URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk, perusahaan terbesar di Indonesia dalam produksi jamu, obat herbal, dan minuman kesehatan, telah mendaftarkan seluruh karyawannya sebagai peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pimpinan HRD PT Sido Muncul Berkomitmen Daftarkan JK untuk Karyawannya

Pimpinan HRD PT Sido Muncul Berkomitmen Daftarkan JK untuk Karyawannya

Pimpinan HRD PT Sido Muncul Berkomitmen Daftarkan JK untuk Karyawannya

Foto: Dokumen BPJS
Foto: Dokumen BPJS
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk adalah perusahaan yang memproduksi jamu, obat herbal dan minuman kesehatan terbesar di Indonesia. Sebagai perusahaan yang bergerak dalam industri kesehatan, PT Sido Muncul sangat peduli dengan kesehatan dari seluruh karyawannya. Hal ini terbukti bahwa karyawan PT Sido Muncul telah mendaftarkan karyawannya sebagai peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Terletak di wilayah Kabupaten Semarang, PT Sido Muncul merupakan salah satu badan usaha yang terdaftar di wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Ungaran. Guna memperkuat sinergi atas penyelenggaraan Program JKN, BPJS Kesehatan Cabang Ungaran melakukan kunjungan ke PT Sido Muncul pada Rabu (12/03).

“Kunjungan ini kami lakukan untuk memperkuat hubungan kerjasama yang selama ini telah terjalin dengan baik dengan PT Sido Muncul. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada PT Sido Muncul yang telah mendaftarkan karyawannya sebagai peserta Program JKN,” ungkap Subkhan, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Ungaran.

Subkhan menjelaskan bahwa berdasarkan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2011 tentang Penyelenggaraan Jaminan Nasional disebutkan setiap perusahaan yang memiliki karyawan lebih dari sepuluh orang wajib didaftarkan sebagai Peserta JKN melalui BPJS Kesehatan. Dimana iuran bagi karyawannya sebesar 5% dari gaji atau penghasilan, yang terdiri dari 4% dibayarkan oleh perusahaan dan 1% dibayarkan oleh karyawan.

“Seluruh karyawan dari satu badan usaha wajib didaftarkan oleh perusahaan sebagai peserta Program JKN, baik pekerja dalam negeri maupun warga negara asing yang bekerja di satu perusahaan tersebut paling singkat selama enam bulan di Indonesia,” tutur Subkhan.

Dalam kunjungannya, Subkhan berpesan kepada perwakilan PT Sido Muncul yang menemuinya untuk melakukan skrining riwayat kesehatan bagi seluruh karyawan melalui Aplikasi Mobile JKN maupun website resmi BPJS Kesehatan. Hal ini sangat penting agar segala penyakit yang kemungkinan dapat diderita bisa dilakukan mitigasi dengan melakukan pengobatan melalui Fasilitas Kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

“Setiap pekerjaan pasti memiliki risiko yang dapat menyebabkan seseorang menderita suatu penyakit. Oleh sebab itu BPJS Kesehatan telah melakukan transformasi digital melalui Aplikasi Mobile JKN, peserta dapat melakukan skrining riwayat kesehatan. Dari hasil skrining yang didapatkan, apabila peserta memiliki risiko terhadap suatu penyakit dapat melakukan konsultasi ke Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dahulu, dan jika harus mendapatkan pemeriksaan yang lebih lanjut, peserta dapat dirujuk ke Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjut (FKRTL),” ungkap Subkhan.

Selain itu, Subkhan juga menawarkan adanya BPJS Keliling di PT Sido Muncul untuk memberikan pelayanan administrasi bagi karyawan yang membutuhkan perubahan data namun terkendala waktu untuk datang secara langsung ke Kantor BPJS Kesehatan terdekat. Dalam kegiatan BPJS Keliling yang dihadirkan oleh BPJS Kesehatan, ada beberapa layanan administrasi yang dapat diberikan kepada peserta, diantaranya adalah perubahan data peserta, perubahan FKTP, informasi penangan pengaduan peserta, mutase tambah/kurang anggota keluarga.

Bezaliel Pakke, selaku Experienced Human Resources Manager PT Sido Muncul, menyambut baik kunjungan yang dilakukan oleh BPJS Kesehatan Cabang Ungaran. Sebagai pimpinan HRD, dirinya berkomitmen untuk mendaftarkan seluruh karyawan sebagai peerta Program JKN.

“Menjadi peserta program JKN merupakan hak dari seluruh karyawan, dan PT Sido Muncul akan bertanggung jawab atas kewajiban tersebut. Memiliki jaminan kesehatan adalah salah satu bentuk melindungi karyawan dan keluarganya jika suatu hari harus mendapatkan pelayanan kesehatan,” ujar Bezaliel.

Ia juga mengungkapkan bahwa Program JKN sangat memiliki manfaat yang sangat besar dalam memberikan jaminan kesehatan bagi peserta. Mewakili PT Sido Muncul, Bezaliel berkomitmen akan terus mendukung jalannya Program JKN yang telah dihadirkan oleh Pemerintah untuk memberikan perlindungan jaminan kesehatan untuk rakyat. (hrs-wd)

BACA JUGA :

JKN Tembus 98 Persen, BPJS Kesehatan Ungaran Perkuat Mutu Layanan dan Pastikan Pasien Tetap Terlayani
JKN Tembus 98 Persen, BPJS Kesehatan Ungaran Perkuat Mutu Layanan dan Pastikan Pasien Tetap Terlayani
BPJS Kesehatan Cabang Ungaran Apresiasi Komitmen PT Gratia Husada Farma Dukung PIPMP JKN
BPJS Kesehatan Cabang Ungaran Apresiasi Komitmen PT Gratia Husada Farma Dukung PIPMP JKN
BPJS Kesehatan mencatat kepesertaan JKN mencapai 282,7 juta jiwa atau 98,62 persen penduduk Indonesia hingga akhir 2025. Dalam Public Expose Laporan Pengelolaan Program dan Laporan Keuangan 2025, Direktur Utama Prihati Pujowaskito menyebut layanan kesehatan dimanfaatkan 725,3 juta kali, didukung penguatan layanan digital, jaringan fasilitas kesehatan, serta kondisi Dana Jaminan Sosial yang tetap sehat untuk menopang SDM produktif.
JKN Catat 725 Juta Layanan Kesehatan Sepanjang 2025, Kepesertaan Tembus 98,62 Persen
Sukisno (70), warga Kota Salatiga, merasakan manfaat Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) setelah mengalami serangan stroke dan menjalani perawatan intensif serta terapi rutin selama setahun terakhir. Dengan pembiayaan yang dijamin melalui kepesertaan JKN yang ditanggung Pemerintah Kota Salatiga, ia dapat mengakses layanan kesehatan tanpa terbebani biaya hingga kondisinya berangsur pulih dan kembali beraktivitas.
Sukisno: JKN Jadi Penyelamat Saat Stroke, Kini Kembali Berjalan dan Beraktivitas
Muat Lebih

INFOGRAFIS

TERKINI

Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah...
BMKG memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Rabu, 2 September 2026, didominasi cerah hingga cerah berawan. Pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu Semarang 25,6°C, kelembapan 71 persen, serta angin tenggara 6 km/jam. Pada sore hingga awal malam, hujan ringan berpotensi turun di pegunungan, sementara musim kemarau meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan.
02 September 2026: Cuaca Semarang Cerah, Hujan Ringan Berpotensi di Pegunungan Jawa Tengah
BMKG memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Rabu, 2 September 2026, didominasi cerah hingga cerah berawan. Pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu Semarang 25,6°C, kelembapan 71 persen, serta...
Kota Salatiga meraih juara I kategori Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan dalam Apresiasi Pemda Berprestasi Regional Jawa-Bali 2026 Batch II yang digelar Kemendagri pada 28 Agustus 2026. Atas capaian tersebut, Salatiga mendapat dukungan Rp2 miliar untuk memperkuat akses dan kualitas layanan pendidikan bagi masyarakat.
Bukan Kaleng-kaleng! Kota Salatiga raih Prestasi di Bidang Pendidikan
Kota Salatiga meraih juara I kategori Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan dalam Apresiasi Pemda Berprestasi Regional Jawa-Bali 2026 Batch II yang digelar Kemendagri pada 28 Agustus 2026. Atas capaian...
Strategi pembelajaran inovatif perlu didukung manajemen kelas yang baik agar siswa aktif berpikir, bekerja sama, dan siap menghadapi persoalan nyata.
Ketika Kelas Membosankan: Menimbang Ulang cara Mengelola Pembelajaran
Strategi pembelajaran perlu diperbarui agar siswa lebih aktif berpikir, bekerja sama, dan memecahkan masalah. Model seperti PjBL, Problem Based Learning, Blended Learning, dan Cooperative Learning dapat...
WhatsApp Image 2026-09-01 at 21.14
Dalam Rangka Hari Lahir Kejaksaan Ke-81, Gelar Baksos, Penyaluran Beras di 3 Panti Asuhan
Kejaksaan Negeri Kabupaten Semarang menyalurkan bantuan beras kepada panti asuhan dan NPCI serta air bersih bagi warga tiga desa di Kecamatan Suruh, Selasa (1/9/2026). Kegiatan bakti sosial tersebut digelar...

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo: Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Kepala Dinsos Kabupaten Semarang Istichomah
Penerima Bansos Terindikasi Judol Bakal Dicoret, Dinsos Kabupaten Semarang Buka Pengajuan Sanggahan

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved