KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Perbaikan Tanjakan Ujung-Ujung Jalur Dadapayam-Salatiga Ditargetkan Rampung Desember

Perbaikan Tanjakan Ujung-Ujung Jalur Dadapayam-Salatiga Ditargetkan Rampung Desember

Perbaikan Tanjakan Ujung-Ujung Jalur Dadapayam-Salatiga Ditargetkan Rampung Desember

Seorang pejalan kaki melintasi lokasi jalan Ujung-Ujung, Pabelan yang kini tengah diperbaiki, Kamis (28/11/2024) sore. Foto: win

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Pemerintah Kabupaten Semarang saat ini tengah memperbaiki Tanjakan Ujung-ujung di Jalur Dadapayam-Salatiga, Desa Ujung-ujung, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang. Jalan sepanjang sekitar 400 meter ini diperbaiki karena mengalami kerusakan parah dan rawan kecelakaan.

Tanjakan ini sebelumnya memiliki kontur curam, berkelok, dan lebar jalan kurang dari lima meter. Kondisi tersebut diperparah dengan adanya jurang dalam di kedua sisi jalan.

Pantauan Rasika di lokasi pada Kamis (28/11/2024) aspal jalan telah dibongkar, menyisakan jalur setapak yang hanya dapat dilalui sepeda motor. Pelebaran jalan dilakukan dengan menambahkan tanah uruk di kedua sisi jalan, sementara pembangunan talud di sisi jurang juga sedang berlangsung.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Semarang, Valeanto Soekendro, menjelaskan bahwa proyek ini menggunakan dana prioritas dan dilaksanakan oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah-DIY.

“Perbaikan dilakukan karena banyak laporan dari masyarakat terkait kerusakan jalan dan kecelakaan di tanjakan ini. Setelah selesai, lebar jalan akan menjadi 5,5 meter, sesuai standar jalan kabupaten,” kata Soekendro saat dikonfirmasi di Ungaran, Jumat (29/11/2024).

Proyek ini ditargetkan rampung pada 20 Desember 2024. Selama pengerjaan, akses jalan tersebut ditutup total, memaksa para pengguna jalan mencari jalur alternatif.

“Saya harus memutar lewat daerah Walen karena jalan ke Dadapayam tidak bisa dilewati,” ujar Sulimah, seorang pengendara motor.

Ia berharap pengerjaan segera selesai sehingga akses antara Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang, dan Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga, dapat kembali normal. (win)

Kabar Terkini

POPULER

Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Tri Susena (43), warga Gayamsari, Kota Semarang, rutin datang ke Ungaran setiap Jumat untuk menerima bantuan dalam program Jumat Berkah. Kondisi ekonomi dan pekerjaan yang tidak menentu membuat keluarganya kesulitan memenuhi kebutuhan. Pada Jumat (11/9/2026), sebanyak 400 paket sembako dari Alfamart dibagikan kepada masyarakat melalui program Bupati Semarang Ngesti Nugraha.
Tak Masuk Daftar Penerima Bansos, Warga Gayamsari Ini Rela ke Ungaran Berburu Jumat Berkah
Pemkab Semarang menyiapkan pemenuhan kebutuhan air bersih bagi warga di 21 desa pada sembilan kecamatan yang terdampak kemarau panjang. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan langkah tersebut pada Senin (14/9/2026) dengan memprioritaskan survei geolistrik untuk mencari potensi sumber air tanah sebelum pengeboran dilakukan secara bertahap.
21 Desa Terdampak Kekeringan, Pemkab Semarang Siapkan Geolistrik untuk Pengeboran Sumber Air
[pekok2]