URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Hevearita Gunaryanti Rahayu resmi menjabat sebagai Wali Kota Semarang masa jabatan tahun 2021-2026. Ita sapaan akrabnya secara sah dilantik menjadi orang nomor satu di Kota Semarang oleh Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Senin (30/1/2023).

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pesan Hendi Kepada Ita Usai Dilantik Jadi Wali Kota Semarang

Pesan Hendi Kepada Ita Usai Dilantik Jadi Wali Kota Semarang

Pesan Hendi Kepada Ita Usai Dilantik Jadi Wali Kota Semarang

featured-img

RASIKAFM.COM|SEMARANG – Hevearita Gunaryanti Rahayu resmi menjabat sebagai Wali Kota Semarang masa jabatan tahun 2021-2026. Ita sapaan akrabnya secara sah dilantik menjadi orang nomor satu di Kota Semarang oleh Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Senin (30/1/2023).

Ita akan melanjutkan sisa masa jabatan menggantikan Wali Kota sebelumnya yakni Hendrar Prihadi yang ditunjuk menjadi Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan barang/jasa Pemerintah (LKPP) pada Oktober 2022.

Hendi yang datang langsung dalam pelantikan tersebut mengucapkan selamat kepada Ita atas jabatan baru sebagai Wali Kota Semarang. Hendi mengakui banyak tugas-tugas yang harus diselesaikan agar Kota Semarang menjadi lebih baik.

Akan tetapi, Hendi menyebut bahwa Ita akan bisa menangani permasalahan di Kota Semarang. Hal itu lantaran Ita adalah seorang pekerja keras.

“Selamat bu Ita, saya tujuh tahun bersama beliau tahu persis seorang pekerja keras. Insyaalah tidak dalam waktu yang lama beliau akan mampu membereskan persoalan di Kota Semarang,” ujar Hendi usai kegiatan pelantikan.

Dirinya berharap Ita juga bisa menjaga kerukunan antar warga Kota Semarang. Hal itu lantaran kemajuan Kota Semarang juga harus dikuatkan oleh warganya.

“Pasti harapan saya harus bisa menjaga kekompakan kesolidan ngemong (merawat) warga. Tapi memang tujuannya harus tercapai dengan baik apa yang harus diselesaikan itu mbak Ita sudah tahu. Pokonya dari lubuk hati yang paling dalam saya ucapkan selamat amanah berkah untuk bu Ita,” terangnya.

Sementara itu, Sekjen PDI Hasto Kristiyanto menyampaikan bahwa kedatangan Ketua Partainya yakni Megawati Soekarnoputri untuk memberikan dukungan karena dilantik menjadi Wali Kota Semarang.

“Bu Mega khusus datang untuk melihat bagaimana kinerja dari mbak Ita dan kepala daerah dari PDIP perjuangan lainnya di seluruh Indonesia. Kinerja itu tak lain seperti seberapa jauh mereka mampu menjabarkan seluruh arahan dari Bu Mega seperti gerakan menanam 10 tanaman pendamping beras, penangan stunting, penghijauan dan lain sebagainya,” katanya.

Lebih lanjut Hasto menuturkan jika Megawati Soekarnoputri sering berdialog dengan para kadernya mulai dari kepala daerah sampai anggota legislatif mengenai kinerja politik.

“Semua dilatih dalam sekolah partai dan secara periodik meskipun covid, dia memberikan pembekalan khususnya bagaimana partai mencegah stunting, bagaimana gerakan penghijauan bagaimana gerakan politik yang menyelesaikan persoalan rakyat dan politik bagi masa depan,” imbuhnya.

BACA JUGA :

Ini Langkah yang Disiapkan untuk Atasi Rob di Pati
Ini Langkah yang Disiapkan untuk Atasi Rob di Pati
Pemkot Salatiga Komit Perkuat Pelayanan Publik dengan Delapan Aksi Perubahan
Pemkot Salatiga Komit Perkuat Pelayanan Publik dengan Delapan Aksi Perubahan
Jalin Kerjasama dengan BKBH FH USM Rutan Salatiga Perluas Akses Bantuan Hukum dan Keadilan
Jalin Kerjasama dengan BKBH FH USM Rutan Salatiga Perluas Akses Bantuan Hukum dan Keadilan
Program Inpres Jalan Daerah (IJD) dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah melalui peningkatan konektivitas antarwilayah. Gubernur Ahmad Luthfi menyampaikan hal itu saat peresmian bantuan IJD di Pendopo Kabupaten Pati, Selasa (23/6/2026), dengan menegaskan bahwa pembangunan jalan menuju kawasan wisata, desa wisata, serta sentra ekonomi akan menjadi prioritas untuk memperluas akses, memperlancar distribusi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat
IJD Jadi Penggerak Ekonomi Baru, Jateng Prioritaskan Jalan ke Kawasan Wisata
Sistem Kelistrikan Jawa Makin Stabil, PLN Berhasil Pulihkan Pembangkit yang Sempat Gangguan
Sistem Kelistrikan Jawa Makin Stabil, PLN Berhasil Pulihkan Pembangkit yang Sempat Gangguan
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyiapkan konsep aglomerasi wisata lintas daerah untuk menghubungkan berbagai destinasi unggulan dalam satu paket perjalanan terintegrasi. Gubernur Ahmad Luthfi menyampaikan rencana tersebut pada Rembug Pembangunan Provinsi Jawa Tengah 2026 di Kota Tegal, Senin (22/6/2026), guna memperluas dampak ekonomi pariwisata melalui konektivitas destinasi, penguatan infrastruktur, pengembangan 1.000 desa wisata, serta dukungan platform digital terpadu.
Liburan Sekali Jalan, Destinasi Banyak! Jateng Siapkan Paket Wisata Lintas Daerah untuk Dongkrak Ekonomi

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengalokasikan puluhan miliar rupiah untuk pemeliharaan, rehabilitasi, dan peningkatan ruas jalan provinsi di kawasan Pantura Barat pada 2026. Kebijakan yang disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat Rembug Pembangunan di Kota Tegal, Senin (22/6/2026), bertujuan memulihkan kemantapan jalan yang menurun akibat curah hujan tinggi sekaligus mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Jalan Pantura Barat Jadi Prioritas, Pemprov Jateng Gelontorkan Puluhan Miliar Rupiah untuk Perbaikan dan Pemeliharaan
Dieng Caldera Race 2026 yang berlangsung pada 19–21 Juni di kawasan Dieng, Jawa Tengah, menarik ribuan pelari dari berbagai daerah dan mancanegara. Kategori 25K menjadi favorit karena menghadirkan rute baru menuju puncak Gunung Sindoro yang lebih menantang. Peserta harus menghadapi elevasi ekstrem dan suhu dingin pegunungan, namun tetap disuguhi panorama alam khas Dieng yang memukau sepanjang lintasan.
Menembus Dingin 14 Derajat, Ribuan Pelari Serbu Dieng Caldera Race 2026
Seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy berinisial AF (21) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di kawasan Kumpulrejo, Argomulyo, Sabtu pagi (20/6/2026). Kecelakaan diduga terjadi karena korban kurang konsentrasi saat berkendara hingga motornya oleng ke kiri dan masuk ke parit. Korban sempat dirawat di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Alami Laka Tunggal di JLS, Pengendara Scoopy Meninggal Dunia