URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Ketua DPRD Kabupaten Semarang, Bondan Marutohening, menyambut keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) tentang pemisahan pemilu nasional dan daerah yang dibacakan pada Kamis, 26 Juni 2025 di Ungaran. Ia menganggap keputusan tersebut sebagai langkah penting untuk menata ulang peta politik Indonesia dan mengurangi tarik-ulur kepentingan antara pusat dan daerah yang kerap terjadi dalam pemilu serentak.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Putusan MK Pisahkan Pemilu, Bondan Marutohening: Bisa Akhiri Tarik Ulur Kepentingan Pusat dan Daerah

Putusan MK Pisahkan Pemilu, Bondan Marutohening: Bisa Akhiri Tarik Ulur Kepentingan Pusat dan Daerah

Putusan MK Pisahkan Pemilu, Bondan Marutohening: Bisa Akhiri Tarik Ulur Kepentingan Pusat dan Daerah

Ketua DPRD Kabupaten Semarang Bondan Marutohening. Foto win
Ketua DPRD Kabupaten Semarang Bondan Marutohening. Foto win
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Ketua DPRD Kabupaten Semarang, Bondan Marutohening, menyambut keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang memisahkan pelaksanaan pemilu nasional dan daerah sebagai langkah penting dalam menata ulang peta politik Indonesia. Ia menilai, keputusan tersebut bisa menjadi solusi dari tarik-ulur kepentingan antara urusan pusat dan daerah yang selama ini kerap terjadi dalam pemilu serentak.

“Putusan MK itu sudah bersifat final and binding, jadi tidak bisa diganggu gugat. Mau tidak mau, kita semua harus patuh dan menghormatinya,” ujarnya di Ungaran, Jumat (4/7/2025).

Keputusan MK yang dibacakan dalam sidang pada Kamis, 26 Juni 2025, menetapkan bahwa pemilihan presiden, DPR, dan DPD akan dilaksanakan secara terpisah dari pemilihan kepala daerah seperti gubernur, bupati, dan wali kota.

Menurut Bondan, dengan pemisahan tersebut, fokus politik bisa lebih tertuju pada skala masing-masing pemilu. Artinya, pilkada akan benar-benar menyoroti isu-isu dan kepentingan lokal, tanpa dibayangi manuver politik nasional.

“Kalau selama ini pilkada digelar bersamaan dengan pemilu legislatif tingkat provinsi atau kabupaten/kota, fokus jadi terbagi. Sekarang, dengan dipisah, dinamika politik daerah akan lebih murni,” jelasnya.

Meski menyambut baik keputusan MK, Bondan juga menekankan pentingnya menunggu regulasi turunan yang akan mengatur secara teknis pelaksanaan kebijakan tersebut. Tanpa itu, pelaksanaan di lapangan bisa menuai kebingungan.

“Semua pihak harus mencermati dan mengikuti perkembangan regulasi selanjutnya dengan seksama,” tambah politisi dari PDI Perjuangan ini.

Disinggung soal dampak keputusan tersebut terhadap partai politik, Bondan menyebut ada dua sisi yang perlu diperhatikan. Di satu sisi, pemisahan ini bisa menguntungkan karena memberi ruang konsentrasi lebih kepada kader dan strategi di tiap tingkatan. Namun di sisi lain, ada tantangan baru yang juga perlu dikaji.

“Setiap perubahan tentu membawa plus dan minus. Kita masih menunggu pembahasan internal partai untuk menyikapi hal ini lebih jauh,” katanya. (win)

BACA JUGA :

DPC PPP Kabupaten Semarang mulai menyusun strategi menghadapi Pemilu 2029 dengan memperkuat konsolidasi organisasi dan menyasar generasi milenial serta pemilih pemula. Hal itu disampaikan Sekretaris DPC PPP Kabupaten Semarang Zaenudin di Ungaran, Kamis (16/7/2026), usai kepengurusan baru periode 2026–2031 menerima SK DPP. Langkah tersebut dilakukan melalui pembentukan kepengurusan hingga tingkat desa serta peningkatan pendidikan politik bagi kader muda.
PPP Kabupaten Semarang Bidik Pemuda dan Pemilih Pemula Hadapi Pemilu 2029
Bung Andre Resmi Daftar Bakal Calon Ketua DPC Partai Demokrat Kota Salatiga
Bung Andre Resmi Daftar Bakal Calon Ketua DPC Partai Demokrat Kota Salatiga
DPC PDI Perjuangan Kabupaten Semarang menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) serentak di 19 kecamatan di Hotel Wahid Bandungan, Minggu (24/5/2026), untuk menata ulang kepengurusan tingkat kecamatan yang masa baktinya berakhir. Melalui penjaringan dan penyaringan calon ketua PAC, partai juga memperkuat keterlibatan perempuan dan kader muda sebagai bagian dari konsolidasi internal menghadapi Pemilu 2029.
Musancab Serentak, PDI Perjuangan Kabupaten Semarang Mulai Panaskan Mesin Menuju Pemilu 2029
Musyawarah Anak Cabang DPC PDI Perjuangan Kota Salatiga memasuki tahap akhir penjaringan pengurus PAC dengan menyisakan 12 kader terbaik dari empat PAC setelah melalui seleksi berjenjang sejak Februari 2026. Penentuan ketua PAC akan diputuskan DPD PDIP Jawa Tengah dari tiga nama terbaik di masing-masing wilayah guna memperkuat soliditas partai dan pembangunan Kota Salatiga.
Jabatan Ketua PAC Ditentukan DPD Jateng, Musancab PDIP Salatiga Sisakan 12 Nama

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

DPC PPP Kabupaten Semarang mulai menyusun strategi menghadapi Pemilu 2029 dengan memperkuat konsolidasi organisasi dan menyasar generasi milenial serta pemilih pemula. Hal itu disampaikan Sekretaris DPC PPP Kabupaten Semarang Zaenudin di Ungaran, Kamis (16/7/2026), usai kepengurusan baru periode 2026–2031 menerima SK DPP. Langkah tersebut dilakukan melalui pembentukan kepengurusan hingga tingkat desa serta peningkatan pendidikan politik bagi kader muda.
PPP Kabupaten Semarang Bidik Pemuda dan Pemilih Pemula Hadapi Pemilu 2029
Puluhan korban dugaan penipuan pembelian rumah di Perumahan Bandarjo Village Permai, Kecamatan Ungaran Barat, mengadukan kasus tersebut ke Komisi C DPRD Kabupaten Semarang, Rabu (15/7/2026). Para korban menuntut pengembang mengembalikan dana sekitar Rp1,4 miliar setelah proyek mangkrak, rumah tidak kunjung dibangun, dan sebagian sertifikat belum diterbitkan. DPRD meminta pengembang menuntaskan pengembalian dana hingga September 2026 serta menunda penerbitan izin proyek sampai seluruh persoalan konsumen selesai.
Puluhan Korban Perumahan Bandarjo Village Permai Mengadu ke DPRD, Tuntut Refund Rp1,4 Miliar
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Senin, 13 Juli 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 06.00 WIB menunjukkan suhu udara di Semarang mencapai 25,4 derajat Celsius dengan kelembapan 65 persen, sementara cuaca kering masih berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah.
13 Juli 2026: Cuaca Semarang Cerah, BMKG Minta Waspadai Potensi Kebakaran Hutan dan Lahan di Jawa Tengah