URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

Peringati HUT TNI, Koramil Bringin Ajak Tukang Parkir Dan Pedagang Cilok Makan Bersama

Peringati HUT TNI, Koramil Bringin Ajak Tukang Parkir Dan Pedagang Cilok Makan Bersama

Peringati HUT TNI, Koramil Bringin Ajak Tukang Parkir Dan Pedagang Cilok Makan Bersama

RASIKAFM – Ada pemandangan yang berbeda usai Peringgatan HUT TNI ke 76 di Koramil 04 Bringin Selasa 5 Oktober 2021 Siang.

Bagaimana tidak kantor Koramil yang biasanya sepi kali ini nampak meriah dengan hadirnya belasan tukang parkir, pedagang pentol Cilok dan perwakikan warga disekitar Kantor. Bahkan Sepintas mereka terlihat “nggruduk” markas Komando Rayon Militer itu.

Selidik punya selidik ternyata mereka adalah warga disekitar kantor yang sengaja diundang oleh Danramil untuk Tasyakuran dalam rangka hari ulang tahun TNI.

Disela sela acara Danramil 04 Bringin Kapten Agung Kartika mengaku sengaja mengundang jukir dan pedagang yang sering melintas di sekitar Koramil

“kami berharap kehadiran TNI ditengah masyarakat dapat lebih bermanfaat, hal ini sebagai bukti kedekatan TNI dan Rakyat” ujarnya.

Agung mengaku meski dilaksanakan secara sederhana namun ia berharap kedepan akan ada jalinan komunikasi yang apik antara anggotanya dengan Masyarakat khususnya PKL dan pedagang.

Sementara itu Sarmuji salah seorang pedagang Pentol Cilok Mengaku bersyukur karena saat ini tidak ada jarak antara TNI dan rakyat, ia mengaku baru kali ini diundang Koramil dalam acara Syukuran

Suasana penuh keakraban saat potong tumpeng antara anggota Koramil Bringin dengan warga sekitar

“saya bersama teman lain mengaku senang sudah bisa diajak ikut acara syukuran bersama TNI” ucap warga Bancak ini.

Danramil 04 Bringin Kapten Agung Kartika mengaku senang atas kehadiran para jukir dan pedagang itu.

Sementara itu dalam giat syukuran HUT TNI ke 76 di koramil 04 Bringin nampak akrab. Dimana nampak belasan anggota Babinsa dari wilayah Bancak dan Bringin terlihat makan bersama dalam suasana keakraban meski dengan jaga jarak dan prokes yang Ketat. (rief)

BACA JUGA :

pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo: Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved