[audio_player]

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Komunitas Bonsai Metal ( KOMBET ) bersama Badan Usaha Milik Desa (Bumdes ) Maju Mapan Desa Asinan, menggelar Pesona Bonsai dan Bhakti Sosial Tahun 2021

Mbak Google

KABAR RASIKA

Peringati Sumpah Pemuda, Kombet Gelar Pameran Bonsai Dan Santunan Anak Yatim

Peringati Sumpah Pemuda, Kombet Gelar Pameran Bonsai Dan Santunan Anak Yatim

Peringati Sumpah Pemuda, Kombet Gelar Pameran Bonsai Dan Santunan Anak Yatim

RASIKAFM – Komunitas Bonsai Metal ( KOMBET ) bersama Badan Usaha Milik Desa (Bumdes ) Maju Mapan Desa Asinan, menggelar Pesona Bonsai dan Bhakti Sosial Tahun 2021 di Kampung Sawahan Desa Asinan Kecamatan Bawen Kabupaten Semarang Jawa Tengah mulai tanggal 27 Oktober sampai dengan 2 Nopember 2021.

Kegiatan yang digelar Komunitas Bonsai Metal bertepatan dengan peringatan Sumpah Pemuda itu diharapkan mampu menyajikan ragam bonsai “unik” dan ‘istimewa’, sebagai upaya membangkitkan geliat ekonomi masyarakat, terutama di saat sulit selama pandemi Covid-19 saat ini.

“Ini kontes lokal tapi pesertanya seperti regional, selain itu rasa bakti sosialnya kental, karena dari hasil pendaftaran peserta digunakan untuk santunan anak yatim termasuk hasil penjualan bonsai didonasikan untuk pembangunan Masjid Jamiul Huda Sumurup ” ujar Widodo, Ketua Panitia Kontes Bonsai.

Menurut Widodo, potensi bonsai terutama jenis santigi terus diperhitungkan di kalangan pecinta bonsai tanah air saat ini. Bonsai sangat aman dibudidayakan di masa pandemi karena bonsai adalah tanaman yang hidup, tumbuh, cantik, dan penuh kasih yang mudah dirawat dan tidak butuh perawatan atau perhatian ekstra sehingga hemat budget.

Widodo saat memberikan keterangan media. (Video by: Arief Rasika)

“Ada sekitar 306 jenis pohon yang tercatat pada pameran ini, ada peserta dari Boyolali, Semarang dan Kendal ikut mendaftar sebagai peserta. Harganya pun beragam ada yang mulai ratusan ribu sampai ratusan juta rupiah. Pada kontes ini ada dua kelas yang dipertandingkan yakni kelas prospek dan kelas lanjutan, ” Imbuhnya.

BACA JUGA :

Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
Sebanyak 8.100 porsi Ayam Kecap Rempah Nusantara dimasak serentak di sembilan kota Indonesia pada Minggu (6/9/2026), termasuk 750 porsi di Semarang. Kegiatan Bright Gas bersama pelanggan dan komunitas tersebut digelar untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional sekaligus membidik pencatatan Rekor MURI.
Bukan Masak Biasa! 8.100 Porsi Ayam Kecap Diburu Jadi Rekor MURI, Semarang Sumbang 750 Porsi
Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut keputusan tersebut diambil untuk menjaga kondusivitas masyarakat di tengah kekhawatiran yang berkembang. Pemkab juga meminta PT Geo Dipa Energi meningkatkan komunikasi dan sosialisasi terkait kegiatan geothermal di Banyubiru.
Rencana Geothermal Gunung Ungaran Ditunda, Bupati Semarang Minta PLN Setop Kegiatan
Sebanyak 756 pekerja PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terkena PHK akibat efisiensi perusahaan pada 2026. Disnaker Kabupaten Semarang menyebut keputusan tersebut telah disepakati melalui perjanjian bersama, sementara pembayaran pesangon rata-rata Rp30 juta per pekerja dilakukan bertahap selama 10 bulan karena tekanan industri perkayuan.
756 Pekerja di Kabupaten Semarang Kena PHK, Disnaker Kawal Pembayaran Pesangon
Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Semar Gugat menggelar aksi tanda tangan massal menolak rencana pengeboran geothermal Gunung Ungaran di Basecamp Kendalisodo, Desa Samban, Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (2/9/2026). Mereka meminta rencana tersebut dikaji serius karena khawatir aktivitas pengeboran berdampak terhadap lingkungan dan sumber air masyarakat.
Gelombang Penolakan Pengeboran Gunung Ungaran Mulai Muncul, Sejumlah Komunitas Galang Tanda Tangan Massal
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran
Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana