KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Pertama Kalinya, Rapat Paripurna Istimewa HUT Kota Salatiga Digelar di Lapangan Pancasila

Pertama Kalinya, Rapat Paripurna Istimewa HUT Kota Salatiga Digelar di Lapangan Pancasila

Pertama Kalinya, Rapat Paripurna Istimewa HUT Kota Salatiga Digelar di Lapangan Pancasila

[@]Untuk pertama kalinya Pemkot Salatiga menggelar Rapat Paripurna Istimewa di Lapangan Alun-Alun Pancasila Salatiga, Senin (24/7/2023).

Pelaksanaan rapat paripurna itu dilakukan dalam rangka bertepatan dengan HUT ke-1.273 Kota Salatiga.

Beratapkan tenda, para pejabat yang melaksanakan rapat itu berada di tengah-tengah keramaian warga sekitar yang juga merayakan hari jadi kota tersebut.

Rapat di tempat terbuka kali ini menjadi kali pertama dalam sejarah di Kota Salatiga.

Menurut penuturan Pj Wali Kota Salatiga, Sinoeng N Rachmadi, sejumlah hal yang menjadikan rapat itu istimewa yakni dihadiri oleh sejumlah kepala daerah yang sudah purna, ratusan Ketua RW, serta pejabat daerah lain yang menjadi tamu undangan.

“Kami hadirkan tokoh masyarakat bergabung jadi satu,” ungkap Sinoeng.

Ribuan masyarakat yang datang memeriahkan HUT Kota Salatiga tersebut juga disuguhi makanan gratis atau kenduri bersama.

Terdapat 50 stan kuliner dengan berbagai macam jenis makanan dan minuman di lapangan tersebut yang diserbu habis oleh para warga.

Ke depannya, Sinoeng melanjutkan bahwa acara sejenis akan dikemas menjadi salah satu kegiatan pariwisata tahunan di Kota Salatiga.

Dia membeberkan bahwa dirinya juga melihat beberapa turis asing yang turut datang berbaur dengan warga dan menyaksikan gelaran rapat paripurna.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Salatiga, Dance Ishak Palit mengatakan, antusiasme masyarakat dalam acara itu sangat tinggi.

Ini terlihat dari keramaian dan lalu lalang warga di lapangan dan di jalan-jalan sekitar Alun-Alun Pancasila.

“Jadi Hari Jadi Kota Salatiga ini juga hari jadi semua, hari jadi rakyat juga.”

“Sehingga ini momentum bersama untuk berbahagia,” kata pria yang kerap disapa Bung Dance tersebut.

Terdapat juga perwakilan sejumlah Kepala Daerah di Jawa Tengah, meliputi Temanggung, Surakarta, Kota Semarang, serta Kabupaten Boyolali.

Seusai acara itu, Sinoeng dan Dance melakukan potong tumpeng dan pemukulan kentongan sebagai tanda pembukaan kenduri rakyat yang diikuti oleh para pejabat se-Kota Salatiga dan masyarakat.

 

Ketua DPRD Kota Salatiga, Dance Ishak Palit saat diwawancarai media.

Kabar Terkini

POPULER

Pemetaan Zona Kerentanan Gerakan Tanah (ZKGT) menjadi salah satu upaya memperkuat mitigasi bencana di Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga. Hal itu dibahas dalam Forum Konsultasi Publik di Hotel Aston Semarang, Senin (28/9/2026), untuk menyamakan pemahaman serta mendorong pemanfaatan data dalam perencanaan pembangunan dan kesiapsiagaan masyarakat.
Peta Zona Gerakan Tanah Kabupaten Semarang-Salatiga Dibahas, Mitigasi Jadi Perhatian
Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
[pekok2]