URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Ketua KPU Kota Salatiga mengingatkan masa pendaftaran pasangan calon wali kota dan wakil wali kota pada 27-29 Agustus, sebagaimana disampaikan pada Rakor Tahapan Pencalonan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Salatiga di Kayu Arum, Kamis (1/8/24). Ketua KPU, Yesaya Tiluata, berharap semua partai politik dan lembaga terkait memahami tahapan Pilwalkot yang telah dilaksanakan, termasuk proses pemutakhiran data pemilih.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pendaftaran Pasangan Cawali-Cawawali di Salatiga Belum Ada Kepastian Calon

Pendaftaran Pasangan Cawali-Cawawali di Salatiga Belum Ada Kepastian Calon

Pendaftaran Pasangan Cawali-Cawawali di Salatiga Belum Ada Kepastian Calon

Ketua KPU Kota Salatiga Yesaya Tiluata saat memimpin Rakor Tahapan Pencalonan Wali Kota dan Wakil Wali Kota di Kayu Arum Salatiga.

Foto Arief Rasika

Ketua KPU Kota Salatiga Yesaya Tiluata saat memimpin Rakor Tahapan Pencalonan Wali Kota dan Wakil Wali Kota di Kayu Arum Salatiga.
Featured Image

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Ketua KPU Kota Salatiga mengingatkan masa pendaftaran pasangan calon wali kota dan wakil wali kota (Cawali-Cawawali) Kota Salatiga pada 27-29 Agustus ini.

Informasi tersebut disampaikan ketua KPU Kota Salatiga saat Rakor Tahapan Pencalonan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Salatiga di Kayu Arum, Kamis (1/8/24).

”KPU Kota Salatiga berharap agar semua partai politik, lembaga dan instansi terkait, yang hadir dalam rapat koordinasi ini mengetahuinya,” kata Ketua KPU Kota Salatiga Yesaya Tiluata saat membuka rakor.

Dijelaskannya, semua tahapan dalam rangka Pilwalkot Salatiga dan Pilgub Jateng telah dilaksanakan KPU Kota Salatiga.

Mulai dari proses pemutakhiran data pemilih dengan pencocokan dan penelitian (coklit) pemilih. Yesaya berharap agar semua tahapan Pilwakot dan Pilgub ini berjalan dengan baik.

Dalam Rakor itu dihadirkan pembicara, Kepala Bapeda Kota Salatiga Agung Hendratmiko yang membahas bagaimana pembuatan visi dan misi cawali dan cawawali yang harus diselaraskan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Salatiga.

Lalu Komisioner Bawaslu Salatiga Djayusman Junus, yang menyampaikan peran pengawasan pada tahapan Pilwakot dan Pilgub Salatiga. Kemudian Komisioner KPU Salatiga Dewi Retnowati yang membahas tahapan pendaftaran calon.

Sementara itu, hingga kini, di Kota Salatiga belum ada pasangan bakal calon yang mendapat rekomendasi dari partai politik atau koalisi partai politik.

Tarik ulur pasangan bakal cawali-cawawali yang bakal mendapat rekomendasi terjadi di semua partai.

Dua parpol yang dipastikan bisa mengusung calon sendiri, juga belum mendeklarasikan calonnya. Kedua partai tersebut adalah PDI Perjuangan (8 kursi) dan PKB (5 kursi).

Partai lainnya yang memiliki kursi di DPRD Salatiga namun harus berkoalisi untung mengusung pasangan calon adalah PKS (4 kursi), Gerindra (4 kursi), Demokrat (3 kursi), dan Nasdem (1 kursi).

”Masih alot semuanya mas. Belum ada parpol yang mengeluarkan rekomendasi pasangan calon. Ada kebijakan internal yang sepertinya menjadi persoalan rekomendasi,” ungkap salah seorang pengurus partai politik.

Informasi yang beredar di masyarakat, diketahui sebagian besar cawali dengan elektabilitas tinggi menghadapi kendala biaya. Atau saat ini dikenal dengan ”isi tas”.

”Sepertinya percuma elektablitias dan kapabilitas tinggi, tetapi isitas minim,” ungkap seorang pengamat politik lokal.

Perlu diketahui, saat pendaftaran cakal calon wali kota atau wawali, ada semacam persyaratan kemampuan mendanai dalam kampanye dalam rangka memenangkan Pilwalkot Salatiga.

Kebutuhan dana kampanye tersebut tidak sedikit, sementara kemampuan anggaran para calon sangat minim.

Di sisi lain ada beberapa calon wali kota atau wakil wali kota memiliki ”isi tas” yang mumpuni, tetapi mereka terkendala tidak memiliki ”kendaraan” partai atau memiliki partai tetapi kursinya tidak mencukupi.

Para calon ”berduit” ini sudah berupaya berkoalisi dengan partai lainnya, tetapi belum ada titik terang.

BACA JUGA :

Penguatan kaderisasi partai ditegaskan Partai Keadilan Sejahtera Jawa Tengah melalui pernyataan Sekretaris Umum Julisa Ramadhan di Kantor DPW PKS, Semarang, Minggu (8/3/2026). Langkah ini dilakukan untuk memperkuat kualitas kader dan memperluas keanggotaan melalui program intensifikasi, ekstensifikasi, serta peningkatan komunikasi dengan media.
PKS Jateng Perkuat Kaderisasi dan Komunikasi dengan Media
Putusan terbaru Mahkamah Konstitusi dimanfaatkan PKS Jawa Tengah untuk memperkuat kemandirian politik. Sekjen Muhammad Kholid menyampaikan hal itu dalam Bimtek di Yogyakarta, menegaskan peluang usung kader tanpa koalisi. Konsolidasi dilakukan menghadapi dinamika pemilu agar PKS makin diperhitungkan di Pilkada dan Pemilu.
Putusan Mahkamah Konstitusi Buka Peluang, PKS Jateng Siap Usung Calon Mandiri
DPW PKS Jawa Tengah menargetkan 11 kursi DPR RI guna menembus tiga besar nasional pada Pemilu mendatang. Target ditegaskan dalam Bimtek pimpinan dan anggota legislatif PKS se-Jateng di Yogyakarta, Kamis (12/02/2026). Konsolidasi kader dan penguatan ideologi partai dilakukan untuk menghadapi berbagai kemungkinan sistem pemilu.
Partai Keadilan Sejahtera Jateng Dorong Kemandirian Kader, Targetkan Jadi Partai Papan Atas
Anggota Fraksi PKS DPRD Kota Salatiga, Heru Prastyo, mengundurkan diri dari jabatannya. Pengunduran diri disampaikan kepada pimpinan partai dan DPRD di Salatiga pada 3 Februari 2026. Keputusan diambil karena alasan kesehatan, sehingga Heru fokus menjalani pengobatan, sementara PKS memproses PAW pengganti.
Alasan Fokus Pengobatan, Heru Prastyo PKS Mundur dari Anggota DPRD Kota Salatiga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

JANGAN LEWATKAN:

Mudik Lebaran 2026 Mobilitas Besar, Antisipasi Maksimal
Mudik Lebaran 2026: Mobilitas Besar, Antisipasi Maksimal
Wajib Baca! Bijak di Jalan, Aman di Tujuan Pentingnya Kesadaran Lalu Lintas di Indonesia
Wajib Baca! Bijak di Jalan, Aman di Tujuan: Pentingnya Kesadaran Lalu Lintas di Indonesia
Etika pengemudi di jalan raya sangat penting untuk menciptakan keselamatan dan kenyamanan bersama. Pengemudi perlu menghormati pejalan kaki dengan berhenti di zebra cross, mengurangi kecepatan di area ramai, tidak berkendara di trotoar, serta memperhatikan anak-anak dan lansia sebagai pengguna jalan paling rentan.
Etika Pengemudi terhadap Pejalan Kaki
Soto Kare Reksa di Salatiga menjadi kuliner legendaris sejak 1942, warisan keluarga Sofyan yang masih mempertahankan resep tradisional dengan kuah santan dan sandung lamur khas. Berlokasi di gang belakang bekas Bioskop Reksa, warung ini tetap ramai dikunjungi pecinta kuliner dari berbagai daerah karena cita rasanya yang autentik.
Soto Kare Reksa Salatiga Sensasi Kuliner sejak 1942
Rasika memberikan panduan bagi masyarakat untuk tetap menjalani masa tua dengan sehat dan bahagia. Artikel ini membahas pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental, tetap bersosialisasi, menekuni hobi positif, serta memperkuat ibadah sebagai kunci menghadapi pertambahan usia dengan penuh rasa syukur dan semangat hidup.
Umur Semakin Bertambah? Ini Tips Agar Tetap Positif di Masa Tua
Lima tempat dimsum di Ungaran, Kabupaten Semarang, menjadi rekomendasi favorit pecinta kuliner. Rasika memperkenalkan ragam inovasi dimsum kekinian yang populer di kalangan masyarakat. Dimsum lezat ini disajikan dengan beragam varian rasa dan topping unik melalui layanan offline maupun ojek online.
Bikin Ngiler! Berikut 5 Rekomendasi Dimsum di Ungaran

INFOGRAFIS

TERKINI

Rutan Salatiga Gelar Bakti Sosial di Hari Bakti Pemasyarakatan
Rutan Salatiga Gelar Bakti Sosial di Hari Bakti Pemasyarakatan
Rutan Salatiga menggelar kerja bakti melibatkan pegawai dan warga binaan di lingkungan rutan, Kamis (2/4/2026). Kegiatan ini bertujuan menjaga kebersihan sekaligus menumbuhkan kebersamaan, tanggung jawab,...
Kebakaran dan ledakan terjadi saat pengisian gas oleh pekerja di PT Makro Prima Pangan Utama, Pringapus, Kabupaten Semarang, Rabu (1/4/2026) malam. Insiden dipicu kebocoran selang gas, menyebabkan enam pekerja luka dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk penanganan.
Ledakan Gas di Pringapus, Enam Pekerja Terluka Saat Proses Pengisian
Kebakaran dan ledakan terjadi saat pengisian gas oleh pekerja di PT Makro Prima Pangan Utama, Pringapus, Kabupaten Semarang, Rabu (1/4/2026) malam. Insiden dipicu kebocoran selang gas, menyebabkan enam...
Sekda Kabupaten Semarang Valeanto Soekendro
Pekan Depan ASN Kabupaten Semarang Laksanakan WFH, Sehari Wajib Presensi Tiga Kali
Pemkab Semarang merancang kebijakan WFH terbatas bagi ASN di Ungaran, Kamis (2/4/2026), hanya setiap Jumat dan untuk OPD tertentu. Kebijakan ini bertujuan efisiensi energi dengan pengawasan ketat, presensi...
Penandatanganan kontrak pembangunan akses Tol Pattimura dilakukan Pemkot Salatiga dan PT Trans Marga Jateng di Salatiga, Rabu (1/4/2026). Proyek ini bertujuan memperkuat konektivitas, mendorong ekonomi, serta membuka peluang investasi melalui pembangunan on/off ramp strategis.
Penantian Warga 8 Tahun segera Terwujud, Exit Tol Patimura Salatiga akan Dibangun
Penandatanganan kontrak pembangunan akses Tol Pattimura dilakukan Pemkot Salatiga dan PT Trans Marga Jateng di Salatiga, Rabu (1/4/2026). Proyek ini bertujuan memperkuat konektivitas, mendorong ekonomi,...
Wacana penerapan WFH bagi ASN sebagai upaya penghematan BBM dikaji Pemkot Salatiga di Salatiga, Rabu (1/4/2026). Pemerintah memilih alternatif Jumat tanpa kendaraan bermotor guna efisiensi energi, menjaga kinerja ASN, serta mendorong penggunaan transportasi umum dan gaya hidup sehat
Salatiga Memang Beda! Pemkot Berencana Terapkan Jumat Tanpa Kendaraan
Wacana penerapan WFH bagi ASN sebagai upaya penghematan BBM dikaji Pemkot Salatiga di Salatiga, Rabu (1/4/2026). Pemerintah memilih alternatif Jumat tanpa kendaraan bermotor guna efisiensi energi, menjaga...
Muat Lebih

POPULER

Sekda Kabupaten Semarang Valeanto Soekendro
Pekan Depan ASN Kabupaten Semarang Laksanakan WFH, Sehari Wajib Presensi Tiga Kali
Desa Nyatnyono, yang terletak di lereng puncak Suroloyo di Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, dikenal sebagai destinasi wisata religi yang menarik. Di sini, terdapat makam waliyullah Hasan Munadi dan putranya, Hasan Dipuro, yang menjadi pusat perhatian masyarakat sebagai leluhur dan penyebar agama Islam. Selain makam, desa ini juga memiliki peninggalan sejarah berupa Masjid Subulussalam dan Sendang Kalimah Toyyibah yang dihormati oleh warga setempat.
Melihat Sejarah Sendang Kalimah Toyyibah Nyatnyono, Mata Air Keramat Peninggalan Waliyullah Hasan Munadi
Terapkan Diskon PKB 5 Persen, Samsat Ungaran Berharap Bisa Dongkrak Kepatuhan Wajib Pajak
Terapkan Diskon PKB 5 Persen, Samsat Ungaran Berharap Bisa Dongkrak Kepatuhan Wajib Pajak

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved