URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Insiden motor terbakar di SPBU Sriwijaya dijelaskan Pertamina melalui Taufiq Kurniawan di Semarang usai viral, sebagai klarifikasi publik karena tudingan kelalaian, dilakukan berdasarkan hasil CCTV dan investigasi internal yang menyebut operator telah bekerja sesuai SOP serta kebakaran dipicu kerusakan kendaraan konsumen.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pertamina Klarifikasi Insiden Motor Terbakar di SPBU Sriwijaya Semarang, Tegaskan Petugas Sudah Sesuai SOP

Pertamina Klarifikasi Insiden Motor Terbakar di SPBU Sriwijaya Semarang, Tegaskan Petugas Sudah Sesuai SOP

Pertamina Klarifikasi Insiden Motor Terbakar di SPBU Sriwijaya Semarang, Tegaskan Petugas Sudah Sesuai SOP

Pertamina menutup sementara SPBU Sriwijaya selama dua hari untuk Pembinaan
featured-img

Semarang – Pertamina akhirnya buka suara terkait insiden sepeda motor terbakar di area SPBU Sriwijaya, Kota Semarang, yang viral di media sosial.

Area Manager Communication, Relations, dan CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, Taufiq Kurniawan, menegaskan bahwa petugas SPBU telah menjalankan prosedur sesuai standar operasional (SOP) saat kejadian berlangsung.

Menurutnya, hasil penelusuran internal serta rekaman CCTV menunjukkan operator telah melakukan langkah-langkah penanganan sesuai aturan yang berlaku.

“Dalam situasi darurat di area SPBU, operator memiliki prioritas utama untuk memastikan keamanan di titik kerja masing-masing sebelum memberikan bantuan ke lokasi lain,” ujarnya.

Taufiq juga menanggapi kritik yang beredar di media sosial yang menyebut petugas lambat atau tidak sigap membantu pemadaman. Ia menegaskan, tindakan tersebut bukan karena kelalaian, melainkan bagian dari tahapan prosedur keselamatan.

“Bukan berarti lambat, tetapi ada tahapan prosedur yang harus dijalankan untuk mencegah risiko yang lebih besar,” tegasnya.

Damkar Apresiasi Respons Cepat dan Dorong Edukasi Bersama

Sementara itu, pihak pemadam kebakaran (Damkar) mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan Pertamina dan pengelola SPBU dalam merespons kejadian tersebut.

Damkar menyebut, ke depan akan dilakukan pelatihan pencegahan serta sosialisasi penanganan kebakaran, baik di dalam maupun di luar lingkungan SPBU. Hal ini dinilai penting untuk meningkatkan kesiapsiagaan bersama.

Selain itu, Damkar menegaskan bahwa penanganan kebakaran merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.

Masyarakat juga diimbau untuk memastikan kendaraan digunakan sesuai standar dan tidak melakukan modifikasi berisiko, yang dapat memicu potensi kebakaran.

Pentingnya APAR dan Respons Awal

Damkar turut menekankan pentingnya ketersediaan dan pemanfaatan APAR (Alat Pemadam Api Ringan) sebagai langkah awal penanganan kebakaran.

Dengan waktu tanggap petugas sekitar 15 menit, sementara “golden time” kebakaran hanya sekitar 3 menit, peran masyarakat dalam penanganan awal dinilai sangat krusial.

SPBU Ditutup Sementara untuk Evaluasi

Sebagai tindak lanjut, Pertamina menutup sementara SPBU Sriwijaya selama dua hari. Penutupan ini dilakukan bukan karena pelanggaran operasional, melainkan sebagai langkah evaluasi dan peningkatan kewaspadaan.

Dari hasil klarifikasi, diketahui bahwa sumber kebakaran berasal dari kendaraan konsumen yang mengalami kerusakan akibat modifikasi, sehingga terjadi kebocoran pada karburator yang memicu api membesar.

Pertamina juga melakukan pembinaan kepada operator SPBU, khususnya dalam aspek keselamatan dan pelayanan. Selain itu, dilakukan pengecekan menyeluruh terhadap sarana dan prasarana, termasuk penempatan alat keselamatan yang dikurasi bersama pihak pemadam kebakaran.

Selama masa penutupan, masyarakat diimbau untuk mengisi bahan bakar di SPBU terdekat, dengan jaminan ketersediaan stok BBM yang mencukupi.

Momentum ini juga dimanfaatkan untuk meningkatkan sosialisasi dan patroli rutin oleh Pertamina dan Damkar, guna memperkuat kesadaran keselamatan di seluruh SPBU.

Dengan berbagai langkah tersebut, diharapkan kualitas pelayanan, keselamatan, dan kesiapsiagaan seluruh pihak dapat semakin meningkat.

BACA JUGA :

Puluhan warga mendatangi lingkungan rumah salah satu terduga pelaku kasus perampokan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Candra Waskito, di Green Ambarawa Residence, Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, Jumat (7/8/2026) malam. Polisi memastikan situasi tetap terkendali setelah warga dan pengendara sempat memadati sekitar lokasi hingga pukul 21.00 WIB, sementara pengamanan diperketat dan kondisi kembali normal sekitar pukul 01.15 WIB.
Massa Datangi Perumahan Terduga Pelaku Perampokan Bos Royal Phone, Polisi: Situasi Terkendali
Tim gabungan kepolisian mengamankan dua terduga pelaku kasus dugaan perampokan yang menewaskan pemilik konter Royal Phone, Chandra Waskito, di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Penangkapan dilakukan di Kota Semarang dan Kabupaten Semarang pada Jumat (7/8/2026), kurang dari 48 jam setelah kejadian, setelah polisi mengembangkan penyelidikan dengan melibatkan Polda Jawa Tengah, Polres Semarang, dan Polres Grobogan untuk mengungkap peran serta kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Misteri Perampokan Royal Phone Ambarawa Terkuak, Polisi Ringkus Dua Terduga Pelaku
Polres Semarang mengungkap temuan serpihan tulang yang diduga bagian dari tulang kepala serta bercak darah di TKP konter Royal Phone, Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Jumat (7/8/2026), dalam penyelidikan kasus dugaan perampokan disertai pembunuhan terhadap Chandra Waskito. Polisi juga telah memeriksa tujuh saksi, menemukan 53 unit telepon genggam di mobil tempat jasad korban ditemukan di Gubug, Kabupaten Grobogan, dan masih menunggu hasil otopsi untuk memastikan penyebab kematian.
Serpihan Tulang Ditemukan di TKP Royal Phone Ambarawa, 53 Unit HP Ditinggal Di Dalam Mobil Korban
Polres Semarang memastikan mayat yang ditemukan di dalam mobil Honda Jazz di wilayah Gubug, Kabupaten Grobogan, pada Jumat (7/8/2026), merupakan Chandra Waskito, pemilik konter Royal Phone di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa. Korban diduga tewas akibat tindak pidana pencurian dengan kekerasan. Polisi masih memburu pelaku serta mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti untuk mengungkap kronologi serta motif kejahatan.
Polisi Pastikan Mayat dalam Mobil di Grobogan Bos Royal Phone Ambarawa
Satreskrim Polres Semarang mengembangkan penyelidikan dugaan pencurian dengan kekerasan di konter HP Royal Phone, Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, setelah ditemukan sesosok mayat dan mobil milik korban di wilayah Gubug, Kabupaten Grobogan, Jumat (7/8/2026). Penyidik masih mengumpulkan keterangan saksi, hasil olah tempat kejadian perkara, serta barang bukti untuk mengungkap identitas pelaku dan memastikan keterkaitan kedua
Polisi Selidiki Dugaan Curas Royal Phone Ambarawa hingga Telusuri Penemuan Mayat di Grobogan
Sebuah counter handphone Royal Phone di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, diduga menjadi sasaran perampokan pada Kamis (6/8/2026). Sejumlah handphone dilaporkan hilang, tiga kamera CCTV ditemukan rusak, dan pemilik toko belum diketahui keberadaannya. Kapolsek Ambarawa, Ririh Widiastuti, menyatakan Satreskrim Polres Semarang masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap peristiwa tersebut.
Breaking News! Counter HP di Ambarawa Diduga Dirampok, Pemilik Belum Diketahui Keberadaannya

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Kota Salatiga dan LPK Serbaindo menjalin kolaborasi strategis untuk memperluas kesempatan kerja ke Jepang melalui pelatihan dan penempatan tenaga kerja resmi. Audiensi yang dipimpin Direktur LPK Serbaindo, Iman Abdul Rahman, bersama Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan, membahas penyusunan nota kesepahaman (MoU), sosialisasi ke sekolah dan masyarakat, serta pengembangan kerja sama internasional guna meningkatkan kualitas SDM dan menekan angka pengangguran di Salatiga.
Perluas Kesempatan, LPK Serbaindo dan Pemkot Salatiga siap Kirim Tenaga Kerja ke Jepang
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Rabu, 5 Agustus 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara di Semarang 24,1 derajat Celsius dengan kelembapan 85 persen, sementara hujan ringan berpotensi terjadi secara tidak merata di wilayah pegunungan, dataran tinggi, sebagian Jawa Tengah bagian timur, dan sekitarnya.
05 Agustus 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, BMKG Prediksi Hujan Ringan di Sejumlah Wilayah Jawa Tengah
Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved