KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Peringati Sumpah Pemuda, Kombet Gelar Pameran Bonsai Dan Santunan Anak Yatim

Peringati Sumpah Pemuda, Kombet Gelar Pameran Bonsai Dan Santunan Anak Yatim

Peringati Sumpah Pemuda, Kombet Gelar Pameran Bonsai Dan Santunan Anak Yatim

RASIKAFM – Komunitas Bonsai Metal ( KOMBET ) bersama Badan Usaha Milik Desa (Bumdes ) Maju Mapan Desa Asinan, menggelar Pesona Bonsai dan Bhakti Sosial Tahun 2021 di Kampung Sawahan Desa Asinan Kecamatan Bawen Kabupaten Semarang Jawa Tengah mulai tanggal 27 Oktober sampai dengan 2 Nopember 2021.

Kegiatan yang digelar Komunitas Bonsai Metal bertepatan dengan peringatan Sumpah Pemuda itu diharapkan mampu menyajikan ragam bonsai “unik” dan ‘istimewa’, sebagai upaya membangkitkan geliat ekonomi masyarakat, terutama di saat sulit selama pandemi Covid-19 saat ini.

“Ini kontes lokal tapi pesertanya seperti regional, selain itu rasa bakti sosialnya kental, karena dari hasil pendaftaran peserta digunakan untuk santunan anak yatim termasuk hasil penjualan bonsai didonasikan untuk pembangunan Masjid Jamiul Huda Sumurup ” ujar Widodo, Ketua Panitia Kontes Bonsai.

Menurut Widodo, potensi bonsai terutama jenis santigi terus diperhitungkan di kalangan pecinta bonsai tanah air saat ini. Bonsai sangat aman dibudidayakan di masa pandemi karena bonsai adalah tanaman yang hidup, tumbuh, cantik, dan penuh kasih yang mudah dirawat dan tidak butuh perawatan atau perhatian ekstra sehingga hemat budget.

Widodo saat memberikan keterangan media. (Video by: Arief Rasika)

“Ada sekitar 306 jenis pohon yang tercatat pada pameran ini, ada peserta dari Boyolali, Semarang dan Kendal ikut mendaftar sebagai peserta. Harganya pun beragam ada yang mulai ratusan ribu sampai ratusan juta rupiah. Pada kontes ini ada dua kelas yang dipertandingkan yakni kelas prospek dan kelas lanjutan, ” Imbuhnya.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang mengamankan seorang mantan marketing objek wisata Dusun Semilir berinisial OW (23), warga Kabupaten Purworejo, yang diduga menggelapkan dana perusahaan hingga Rp100 juta melalui pencairan cashback fiktif. Modusnya, pengunjung mandiri dicatat seolah-olah rombongan biro perjalanan agar memenuhi syarat pencairan cashback. Polisi masih mendalami aliran dana dan kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Manipulasi Data Pengunjung Wisata, Mantan Marketing Dusun Semilir Gelapkan Uang Perusahaan Ratusan Juta
IMG-20250513-WA0020
Komunitas Zeusa USA, Tambah Tua Semakin Digdaya
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Hangus Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Ludes Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Semarang meminta rencana pengembangan panas bumi atau geotermal di kawasan Gedongsongo dan Sepakung dikaji ulang. Dalam audiensi dengan DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (16/10/2026), PCNU menyoroti potensi dampak terhadap sumber mata air, pertanian, dan pariwisata serta mendorong studi banding ke daerah yang telah mengembangkan proyek serupa.
PCNU Kabupaten Semarang Minta Proyek Geotermal Dikaji Ulang, Ditengarai Ancam Pertanian dan Wisata
[pekok2]