URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

Petugas Pemadam Kebakaran Evakuasi 2 Sapi Yang Lepas Jelang Idul adha

Petugas Pemadam Kebakaran Evakuasi 2 Sapi Yang Lepas Jelang Idul adha

Petugas Pemadam Kebakaran Evakuasi 2 Sapi Yang Lepas Jelang Idul adha

featured-img
Petugas Pemadam Kebakaran Kota Semarang saat mengevakuasi sapi qurban yang terlepas.

RASIKAFM – Petugas Pemadam Kebakaran Kota Semarang mengevakuasi dua sapi qurban yang lepas karena kelengahan petugas jelang perayaan hari raya Idul Adha pada Selasa (20/7/2021).

Sapi pertama lepas di Masjid An – Nur Jalan Anggraini, Kelurahan Bulu Lor, Kecamatan Semarang Utara, Senin (19/7/2021) sekira pukul 22.50 WIB.

Sedangkan, sapi yang kedua lepas di depan Masjid At-taqwa Jalan Mayangsari, Kelurahan Kalipancur, Kecamatan Ngaliyan pada Selasa (20/7/2021) pukul 07.00.

Para petugas Damkar sempat dibuat kerepotan akibat dua sapi lepas  yang berjenis sapi jawa dengan bobot lebih dari 300 kilogram.

“Kedua sapi sama-sama masuk selokan depan masjid. Beruntung dapat dievakusi petugas dengan selamat,” kata Kabid Operasional dan Penyelamatan  Damkar Kota Semarang, Trijoto Poejo Sakti saat dihubungi Selasa (20/7/2021).

Dia menjelaskan kejadian sapi di Semarang Utara, bermula saat warga datang ke kantor Damkar melaporkan sapi mereka terlepas lalu lari kabur hingga tercebur ke selokan depan masjid An – Nur.

Posisi sapi berada di saluran air ukuran seluas sekira 2 meter sehingga sapi masih dapat bergerak bebas.

Petugas juga lebih mudah dalam mengevakuasi lantaran hanya butuh papan kayu untuk mengangkat sapi berwarna cokelat itu ke jalan.

“Evakuasi tak lama hanya butuh waktu 1,5 jam,” terangnya.

Sapi berikutnya kondisi lebih ribet lantaran masuk ke selokan berukuran sempit sehingga tubuhnya terjepit di selokan.

Proses evakuasi juga lebih rumit lantaran petugas harus menggunakan katrol sederhana untuk mengangkat sapi. Usai dievakuasi, kondisi sapi mengalami luka di kaki belakang.

“Proses evakuasi hampir tiga jam  karena kesulitan evakuasi sapi yang berat dengan posisi tubuh terjepit di dinding selokan,” bebernya.

Selain itu, di momen aidul Adha, petugas Pemadam Kebakaran juga melakukan kegiatan non pemadaman lainnya berupa evakuasi cincin di kaki burung kicau milik Slamet warga Sendangguwo, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang.

“Ya tadi siang jelang zuhur pak Slamet datang ke Damkar Kota Semarang Pos Induk Madukoro dan melaporkan kepada Damkar untuk mendapat bantuan penanganan evakuasi cincin di kaki  burung agar hewan kesayangannya dapat tertolong,” imbuhnya.

BACA JUGA :

Rencana pengeboran panas bumi di kawasan Gunung Ungaran mulai membuat warga Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang, gelisah karena belum mendapat penjelasan langsung mengenai lokasi, mekanisme, dan dampaknya. Warga khawatir aktivitas tersebut memengaruhi sumber air dan pertanian, sementara pemerintah maupun pihak terkait belum melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat.
Isu Pengeboran Gunung Ungaran Bikin Warga Candi Gelisah, Khawatir Sumber Air dan Pertanian Terdampak
DPRD Kabupaten Semarang meminta pemerintah daerah melakukan kajian menyeluruh sebelum pengembangan energi panas bumi Gunung Ungaran dilanjutkan, Senin (31/8/2026). Dewan menyoroti potensi dampak pengeboran lebih dari 2.000 meter terhadap kondisi geologi, lingkungan, sumber air, cagar budaya, serta manfaat ekonomi bagi masyarakat dan daerah.
Legislator Kabupaten Semarang Soroti Risiko Geothermal Ungaran, Ingatkan Dampak Pengeboran
Kejaksaan Negeri Salatiga memberikan penyuluhan hukum dan kampanye antikorupsi kepada sekitar 150 siswa SMAN 3 Salatiga melalui program Jaksa Masuk Sekolah, Senin. Kegiatan tersebut bertujuan menanamkan kesadaran hukum, kejujuran, integritas, dan tanggung jawab sejak dini, sekaligus mengenalkan bahaya HIV/AIDS serta pengelolaan sampah kepada para pelajar.
JMS di SMAN 3 Salatiga, Gandeng Berbagai Pihak, “Wujudkan Generasi Emas Anti Korupsi”
Pemkab Semarang menyiapkan anggaran hampir Rp16 miliar untuk pelaksanaan Pilkades serentak yang dijadwalkan pada 14 Desember 2026. Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengatakan anggaran tersebut digunakan untuk mendukung seluruh tahapan Pilkades, dengan kebutuhan tambahan dipenuhi melalui efisiensi belanja yang tidak menjadi prioritas.
Pemkab Semarang Tambah Anggaran Pilkades, Belanja Tak Mendesak Jadi Sasaran Efisiensi
WhatsApp Image 2026-08-30 at 22.25
Meriah! Peringatan HUT Paguyuban PKL Setia Kawan ke-24 di Pasaraya Salatiga
WhatsApp Image 2026-08-30 at 21.48
85 Kontingen Meriahkan Pawai Pembangunan dan Budaya Kabupaten Semarang 2026, Hidupkan Semangat Palagan Ambarawa

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo: Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Kepala Dinsos Kabupaten Semarang Istichomah
Penerima Bansos Terindikasi Judol Bakal Dicoret, Dinsos Kabupaten Semarang Buka Pengajuan Sanggahan

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved