URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengintruksikan bupati hingga kepala desa melaporkan data locus intervensi kemiskinan ekstrem setiap pekan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Percepat Tekan Kemiskinan Ekstrem, Ganjar Minta Laporan Mingguan

Percepat Tekan Kemiskinan Ekstrem, Ganjar Minta Laporan Mingguan

Percepat Tekan Kemiskinan Ekstrem, Ganjar Minta Laporan Mingguan

featured-img

RASIKAFM.COM | Pemalang – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengintruksikan bupati hingga kepala desa melaporkan data locus intervensi kemiskinan ekstrem setiap pekan. Instruksi tersebut diberikan saat Ganjar memberikan arahan kepada bupati, OPD, camat, dan kepala desa Kabupaten Pemalang dan Brebes di Pendopo Kabupaten Pemalang, Selasa (24/1/2023).

Saat memberi arahan penanganan kemiskinan ekstrem dan stunting untuk Pemalang dan Brebes, Ganjar merinci, kepala desa bertugas mendata lalu disupervisi camat dan pihak kabupaten/kota menghimpun data yang didapat untuk dilaporkan secara mingguan. Menurutnya, untuk menekan angka kemiskinan ekstrem langkah yang dilakukan adalah menentukan locus dan mendesain intervensi.

Dua hal itu ditentukan dengan pendekatan individual dan kolektif. Dalam hal kepala desa menjadi ujung tombak penentuan sasaran intervensi. “Satu, kades memastikan warga yang masuk kategori kemiskinan ekstrem dan miskin tidak ekstrem. Datanya kita pastikan dulu. Dua, kondisi riil itu perlu intervensi apa,” jelasnya.

Intervensi tersebut terbagi lagi dalam dua poin. Pertama, intervensi yang sudah diprogramkan. Kedua, intervensi yang belum diprogramkan. “Yang sudah diprogramkan itu sumber keuangannya dari mana. Nah yang belum akan kita carikan. Untuk yang kita carikan ini macam-macam apakah nanti kita akan menggunakan CSR, Baznas, atau sumbangan dari banyak pihak untuk coba kita dorong. Nanti kita akan bantu,” lanjut dia.

Setelah memastikan warga yang masuk kategori miskin ekstrem dan miskin tidak ekstrem, langkah berikut adalah pendataan. Dalam data tersebut disebutkan secara detail mengenai indikator-indikator. Misal untuk kemiskinan ekstrem diukur juga pengeluaran tiap bulan dan lainnya.

“Kalau kemiskinan ekstrem itu diukur pengeluaran mereka Rp 400 ribu, bagaimana kemudian pengeluarannya lebih dari itu sehingga nanti secara indikator itu akan bertemu. Hasil analisis sementara kita oiya mereka tidak bekerja maka mereka butuh pekerjaan. Bagaimana cara bekerja cepat,” jelasnya.

Terkait pekerjaan ini, intervensi yang dilakukan adalah memetakan perusahan yang ada di Pemalang dan Brebes. Ganjar mengajak perusahaan agar memberikan lapangan pekerjaan bagi warga dari keluarga miskin ekstrem.

“Ternyata mereka mau menerima bahkan kemudian yang unskill pun mau diterima, tapi jangan dong memberikan kepada perusahaan kok yang unskill, pemerintah harus melatih. Maka perusahaan-perusahaan ini kita ajak bekerjasama agar menerima mereka-mereka yang tidak bekerja dan berada dalam keluarga miskin ekstrem,” kata Ganjar.

Intervensi terakhir yang dilakukan adalah memberikan akses pendidikan kepada anak dari keluarga miskin. Akses sekolah sangat dibutuhkan karena rata-rata indikator kemiskinan adalah mereka tidak sekolah.

“Maka saya minta cari orangnya dalam tanda petik harus berangkat ke sekolah, kami memberikan fasilitasnya. Mudah-mudahan dari SMK Jateng ada tiga terus tambah 15 jadi ada 18, mereka bisa kita titipkan ke sana. Dengan kebijakan, harapan kita mereka bisa sekolah, kemudian indikator kemiskinannya bisa kita selesaikan,” terang Ganjar.

BACA JUGA :

PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Jawa Tengah bersama Satlantas Polres Salatiga dan PMI menggelar Pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) di Satlantas Polres Salatiga pada Jumat (26/6/2026). Pelatihan yang diikuti pengemudi ojek online, pedagang, dan masyarakat ini bertujuan meningkatkan kemampuan memberikan pertolongan pertama kepada korban kecelakaan lalu lintas sebelum tenaga medis tiba, sekaligus memperkuat budaya keselamatan dan pemahaman tentang perlindungan dasar melalui SWDKLLJ.
Tingkatkan Kesiapsiagaan, Jasa Raharja gelar Pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat di Salatiga
Jawa Tengah resmi ditetapkan sebagai tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Nasional XXXI yang akan berlangsung pada 11–20 September 2026. Kepastian itu ditandai peluncuran logo, maskot Saqur, dan tema oleh Gubernur Ahmad Luthfi bersama Menteri Agama Nasaruddin Umar di Masjid Agung Jawa Tengah, Semarang, Kamis (25/6/2026), sebagai wujud kesiapan menyelenggarakan festival Al-Qur'an terbesar di Indonesia yang juga diharapkan menggerakkan syiar Islam, pariwisata, UMKM, dan ekonomi daerah.
MTQ Nasional XXXI Resmi Diluncurkan, Jawa Tengah Jadi Panggung Festival Al-Qur'an Terbesar se-Indonesia
Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Salatiga menerjunkan 183 petugas untuk melaksanakan Sensus Ekonomi 2026 yang berlangsung pada 15 Juni–31 Agustus 2026. Pendataan menyasar seluruh usaha nonpertanian, mulai dari UMKM hingga perusahaan besar. BPS menekankan profesionalisme petugas dan mengapresiasi respons kooperatif masyarakat guna menghasilkan data akurat sebagai dasar penyusunan kebijakan ekonomi.
Petugas Sensus Ekonomi Turun ke Lapangan, Respons Warga Salatiga Seperti apa?
Speling Jadi Program Unggulan Ahmad Luthfi, Tuai Apresiasi dari Bappenas
Speling Jadi Program Unggulan Ahmad Luthfi, Tuai Apresiasi dari Bappenas
AIR BERSIH
Antisipasi Kekeringan di Sejumlah Wilayah, Pemkab Semarang Siapkan 150 Tangki Air Bersih
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendukung rencana pengembangan kawasan Rawa Pening di Kabupaten Semarang sebagai destinasi wisata air unggulan setelah muncul minat investasi dari PT Pandawa Sapto Dewi Pesisir, Kamis (25/6/2026). Pengembangan yang mencakup rumah makan apung, vila, dan wahana air itu akan dilakukan secara bertahap dengan tetap mengutamakan fungsi konservasi serta pengelolaan sumber daya air berkelanjutan.
Rawa Pening Dilirik Investor, Siap Jadi Destinasi Wisata Air Andalan Jawa Tengah

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Hadir saat Wisuda PPG di UIN Salatiga, Menteri Wihaji Tekankan Peran Guru sebagai Penanam Nilai
Hadir saat Wisuda PPG di UIN Salatiga, Menteri Wihaji Tekankan Peran Guru sebagai Penanam Nilai
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging