Kejari mendorong media menyampaikan informasi penegakan hukum secara profesional, transparan, akurat, dan berimbang sekaligus meningkatkan kesadaran hukum masyarakat.
Gelar Konsolidasi Kejaksaan ajak Kopdar Perdana dengan Insan Media di Salatiga
Kampung Keluarga Berkualitas Manggar Lestari, Desa Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, meraih juara pertama nasional pengelolaan Kampung KB 2026 dari Kemendukbangga/BKKBN. Prestasi tersebut diraih melalui keterlibatan masyarakat dalam pemberdayaan lansia, pendampingan anak dan balita, seni budaya, serta berbagai program untuk meningkatkan kualitas keluarga dan lingkungan.
Kampung KB Manggar Lestari Desa Lerep Juara Nasional, Bukan Sekadar Soal “Dua Anak Cukup”

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Satreskrim Polres Semarang mengungkap kasus perampokan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, melalui jejak salah satu tersangka saat menggunakan jasa ojek online dari Grobogan menuju Ambarawa. Polisi menelusuri pengemudi GoRide yang menerima satu unit handphone sebagai pembayaran hingga memperoleh identitas tersangka. Penyidik juga menyebut motif perkara berkaitan dengan persoalan ekonomi dan masih melengkapi berkas sebelum diserahkan kepada kejaksaan.
Terungkap Lewat Histori Ojol, Perampok Royal Phone Bayar Gojek Pakai HP Hasil Kejahatan
Tim gabungan kepolisian mengamankan dua terduga pelaku kasus dugaan perampokan yang menewaskan pemilik konter Royal Phone, Chandra Waskito, di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Penangkapan dilakukan di Kota Semarang dan Kabupaten Semarang pada Jumat (7/8/2026), kurang dari 48 jam setelah kejadian, setelah polisi mengembangkan penyelidikan dengan melibatkan Polda Jawa Tengah, Polres Semarang, dan Polres Grobogan untuk mengungkap peran serta kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Misteri Perampokan Royal Phone Ambarawa Terkuak, Polisi Ringkus Dua Terduga Pelaku

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved