URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Bantuan sembako diserahkan kepada warga terdampak bencana atap rumah roboh akibat hujan lebat dan angin kencang yang melanda Kelurahan Nanggulan, Kecamatan Sidomukti, Kota Salatiga. Ketua PMI Kota Salatiga sekaligus Anggota DPR RI Dapil Jateng I, Muh Haris, memberikan langsung bantuan tersebut pada hari ini. Penyaluran dilakukan di lokasi terdampak bencana yang terjadi selama beberapa hari terakhir.

Mbak Google

KABAR RASIKA

PMI Salatiga Serahkan Bantuan Sembako Korban Bencana Atap Roboh di Nanggulan

PMI Salatiga Serahkan Bantuan Sembako Korban Bencana Atap Roboh di Nanggulan

PMI Salatiga Serahkan Bantuan Sembako Korban Bencana Atap Roboh di Nanggulan

Bantuan sembako diserahkan kepada warga terdampak bencana atap rumah roboh akibat hujan lebat dan angin kencang yang melanda Kelurahan Nanggulan, Kecamatan Sidomukti, Kota Salatiga. Ketua PMI Kota Salatiga sekaligus Anggota DPR RI Dapil Jateng I, Muh Haris, memberikan langsung bantuan tersebut pada hari ini. Penyaluran dilakukan di lokasi terdampak bencana yang terjadi selama beberapa hari terakhir.
Foto dok PMI
Muh Haris saat serahkan bantuan sembako
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Ketua PMI Kota Salatiga sekaligus Anggota DPR RI dari Dapil Jawa Tengah I, Muh Haris, hari ini menyerahkan langsung bantuan sembako kepada warga terdampak bencana atap rumah roboh di Kelurahan Nanggulan, Kecamatan Sidomukti, Kota Salatiga. Musibah tersebut terjadi akibat hujan lebat disertai angin kencang yang melanda wilayah Salatiga selama beberapa hari terakhir.

Bantuan sembako berupa beras, mie instan, minyak goreng, dan kebutuhan pokok lainnya disalurkan sebagai bentuk kepedulian kepada warga yang mengalami kerusakan rumah dan terganggu aktivitas kesehariannya.

“Kami dari PMI hadir untuk memastikan masyarakat yang tertimpa musibah tetap mendapatkan perhatian dan bantuan yang layak. Ini adalah bagian dari komitmen kami dalam memberikan pelayanan kemanusiaan secara cepat dan tepat,” ujar Muh Haris saat berada di lokasi kejadian.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para relawan PMI, BPBD, dan warga sekitar yang sigap membantu proses evakuasi serta gotong-royong dalam penanganan awal pasca-kejadian. Muh Haris juga meminta pemerintah daerah untuk segera melakukan pendataan dan mempercepat proses perbaikan rumah warga yang rusak.

“InsyaAllah kita akan terus bersinergi untuk membantu saudara-saudara kita. Jangan biarkan mereka menghadapi musibah ini sendirian,” tambahnya.

Haris berharap bantuan ini dapat meringankan beban warga terdampak serta menjadi pengingat akan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana, terutama di musim hujan.

Muh Haris melihat rumah korban

 

BACA JUGA :

Dinsos Kabupaten Semarang Salurkan 15 Kaki Palsu, Enam Penerima Tambahan Disiapkan
Dinsos Kabupaten Semarang Salurkan 15 Kaki Palsu, Enam Penerima Tambahan Disiapkan
PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) menyalurkan bantuan peralatan kesehatan kepada Posyandu Plamboyan RW 3, Purwoyoso, Ngaliyan, serta karpet untuk Masjid Al Ghaffar di Manyaran, Semarang, pada 13 Agustus 2026. Bantuan tersebut diberikan untuk mendukung pelayanan kesehatan dan aktivitas ibadah masyarakat di sekitar wilayah operasional jalan tol serta memperkuat hubungan dengan warga.
Bantuan JTT Menyasar Posyandu dan Masjid di Semarang
Astra Infra melalui Resta Pendopo meresmikan Resta SAE Ruang Temoe di Resta Pendopo KM 456 Kabupaten Semarang, Minggu (12/7/2026), sebagai ruang inklusif bagi UMKM difabel dan neurodivergen. Program ini bertujuan memperluas akses pemasaran produk kreatif, mendorong kemandirian ekonomi, serta mendukung keberagaman dan pemberdayaan masyarakat melalui kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Semarang.
Resta Pendopo KM 456 Luncurkan 'Ruang Temoe', Wadah Karya Spektakuler Difabel
Anggota DPR RI Muh Haris bersama Anggota DPRD Jawa Tengah Ida Nurul Farida dan Anggota DPRD Kabupaten Semarang M. Jauhari Mahmud menyerahkan bantuan sembako serta uang tunai kepada korban kebakaran rumah di Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang. Bantuan diberikan sebagai bentuk kepedulian sekaligus dukungan agar keluarga korban segera pulih dan kembali beraktivitas.
Pasca Musibah, Tiga Anggota Dewan Berikan Bantuan Korban Kebakaran di Tengaran
Program Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Pemerintah Provinsi Jawa Tengah membantu Hadi Mulyono, warga Desa Gondangmanis, Kudus, mewujudkan impian memiliki rumah layak setelah 25 tahun. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meninjau langsung hasil program tersebut, Senin (29/6/2026), seraya menegaskan perbaikan RTLH menjadi strategi pengentasan kemiskinan yang berlanjut dengan target 5.000 unit rumah pada 2026.
Dulu Kebanjiran dan Nyaris Roboh, Kini Rumah Kuli Bangunan di Kudus Berdiri Kokoh Berkat Bantuan RTLH
Dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Semarang bersama Pemerintah Kabupaten Semarang dan Baznas Kabupaten Semarang memulai program bedah tiga rumah tidak layak huni yang ditandai peletakan batu pertama di Kelurahan Candirejo, Ungaran Barat, Senin (29/6/2026). Program ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan hunian layak sekaligus memperkuat sinergi lintas instansi dalam membantu warga yang membutuhkan.
Hari Bhayangkara ke-80, Polres Semarang Wujudkan Hunian Layak bagi Tiga Warga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara