KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Pertamina Klarifikasi Insiden Motor Terbakar di SPBU Sriwijaya Semarang, Tegaskan Petugas Sudah Sesuai SOP

Pertamina Klarifikasi Insiden Motor Terbakar di SPBU Sriwijaya Semarang, Tegaskan Petugas Sudah Sesuai SOP

Pertamina Klarifikasi Insiden Motor Terbakar di SPBU Sriwijaya Semarang, Tegaskan Petugas Sudah Sesuai SOP

Pertamina menutup sementara SPBU Sriwijaya selama dua hari untuk Pembinaan

Semarang – Pertamina akhirnya buka suara terkait insiden sepeda motor terbakar di area SPBU Sriwijaya, Kota Semarang, yang viral di media sosial.

Area Manager Communication, Relations, dan CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, Taufiq Kurniawan, menegaskan bahwa petugas SPBU telah menjalankan prosedur sesuai standar operasional (SOP) saat kejadian berlangsung.

Menurutnya, hasil penelusuran internal serta rekaman CCTV menunjukkan operator telah melakukan langkah-langkah penanganan sesuai aturan yang berlaku.

“Dalam situasi darurat di area SPBU, operator memiliki prioritas utama untuk memastikan keamanan di titik kerja masing-masing sebelum memberikan bantuan ke lokasi lain,” ujarnya.

Taufiq juga menanggapi kritik yang beredar di media sosial yang menyebut petugas lambat atau tidak sigap membantu pemadaman. Ia menegaskan, tindakan tersebut bukan karena kelalaian, melainkan bagian dari tahapan prosedur keselamatan.

“Bukan berarti lambat, tetapi ada tahapan prosedur yang harus dijalankan untuk mencegah risiko yang lebih besar,” tegasnya.

Damkar Apresiasi Respons Cepat dan Dorong Edukasi Bersama

Sementara itu, pihak pemadam kebakaran (Damkar) mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan Pertamina dan pengelola SPBU dalam merespons kejadian tersebut.

Damkar menyebut, ke depan akan dilakukan pelatihan pencegahan serta sosialisasi penanganan kebakaran, baik di dalam maupun di luar lingkungan SPBU. Hal ini dinilai penting untuk meningkatkan kesiapsiagaan bersama.

Selain itu, Damkar menegaskan bahwa penanganan kebakaran merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.

Masyarakat juga diimbau untuk memastikan kendaraan digunakan sesuai standar dan tidak melakukan modifikasi berisiko, yang dapat memicu potensi kebakaran.

Pentingnya APAR dan Respons Awal

Damkar turut menekankan pentingnya ketersediaan dan pemanfaatan APAR (Alat Pemadam Api Ringan) sebagai langkah awal penanganan kebakaran.

Dengan waktu tanggap petugas sekitar 15 menit, sementara “golden time” kebakaran hanya sekitar 3 menit, peran masyarakat dalam penanganan awal dinilai sangat krusial.

SPBU Ditutup Sementara untuk Evaluasi

Sebagai tindak lanjut, Pertamina menutup sementara SPBU Sriwijaya selama dua hari. Penutupan ini dilakukan bukan karena pelanggaran operasional, melainkan sebagai langkah evaluasi dan peningkatan kewaspadaan.

Dari hasil klarifikasi, diketahui bahwa sumber kebakaran berasal dari kendaraan konsumen yang mengalami kerusakan akibat modifikasi, sehingga terjadi kebocoran pada karburator yang memicu api membesar.

Pertamina juga melakukan pembinaan kepada operator SPBU, khususnya dalam aspek keselamatan dan pelayanan. Selain itu, dilakukan pengecekan menyeluruh terhadap sarana dan prasarana, termasuk penempatan alat keselamatan yang dikurasi bersama pihak pemadam kebakaran.

Selama masa penutupan, masyarakat diimbau untuk mengisi bahan bakar di SPBU terdekat, dengan jaminan ketersediaan stok BBM yang mencukupi.

Momentum ini juga dimanfaatkan untuk meningkatkan sosialisasi dan patroli rutin oleh Pertamina dan Damkar, guna memperkuat kesadaran keselamatan di seluruh SPBU.

Dengan berbagai langkah tersebut, diharapkan kualitas pelayanan, keselamatan, dan kesiapsiagaan seluruh pihak dapat semakin meningkat.

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

Tim bola voli indoor putra Kabupaten Semarang mengalahkan Kabupaten Purbalingga dengan skor 3-1 pada Porprov XVII Jawa Tengah 2026 di GOR Pandanaran Wujil, Bergas, Selasa (27/10/2026). Sempat kalah pada set pertama, tuan rumah bangkit melalui perubahan strategi bertahan dan variasi serangan. Kemenangan ini mengantarkan Kabupaten Semarang ke babak berikutnya untuk menghadapi Kabupaten Kudus.
Sempat Tertinggal, Voli Indoor Putra Kabupaten Semarang Bangkit dan Singkirkan Kabupaten Purbalingga
Pemkot Semarang menertibkan sekitar 57 pedagang kaki lima di sepanjang Jalan Kaligawe Raya hingga perbatasan Demak, Selasa (3/11/2026). Penertiban dilakukan untuk membuka akses normalisasi drainase sepanjang hampir empat kilometer yang terhambat bangunan dan sampah. Langkah ini diharapkan memperlancar aliran air serta mengurangi potensi banjir di kawasan Kaligawe dan Genuk.
Penertiban PKL Kaligawe hingga Perbatasan Sayung Berlangsung Kondusif, Normalisasi Drainase Segera Dilakukan
BMKG memprakirakan cuaca Semarang pada Kamis, 29 Oktober 2026, pukul 07.00–19.00 WIB, cerah berawan hingga berawan pada pagi sampai siang hari, kemudian umumnya berawan dengan potensi hujan ringan hingga sedang pada sore hingga awal malam. Angin bertiup dari barat laut hingga timur dengan kecepatan 10–30 km/jam, suhu udara 27–34 derajat Celsius, dan kelembapan 45–90 persen.
29 Oktober 2026: Semarang Berpotensi Hujan, Jateng Waspadai Cuaca Ekstrem
Aisha Sofia Azzahra terpilih sebagai ketua pertama Forum Komunikasi OSIS SMP Kota Salatiga dalam musyawarah di Gedung DPRD Salatiga, Senin (2/11/2026). Kepengurusan yang dibentuk bersama Masyarakat Vokasi Indonesia (MAVI) tersebut menyiapkan program Salatiga Saling Jaga untuk mencegah perundungan dan mengenalkan jalur pelaporan yang aman bagi siswa.
Aisha Pimpin Forum OSIS SMP Salatiga, Usung Program Pencegahan Perundungan
[pekok2]