URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pohon kelengkeng tua tumbang di Dusun Ngasem, Desa Jetis, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menyebabkan dua orang terluka. Kejadian ini menimpa Saliyem (80) yang sedang tidur di kamar saat pohon roboh sekitar pukul 02.30 WIB, Kamis (6/2/2025), serta Supadi (63), tetangga Suralim, yang jatuh saat bekerja bakti membersihkan pohon.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pohon Roboh Diterpa Angin Kencang Timpa Rumah di Bandungan, Dua Korban Luka

Pohon Roboh Diterpa Angin Kencang Timpa Rumah di Bandungan, Dua Korban Luka

Pohon Roboh Diterpa Angin Kencang Timpa Rumah di Bandungan, Dua Korban Luka

Warga bergotong royong memperbaiki atap rumah Saliyem yang rusak tertimpa pohon, Kamis (6/2/2025). Foto: win
Warga bergotong royong memperbaiki atap rumah Saliyem yang rusak tertimpa pohon, Kamis (6/2/2025). Foto: win
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Dua orang mengalami luka akibat pohon kelengkeng tumbang di Dusun Ngasem, Desa Jetis, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang. Satu korban terluka saat kejadian, sementara seorang lainnya jatuh dan terluka saat sedang bekerja bakti membersihkan pohon yang roboh tersebut.

Menurut Suralim (63), pohon kelengkeng yang tumbang tersebut sudah berumur tua. “Pohon ini cukup besar, ditambah cuaca yang sering disertai angin kencang dalam beberapa hari terakhir,” ujarnya pada Kamis (6/2/2025).

Suralim menjelaskan, pohon tumbang terjadi sekitar pukul 02.30 WIB. Saat itu, ibunya, Saliyem (80), sedang tidur di kamar. “Angin sangat kencang, tiba-tiba pohon tumbang, suaranya sangat keras,” ujarnya.

Akibat kejadian ini, atap rumah Suralim rusak parah. Beberapa genteng dan kayu-kayu rumah mengalami kerusakan yang tidak bisa diperbaiki. “Yang rusak hanya satu kamar, namun bagian atapnya yang parah,” kata Suralim.

Ibunya, Saliyem, mengalami luka di bagian kepala dan saat ini menjalani perawatan di RSUD dr. Gunawan Mangunkusumo Ambarawa. “Ibu harus mendapat 10 jahitan di kepalanya,” jelasnya.

Sementara itu, Supadi (63), tetangga Suralim, mengalami luka saat bekerja bakti membersihkan pohon tumbang. “Dia jatuh dan terjepit, langsung dibawa ke rumah sakit untuk pengobatan,” kata Suralim.

Suralim menambahkan, pemerintah desa setempat telah memberikan bantuan untuk perbaikan rumah dan perawatan korban. “Bantuan untuk perbaikan rumah dan pengobatan sudah diberikan,” tutupnya. (win)

BACA JUGA :

Dua kebakaran terjadi hampir bersamaan di Kecamatan Bergas dan Tengaran, Kabupaten Semarang, Selasa (4/8/2026). Kebakaran di Toko Niki Mantep diduga dipicu korsleting listrik, sedangkan kebakaran rumah di Desa Klero diduga berasal dari tungku yang masih menyala. Berkat respons cepat petugas pemadam kebakaran dan bantuan warga, kedua peristiwa berhasil dipadamkan tanpa menimbulkan korban jiwa.
Dalam Waktu Bersamaan, Dua Kebakaran Terjadi di Kabupaten Semarang
Seorang remaja berinisial MYN (21), warga Kabupaten Purworejo, meninggal dunia setelah tenggelam di dam Sungai Kalimojo, Dusun Manggisan, Desa Tegalwaton, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Senin (3/8/2026) sore. Korban diduga tenggelam usai melompat ke sungai saat bermain bersama rekannya, kemudian dievakuasi oleh warga, polisi, PMI, dan relawan sebelum dibawa ke rumah sakit.
Berenang di Sungai Kalimojo Tengaran, Remaja asal Purworejo Tenggelam
Sekitar 870 jiwa atau 260 kepala keluarga di Dusun Jagir, Desa Kedungringin, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, kembali mengalami krisis air bersih akibat musim kemarau. Kondisi yang terjadi setiap tahun ini membuat warga bergantung pada bantuan droping air, sementara pemerintah dusun terus berupaya mencari solusi permanen melalui pengeboran sumur bersama pemerintah dan BNPB.
870 Jiwa di Dusun Jagir Suruh Krisis Air Bersih, Warga Bertahun-tahun Bergantung pada Droping
Sempat Hilang Sepekan, Remaja Asal Sukabumi Ditemukan Selamat di Demak 2
Sempat Hilang Sepekan, Remaja Asal Sukabumi Ditemukan Selamat di Demak
Pabrik Pengolahan Triplek di Tengaran Terbakar, Kerugian Milyaran Rupiah
Pabrik Pengolahan Triplek di Tengaran Terbakar, Kerugian Milyaran Rupiah
Polres Semarang memastikan laporan titik panas di kawasan hutan Watu Gajah, Desa Candirejo, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, bukan merupakan kebakaran hutan maupun lahan. Kasat Reskrim Polres Semarang Bodia Teja Lelana menjelaskan hasil verifikasi lapangan pada Jumat (1/8/2026) menunjukkan hotspot berasal dari bekas pembakaran rumput di lahan warga yang telah padam, sehingga kondisi dinyatakan aman dan terkendali.
Titik Panas di Pringapus Terekam Satelit NASA, Polres Semarang Temukan Bekas Pembakaran Rumput

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Kabupaten Semarang meluncurkan tiga proyek perubahan, yakni Pangan Berdikari, Sadewa, dan Gada Krisna di Balai Desa Kemetul, Kecamatan Susukan, Selasa (28/7/2026). Bupati Ngesti Nugraha menyatakan program tersebut dirancang untuk memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi bencana, serta mencegah penyalahgunaan narkoba melalui kolaborasi lintas sektor dan pemberdayaan masyarakat berbasis desa.
Tiga Program Perubahan Diluncurkan, Pemkab Semarang Perkuat Ketahanan Pangan, Mitigasi Bencana hingga Perang Melawan Narkoba
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved