URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokes) Polda Jateng melaksanakan autopsi terhadap tiga korban yang meninggal dunia karena diracun. Para korban itu merupakan satu keluarga masing-masing bernama Abbas Ashar (ayah), Heri Riyani (ibu) dan Dhea Charirunnisa (anak pertama).

Mbak Google

KABAR RASIKA

Polisi Ungkap Hasil Autopsi Tiga Keluarga yang Meninggal Karena Racun di Magelang

Polisi Ungkap Hasil Autopsi Tiga Keluarga yang Meninggal Karena Racun di Magelang

Polisi Ungkap Hasil Autopsi Tiga Keluarga yang Meninggal Karena Racun di Magelang

Featured Image

RASIKAFM.COM | MAGELANG – Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokes) Polda Jateng melaksanakan autopsi terhadap tiga korban yang meninggal dunia karena diracun. Para korban itu merupakan satu keluarga masing-masing bernama Abbas Ashar (ayah), Heri Riyani (ibu) dan Dhea Charirunnisa (anak pertama).

Mereka diracun oleh anak kedua dari pasangan Abbas dan Heri atau adik dari Dhea yang bernama Dhio Daffa. Aksi Dhio membunuh keluarganya dengan cara mencampuri minuman para korban dengan racun Arsenik.

Setelah meminum racun tersebut kemudian para korban mengalami mual-mual dan muntah-muntah hingga meninggal dunia tergeletak di kamar mandi rumahnya Dusun Prajenan RT 10 RW 1, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang pada Senin (28/11/2022) pukul 06.30 WIB.

Kabiddokes Polda Jateng, Kombes Pol dr. Summy Hastry Purwanti mengatakan, autopsi dilakukan karena ketiga korban ditemukan meninggal dunia secara tidak wajar. Hasil autopsi ditemukan terdapat sisa-sisa kandungan zat pada tubuh para korban.

“Kita autopsi semua minum air atau cairan yang ada racunnya karena dari saluran nafas atas dari bibir lambung ada merah seperti terbakar. Dia (para korban) minum zat beracun dari organ otak hati jantung paru ada racunnya,” ujar Kombes Hastry kepada wartawan, Selasa (29/11/2022).

Hastry menerangkan, untuk jenis racun apa yang diminum korban kepastiannya masih menunggu hasil pemeriksaan dari Labfor. “Untuk pasti racunnya apa yang meriksa lab forensik. Tapi jelas cara kematian sebab kematian karena zat yang beracun. Jenis racun zat bisa golongan sianida arsenik atau golongan yang lain,” bebernya.

Hastry memaparkan, dari pemeriksaan autopsi, korban meninggal dunia setelah 15 sampai 30 menit menenggak minuman yang diracun. Menurutnya, kadar racun yang tercampur pada minuman yang saat itu disajikan oleh korban bernama Heri atau ibu pelaku yakni teh dan kopi sangat tinggi.

“Sekitar 15 sampe 30 menit. Kadar sangat mematikan karena bisa 3 orang dewasa meninggal setelah memunum cairan yang ada racun. Dari tenggorokan lambung usus hati jantung dan otak merah seperti terbakar karena prosesnya cepat mamsuki pembuluh darah sehingga mematikan,” terangnya.

Sementara itu, Plt Kapolresta Magelang AKBP Mochammad Sajarod Zakun mengatakan, dari hasil peyidikan sementara terhadap DD, motif pria berusia 22 tahun itu tega mencampurkan racun kepada keluarganya karena sakit hari merasa terbebani untuk menanggung perekonomian keluarga. Apalagi, DD yang belum bekerja itu juga kesal karena harus membayar hutang orangtuanya ditambah tanggungan pengobatan ayahnya yang sedang sakit.

“Sakit hati karena (DD) diberikan beban untuk memenuhi kebutuhan keluarganya sehingga untuk biaya pengobatan orangtuanya. Bapak orangtua daripda terduga pelaku itu dua bulan lalu baru saja pensiun dan kebutuhan untuk rumah tangga cukup tinggi karena orangtua daripada terduga pelaku kebetulan memiliki penyakit sehingga untuk biaya pengobatan,” ujar Sajarod kepada awak media di lokasi, Selasa (29/11/2022).

BACA JUGA :

Sanggar Tari Cakra Pamungkas menggelar pentas tari di RTH Desa Klero, Tengaran, Kabupaten Semarang, Sabtu (2/5/2026) malam, dalam rangka Hari Tari, HUT ke-4 sanggar, dan HUT Kecamatan, untuk melestarikan budaya melalui pertunjukan tari tradisional yang melibatkan generasi muda.
Peringati Hari Tari, Puluhan Penari asal Tengaran Unjuk Kebolehan dalam HANJOGED
Salatiga LitFest Carnival digelar di depan Ramayana dan Bundaran Jam Kota Salatiga, Jawa Tengah, pada rangkaian Salatiga LitFest 29 April–2 Mei 2026 dengan menampilkan beragam seni tradisional dan modern. Pemerintah Kota menghadirkan kegiatan ini untuk memperkuat literasi melalui kolaborasi seni, diskusi, dan kerja sama internasional dengan Frankfurt Book Fair.
Malam Minggu ini, Salatiga LitFest Carnival Digelar di Tugu Bundaran Jam depan Ramayana
FKPPI se-Jawa Tengah menggelar halal bihalal di Hotel Wahid Prime Salatiga pada Sabtu (2/5/2026) dengan dihadiri ratusan pengurus dari berbagai daerah. Kegiatan ini bertujuan mempererat silaturahmi sekaligus menyamakan peran sosial organisasi dalam mendukung masyarakat dan negara melalui berbagai program sosial yang disesuaikan dengan isu terkini.
FKPPI Jateng Gelar Halal Bihalal di Salatiga, Retno Sebut Siap Dukung TNI Polri
Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin membuka Salatiga May Day 2026 di halaman Pemkot, Jumat (1/5/2026), dengan melibatkan unsur tripartit untuk mempererat hubungan industrial melalui santunan BPJS, layanan kesehatan, donor darah, dan bazar UMKM, guna meningkatkan kesejahteraan pekerja dan kolaborasi antar pihak.
May Day Salatiga 2026, Nina Bertekad Sejahtera Bersama

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

JANGAN LEWATKAN:

Mudik Lebaran 2026 Mobilitas Besar, Antisipasi Maksimal
Mudik Lebaran 2026: Mobilitas Besar, Antisipasi Maksimal
Wajib Baca! Bijak di Jalan, Aman di Tujuan Pentingnya Kesadaran Lalu Lintas di Indonesia
Wajib Baca! Bijak di Jalan, Aman di Tujuan: Pentingnya Kesadaran Lalu Lintas di Indonesia
Etika pengemudi di jalan raya sangat penting untuk menciptakan keselamatan dan kenyamanan bersama. Pengemudi perlu menghormati pejalan kaki dengan berhenti di zebra cross, mengurangi kecepatan di area ramai, tidak berkendara di trotoar, serta memperhatikan anak-anak dan lansia sebagai pengguna jalan paling rentan.
Etika Pengemudi terhadap Pejalan Kaki
Soto Kare Reksa di Salatiga menjadi kuliner legendaris sejak 1942, warisan keluarga Sofyan yang masih mempertahankan resep tradisional dengan kuah santan dan sandung lamur khas. Berlokasi di gang belakang bekas Bioskop Reksa, warung ini tetap ramai dikunjungi pecinta kuliner dari berbagai daerah karena cita rasanya yang autentik.
Soto Kare Reksa Salatiga Sensasi Kuliner sejak 1942
Rasika memberikan panduan bagi masyarakat untuk tetap menjalani masa tua dengan sehat dan bahagia. Artikel ini membahas pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental, tetap bersosialisasi, menekuni hobi positif, serta memperkuat ibadah sebagai kunci menghadapi pertambahan usia dengan penuh rasa syukur dan semangat hidup.
Umur Semakin Bertambah? Ini Tips Agar Tetap Positif di Masa Tua
Lima tempat dimsum di Ungaran, Kabupaten Semarang, menjadi rekomendasi favorit pecinta kuliner. Rasika memperkenalkan ragam inovasi dimsum kekinian yang populer di kalangan masyarakat. Dimsum lezat ini disajikan dengan beragam varian rasa dan topping unik melalui layanan offline maupun ojek online.
Bikin Ngiler! Berikut 5 Rekomendasi Dimsum di Ungaran

INFOGRAFIS

TERKINI

Sebanyak 102 siswa kelas IX SMPIT Nidaul Hikmah Salatiga mengikuti program Live In di Desa Cendana, Purbalingga, pada 27 April–4 Mei 2026 dengan tinggal bersama warga untuk membentuk karakter, mengurangi ketergantungan gawai, serta menumbuhkan empati, kemandirian, dan kemampuan adaptasi melalui pengalaman hidup langsung.
Ratusan Siswa Kelas IX SMPIT Nidaul Hikmah Salatiga, Puasa Pegang HP
Sebanyak 102 siswa kelas IX SMPIT Nidaul Hikmah Salatiga mengikuti program Live In di Desa Cendana, Purbalingga, pada 27 April–4 Mei 2026 dengan tinggal bersama warga untuk membentuk karakter, mengurangi...
Sanggar Tari Cakra Pamungkas menggelar pentas tari di RTH Desa Klero, Tengaran, Kabupaten Semarang, Sabtu (2/5/2026) malam, dalam rangka Hari Tari, HUT ke-4 sanggar, dan HUT Kecamatan, untuk melestarikan budaya melalui pertunjukan tari tradisional yang melibatkan generasi muda.
Peringati Hari Tari, Puluhan Penari asal Tengaran Unjuk Kebolehan dalam HANJOGED
Sanggar Tari Cakra Pamungkas menggelar pentas tari di RTH Desa Klero, Tengaran, Kabupaten Semarang, Sabtu (2/5/2026) malam, dalam rangka Hari Tari, HUT ke-4 sanggar, dan HUT Kecamatan, untuk melestarikan...
Korwil Pendidikan Kecamatan Tengaran menggelar tes dan lomba calistung bagi siswa SD di Kabupaten Semarang pada peringatan Hardiknas 2026 guna meningkatkan kemampuan membaca, menulis, dan berhitung, setelah ditemukan sebagian siswa kelas awal belum menguasai dasar tersebut, melalui penguatan pembelajaran dan kompetisi edukatif.
Aksi Nyata Hardiknas 2026, Korwilcambidik Tengaran Gelar Calistung, bagi Siswa Kelas 1 dan 2 SD
Korwil Pendidikan Kecamatan Tengaran menggelar tes dan lomba calistung bagi siswa SD di Kabupaten Semarang pada peringatan Hardiknas 2026 guna meningkatkan kemampuan membaca, menulis, dan berhitung, setelah...
bbm
Antisipasi Kenaikan Harga BBM Tahun 2027
Akademisi Djoko Setijowarno mendorong pemerintah mengalokasikan Rp10 triliun untuk transportasi publik di 200 kota guna mengantisipasi kenaikan BBM 2027 melalui skema layanan modern dan terjangkau, sehingga...
MTs Aswaja Tengaran menggelar pembelajaran lingkungan berbasis praktik saat peringatan Hari Pendidikan Nasional, Sabtu (2/5/2026), di Tengaran. Siswa mengolah limbah menjadi produk kreatif sebagai upaya menanamkan kepedulian lingkungan melalui konsep eco green dan eco teologi dengan sistem tanggung jawab serta pengelolaan sampah berkelanjutan.
Hari Pendidikan Nasional, Siswa MTs Aswaja Tengaran Ciptakan Kreasi, Ubah Barang Bekas jadi Lebih Bernilai
MTs Aswaja Tengaran menggelar pembelajaran lingkungan berbasis praktik saat peringatan Hari Pendidikan Nasional, Sabtu (2/5/2026), di Tengaran. Siswa mengolah limbah menjadi produk kreatif sebagai upaya...
Muat Lebih

POPULER

Ratusan pelajar SD dan SMP di Kabupaten Semarang mengikuti tadarus Al-Qur’an di Masjid Agung Al Mabrur Ungaran Timur dan doa lintas agama di sekolah pada Rabu (29/4/2026) untuk memperingati HUT ke-505, Hari Kartini, dan Hardiknas dengan melibatkan siswa berbagai agama secara serentak.
Tumbuhkan Nilai Spiritual, Ribuan Pelajar Lintas Agama Doakan Kemajuan Kabupaten Semarang
Dewan Pendidikan Kabupaten Semarang menemukan dapur Makan Bergizi Gratis di SPPG Pringsari, Pringapus, tidak layak operasional saat peninjauan Selasa (28/4/2026), karena fasilitas dan tata ruang belum memenuhi SOP, sehingga direkomendasikan dihentikan sementara hingga perbaikan menyeluruh dilakukan demi keamanan layanan.
SPPG Pringsari Pringapus Dinilai Tak Layak, Dewan Pendidikan Minta Operasional Disetop
Korwil Pendidikan Kecamatan Tengaran menggelar tes dan lomba calistung bagi siswa SD di Kabupaten Semarang pada peringatan Hardiknas 2026 guna meningkatkan kemampuan membaca, menulis, dan berhitung, setelah ditemukan sebagian siswa kelas awal belum menguasai dasar tersebut, melalui penguatan pembelajaran dan kompetisi edukatif.
Aksi Nyata Hardiknas 2026, Korwilcambidik Tengaran Gelar Calistung, bagi Siswa Kelas 1 dan 2 SD

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved