URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Sebanyak 28 pengurus Yayasan Jallu Nusantara Indonesia resmi dilantik oleh Ketua Pembina M. Yusuf Khummaini. Acara berlangsung khidmat dan menandai penguatan legalitas lembaga hukum ini. Ketua Yayasan Nurrun Jamaludin menegaskan komitmen yayasan untuk memperluas akses keadilan dan kolaborasi lintas sektor melalui program pendidikan, bantuan hukum, dan riset hukum.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pengurus Yayasan Jallu Nusantara Indonesia Dilantik, Miliki Program Strategis di Bidang Hukum

Pengurus Yayasan Jallu Nusantara Indonesia Dilantik, Miliki Program Strategis di Bidang Hukum

Pengurus Yayasan Jallu Nusantara Indonesia Dilantik, Miliki Program Strategis di Bidang Hukum

pengurus Yayasan Jallu Nusantara Indonesia resmi dilantik di Rumah Makan Sekeco, Banyukuning, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, Jumat (10/10/2025). Foto dok IST
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Sebanyak 28 pengurus Yayasan Jallu Nusantara Indonesia resmi dilantik. Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Pembina Yayasan Jallu Nusantara Indonesia, M. Yusuf Khummaini.

Usai prosesi pelantikan pengurus inti, Ketua Yayasan Nurrun Jamaludin, turut melantik sejumlah lembaga di bawah naungan yayasan tersebut.

Dalam kesempatan itu, Nurrun memaparkan bahwa Yayasan Jallu Nusantara Indonesia memiliki sejumlah program strategis yang mencakup berbagai bidang hukum. Di antaranya pendirian Kantor Hukum, Law School, penerbitan E-Jurnal Hukum, hingga pembentukan Rumah Bantuan Hukum yang diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu.

Selain itu, yayasan juga tengah menyiapkan langkah kolaborasi lintas sektor, baik dengan dunia akademik, instansi pemerintah, organisasi masyarakat, maupun pihak swasta. Kerja sama tersebut diharapkan memperkuat fondasi kelembagaan dan memperluas jangkauan pengabdian yayasan dalam bidang hukum dan keadilan sosial.

Ketua Pembina Yayasan, M. Yusuf Khummaini, mengatakan bahwa pelantikan tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan bagian dari upaya meneguhkan keabsahan lembaga secara legal dan formal.

“Kegiatan ini terkait dengan pelantikan pengurus jalur maupun lembaga di bawahnya. Ini sebagai ruang legal-formal untuk mewujudkan lembaga yang sah. Melalui pelantikan ini, seluruh anggota tahu dan sadar bahwa ada ruang kegiatan, ada yayasan dan lembaga-lembaga yang akan berjalan ke depan secara lebih legal,” ujar Yusuf.

Ia menambahkan, ke depan Yayasan Jallu Nusantara Indonesia diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

“Harapan saya, ini menjadi tonggak awal yang lebih baik. Tidak hanya pelantikan hari ini lalu selesai, tapi benar-benar bisa bermanfaat bagi masyarakat, negara, dan bangsa. Khususnya di bidang pemberdayaan hukum dan keadilan di Indonesia,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Nurrun Jamaludin menjelaskan bahwa pelaksanaan rapat kerja yayasan nantinya akan dijalankan oleh tiga lembaga di bawah Jallu Nusantara Indonesia, yakni Jallu Asosiasi, Rumah Bantuan Hukum Jallu, dan Jallu Law School.

“Jallu Asosiasi menjadi wadah untuk melayani masyarakat secara profesional dalam bidang hukum. Rumah Bantuan Hukum Jallu berfokus pada akses keadilan bagi masyarakat tidak mampu melalui layanan hukum gratis. Sedangkan Jallu Law School akan menyelenggarakan pendidikan, pelatihan, penelitian, dan penerbitan jurnal hukum,” jelas Nurrun.

Ia menegaskan, yayasan siap menjalin kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan di ranah yudikatif, legislatif, dan eksekutif, termasuk DPRD, pemerintah kabupaten/kota, hingga lembaga peradilan.

“Kami siap berkolaborasi untuk mengembangkan keilmuan, riset, dan kegiatan hukum di berbagai tingkatan, bahkan hingga Mahkamah Agung,” imbuhnya.

Menurut Nurrun, Yayasan Jallu Nusantara Indonesia saat ini menaungi sekitar 28 anggota aktif yang terbagi dalam tiga divisi: sembilan di Kantor Hukum Jallu, sebelas di Rumah Bantuan Hukum, dan sisanya di Jallu Law School.

“Pelantikan ini diharapkan tidak hanya bersifat formal, tapi menjadi langkah nyata untuk membenahi struktur organisasi dan menata program-program yang lebih efektif, efisien, serta terarah,” pungkasnya.

BACA JUGA :

Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela
Artis nasional Anang Hermansyah dan Ashanty mengunjungi Kota Salatiga pada Selasa (18/8/2026) malam untuk menjajaki pemanfaatan sejumlah lokasi sebagai tempat pengambilan gambar film. Didampingi Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, rombongan juga menikmati suasana kota sekaligus mengenal potensi budaya, kuliner, UMKM, dan ekonomi kreatif setempat.
Kenakan Blangkon Pecis dan Syal Motif Khas Salatiga, Artis Anang dan Ashanty Keliling Kota
Mahasiswa KKN-T IDBU 54 UNDIP menjalankan program pemberdayaan masyarakat selama 45 hari di Tanjung Anom, Kabupaten Pekalongan. Kegiatan tersebut meliputi pemanfaatan sampah plastik menjadi ecobrick, pengolahan bunga telang, digitalisasi Bank Sampah Bunga Tanjung Lestari, budidaya ikan nilem, edukasi kesehatan, serta sosialisasi keamanan digital untuk meningkatkan kemandirian dan potensi lokal warga.
45 Hari KKN-T IDBU 54 UNDIP: Dari Ecobrick hingga Digitalisasi Website BSU Tanjung Anom

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara