KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Petugas Pemadam Kebakaran Evakuasi 2 Sapi Yang Lepas Jelang Idul adha

Petugas Pemadam Kebakaran Evakuasi 2 Sapi Yang Lepas Jelang Idul adha

Petugas Pemadam Kebakaran Evakuasi 2 Sapi Yang Lepas Jelang Idul adha

Petugas Pemadam Kebakaran Kota Semarang saat mengevakuasi sapi qurban yang terlepas.

RASIKAFM – Petugas Pemadam Kebakaran Kota Semarang mengevakuasi dua sapi qurban yang lepas karena kelengahan petugas jelang perayaan hari raya Idul Adha pada Selasa (20/7/2021).

Sapi pertama lepas di Masjid An – Nur Jalan Anggraini, Kelurahan Bulu Lor, Kecamatan Semarang Utara, Senin (19/7/2021) sekira pukul 22.50 WIB.

Sedangkan, sapi yang kedua lepas di depan Masjid At-taqwa Jalan Mayangsari, Kelurahan Kalipancur, Kecamatan Ngaliyan pada Selasa (20/7/2021) pukul 07.00.

Para petugas Damkar sempat dibuat kerepotan akibat dua sapi lepas  yang berjenis sapi jawa dengan bobot lebih dari 300 kilogram.

“Kedua sapi sama-sama masuk selokan depan masjid. Beruntung dapat dievakusi petugas dengan selamat,” kata Kabid Operasional dan Penyelamatan  Damkar Kota Semarang, Trijoto Poejo Sakti saat dihubungi Selasa (20/7/2021).

Dia menjelaskan kejadian sapi di Semarang Utara, bermula saat warga datang ke kantor Damkar melaporkan sapi mereka terlepas lalu lari kabur hingga tercebur ke selokan depan masjid An – Nur.

Posisi sapi berada di saluran air ukuran seluas sekira 2 meter sehingga sapi masih dapat bergerak bebas.

Petugas juga lebih mudah dalam mengevakuasi lantaran hanya butuh papan kayu untuk mengangkat sapi berwarna cokelat itu ke jalan.

“Evakuasi tak lama hanya butuh waktu 1,5 jam,” terangnya.

Sapi berikutnya kondisi lebih ribet lantaran masuk ke selokan berukuran sempit sehingga tubuhnya terjepit di selokan.

Proses evakuasi juga lebih rumit lantaran petugas harus menggunakan katrol sederhana untuk mengangkat sapi. Usai dievakuasi, kondisi sapi mengalami luka di kaki belakang.

“Proses evakuasi hampir tiga jam  karena kesulitan evakuasi sapi yang berat dengan posisi tubuh terjepit di dinding selokan,” bebernya.

Selain itu, di momen aidul Adha, petugas Pemadam Kebakaran juga melakukan kegiatan non pemadaman lainnya berupa evakuasi cincin di kaki burung kicau milik Slamet warga Sendangguwo, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang.

“Ya tadi siang jelang zuhur pak Slamet datang ke Damkar Kota Semarang Pos Induk Madukoro dan melaporkan kepada Damkar untuk mendapat bantuan penanganan evakuasi cincin di kaki  burung agar hewan kesayangannya dapat tertolong,” imbuhnya.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 6 Oktober 2026, didominasi kondisi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara Semarang 27,7°C dengan kelembapan 75%. Suhu harian diprakirakan berkisar 27–36°C dengan kelembapan 40–75%, sedangkan hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian pegunungan Jawa Tengah bagian tengah.
09 Oktober 2026: Cuaca Semarang Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Pegunungan
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Bank Indonesia menggelar program stabilisasi harga dan hilirisasi pangan di Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (12/10/2026). Program ini menyediakan beras seharga Rp11.000 per kilogram dan cabai rawit merah Rp10.000 per kemasan 200 gram, sekaligus memperkuat produksi pertanian dan membantu pedagang menghadapi kenaikan biaya bahan baku.
Tekan Inflasi, BI dan Pemprov Jateng Gelar Tebus Murah 6 Ton Beras dan 600 Kg Cabai
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menyampaikan keprihatinan atas dugaan perundungan yang menyebabkan seorang murid SDN 1 Kebondalem, Kabupaten Pemalang, meninggal dunia. Saat ditemui di Ungaran, Sabtu (10/10/2026), ia menegaskan pentingnya memperkuat budaya sekolah yang aman melalui kerja sama sekolah, keluarga, masyarakat, dan media serta meningkatkan pengawasan terhadap anak di ruang digital.
Kasus Dugaan Perundungan di SDN Kebondalem Pemalang, Mendikdasmen Sebut Tayangan di Media Turut Jadi Pemicu
Polsek Tengaran, Polres Semarang, memberikan edukasi tentang bahaya narkoba dan pencegahan perundungan kepada 147 siswa SDN Sugihan 01, Desa Sugihan, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Selasa (13/10/2026). Melalui program Polisi Sahabat Anak (POLSANA), polisi mengajak siswa menghindari narkoba, tidak melakukan kekerasan terhadap teman, serta melaporkan perundungan kepada guru atau orang tua.
Cegah Perundungan, Aipda Joko Sambangi SDN Sugihan 01 Tengaran. Tekankan Siswa harus Saling Menghargai
[pekok2]