URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Sebanyak 516 siswa SDIT Nidaul Hikmah Salatiga mengikuti Wisuda Tahfidz dan Khotmil Qur’an di Masjid Darul Amal, Jumat (23/5/2026), sebagai apresiasi atas capaian hafalan Al-Qur’an dan pembelajaran tahsin yang ditempuh sejak dini. Melalui program unggulan sekolah, para siswa menyelesaikan target hafalan sesuai jenjang, termasuk seorang siswi kelas 6 yang berhasil menghafal 9 juz Al-Qur’an.

Mbak Google

KABAR RASIKA

516 Siswa SDIT Nidaul Hikmah Salatiga Diwisuda, Jawab Tantangan Pendidikan di Era Digital dengan Al-Qur’an

516 Siswa SDIT Nidaul Hikmah Salatiga Diwisuda, Jawab Tantangan Pendidikan di Era Digital dengan Al-Qur’an

516 Siswa SDIT Nidaul Hikmah Salatiga Diwisuda, Jawab Tantangan Pendidikan di Era Digital dengan Al-Qur’an

Acara wisuda siswa SDIT Nidaul Hikmah Salatiga. (Foto Arief Rasika)
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA — Di tengah derasnya arus digitalisasi yang sering membuat perhatian anak-anak terpecah ke layar, ratusan siswa di SDIT Nidaul Hikmah Salatiga justru menutup tahun pembelajaran dengan capaian yang berbeda: menuntaskan hafalan Al-Qur’an dan berdiri di hadapan orang tua sebagai wisudawan tahfidz.

Sebanyak 516 siswa kelas 1 hingga kelas 6 mengikuti Wisuda Tahfidz dan Khotmil Qur’an yang digelar di Masjid Darul Amal, (23/5/2026). Agenda tahunan ini bukan sekadar seremoni kelulusan, tetapi menjadi penanda perjalanan pembelajaran Al-Qur’an yang ditempuh para siswa sejak dini.

Kepala Sekolah SDIT Nidaul Hikmah Salatiga, Dony Prasetyo Nugroho, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk apresiasi atas proses panjang yang telah dilalui siswa dalam program unggulan sekolah, yakni tahfidz dan tahsin.

“Wisuda ini menjadi bentuk penghargaan atas capaian pembelajaran Al-Qur’an yang telah diselesaikan siswa. Kami berharap ini tidak berhenti pada hafalan, tetapi menjadi bekal karakter dalam kehidupan mereka,” ujarnya melalui siaran pers.

Melalui program tersebut, siswa didorong menyelesaikan target hafalan sesuai jenjang sekaligus menuntaskan pembelajaran Al-Qur’an menggunakan metode Tilawati.

Capaian hafalan disusun bertahap. Siswa kelas 1 menyelesaikan Juz 30, kelas 2 Juz 29, kelas 3 Juz 28, kelas 4 Juz 1, kelas 5 Juz 2, dan kelas 6 Juz 3.

Dari ratusan peserta, satu nama mendapat perhatian khusus. Ananda Luthfia Zahra Talita dari kelas 6 Ja’far bin Abi Thalib berhasil mencatat capaian hafalan hingga 9 juz Al-Qur’an—sebuah pencapaian yang menunjukkan bahwa pendidikan dasar tak hanya berbicara soal angka rapor, tetapi juga konsistensi, disiplin, dan ketekunan.

Mengangkat tema “Membentuk Generasi Madani Bersama Al-Qur’an”, sekolah menempatkan kegiatan ini sebagai jawaban atas tantangan pendidikan masa kini: bagaimana membangun generasi yang tidak hanya cakap menghadapi perkembangan zaman, tetapi juga memiliki pijakan nilai.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Pengawas Korwil Tingkir, Nur Rohmah Wibawati, M.Pd. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh wisudawan dan wisudawati atas semangat serta pencapaian menghafal Al-Qur’an sejak usia sekolah dasar.

Momen paling emosional hadir di penghujung acara. Prosesi penyerahan mahkota dari anak kepada orang tua menjadi simbol penghormatan dan bakti atas perjalanan panjang mendampingi proses belajar. Di tengah suasana haru, pesan yang ingin ditinggalkan terasa jelas: pendidikan bukan hanya tentang siapa yang paling cepat, tetapi siapa yang tumbuh dengan nilai yang tetap terjaga.

Melalui wisuda ini, SDIT Nidaul Hikmah Salatiga berharap para lulusan tahfidz kelak tidak hanya menjadi penghafal Al-Qur’an, tetapi juga mampu menghadirkan nilai-nilai yang dipelajari dalam kehidupan sehari-hari dan memberi manfaat bagi masyarakat.

BACA JUGA :

pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Penjualan Gas PGN di Semarang Melonjak 5
Penjualan Gas PGN di Semarang Melonjak 5.000 Persen, Industri Jadi Motor Pertumbuhan