URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Bawaslu Kabupaten Semarang mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bekerja sama dalam mewujudkan Pemilu 2024 yang bersih dan berkualitas, dengan fokus pada pencegahan politik uang dan penyebaran berita bohong. Agus Riyanto, Ketua Bawaslu Kabupaten Semarang, menyoroti pentingnya menjaga netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dan perangkat desa selama tahapan pemilu.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Politik Uang dan Penyebaran Berita Hoax Masih Jadi Tantangan dalam Pemilu 2024

Politik Uang dan Penyebaran Berita Hoax Masih Jadi Tantangan dalam Pemilu 2024

Politik Uang dan Penyebaran Berita Hoax Masih Jadi Tantangan dalam Pemilu 2024

(Foto:/IST)

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Menghadapi tantangan Pemilu 2024, Bawaslu Kabupaten Semarang mengajak semua komponen bangsa khususnya bagi pemangku kepentingan kepemiluan di tanah air, untuk bersama-sama mewujudkan pemilu yang bersih, berkualitas, dan menjunjung nilai-nilai luhur bangsa. Untuk itu, Bawaslu dalam menjalankan fungsi dan tugas pencegahan pelanggaran pemilu, menginisiasi untuk mewujudkan pemilu yang berintegritas.

Ketua Bawaslu Kabupaten Semarang Agus Riyanto mengatakan, secara umum Pemilu 2024 tidak terlalu berbeda dengan pemilu sebelumnya. Tantangan berupa politik uang masih menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan bersama.

“Saya kira masih sama, politik uang diprediksi masih akan terjadi,” ungkap Agus dijumpai belum lama ini.

Kemudian tantangan yang lain, lanjut Agus, adalah potensi penyebaran berita bohong (hoax) yang menjurus kepada kampanye hitam (black campaign). Khususnya pada pelaksanaan pemilihan presiden (pilpres).

“Karena peserta pilpres kan berupa pasangan calon (paslon), sehingga perlu kita waspadai,” jelasnya.

Terkait netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN), Kepala Daerah, TNI, Polri serta pejabat lain, juga menjadi perhatian Bawaslu. Terutama Kepala Desa dan perangkatnya, sebab bersentuhan langsung dengan masyarakat.

“Khususnya pada pemilu legislatif,” lanjutnya.

Sementara Ketua KPU Kabupaten Semarang Maskup Asyadi menuturkan, saat ini tahapan pemilu sudah sampai pengumuman Daftar Caleg Tetap (DCT), yakni pada tanggal 4 November 2023. Setelahnya, KPU akan melakukan sosialisasi kepada caleg mengenai hal apa saja yang berkaitan dengan kampanye.

“Jadwal kampanye mulai tanggal 28 November 2023. Para caleg kami beri pemahaman larangan apa saja yang tidak boleh dilakukan, lalu ditentukan bagaimana, dan yang diperbolehkan bagaimana,” ujarnya. (win)

BACA JUGA :

Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran
Rencana pengeboran panas bumi di kawasan Gunung Ungaran mulai membuat warga Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang, gelisah karena belum mendapat penjelasan langsung mengenai lokasi, mekanisme, dan dampaknya. Warga khawatir aktivitas tersebut memengaruhi sumber air dan pertanian, sementara pemerintah maupun pihak terkait belum melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat.
Isu Pengeboran Gunung Ungaran Bikin Warga Candi Gelisah, Khawatir Sumber Air dan Pertanian Terdampak
DPRD Kabupaten Semarang meminta pemerintah daerah melakukan kajian menyeluruh sebelum pengembangan energi panas bumi Gunung Ungaran dilanjutkan, Senin (31/8/2026). Dewan menyoroti potensi dampak pengeboran lebih dari 2.000 meter terhadap kondisi geologi, lingkungan, sumber air, cagar budaya, serta manfaat ekonomi bagi masyarakat dan daerah.
Legislator Kabupaten Semarang Soroti Risiko Geothermal Ungaran, Ingatkan Dampak Pengeboran
Pemkab Semarang menyiapkan anggaran hampir Rp16 miliar untuk pelaksanaan Pilkades serentak yang dijadwalkan pada 14 Desember 2026. Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengatakan anggaran tersebut digunakan untuk mendukung seluruh tahapan Pilkades, dengan kebutuhan tambahan dipenuhi melalui efisiensi belanja yang tidak menjadi prioritas.
Pemkab Semarang Tambah Anggaran Pilkades, Belanja Tak Mendesak Jadi Sasaran Efisiensi
Ratusan kader Partai Demokrat Kota Salatiga menggelar aksi bersih-bersih di Taman Tingkir, Sidorejo Kidul, Kota Salatiga, Kamis (28/8/2026), sebagai bagian peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat. Kegiatan melalui Gerakan Langit Biru Indonesia Asri tersebut mengumpulkan sedikitnya 10 kantong sampah dan dilanjutkan pembagian nasi box kepada masyarakat serta dukungan bagi UMKM sekitar.
Gerakan Langit Biru Indonesia, Ratusan Kader Demokrat Salatiga Bersihkan Taman Tingkir
Seorang pecinta reptil, Galih Rizky F (20), terjatuh ke jurang sedalam sekitar 40 meter saat melakukan herping di kawasan Curug Lawe Benowo Kalisidi (CLBK), Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, Jumat (28/8/2026) malam. Tim SAR gabungan mengevakuasi korban sekitar 2,5 jam kemudian dengan teknik HART. Korban mengalami cedera kepala, lengan, dan tungkai.
Pecinta Reptil Terjatuh ke Jurang 40 Meter Saat Herping di CLBK Ungaran

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo: Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Kepala Dinsos Kabupaten Semarang Istichomah
Penerima Bansos Terindikasi Judol Bakal Dicoret, Dinsos Kabupaten Semarang Buka Pengajuan Sanggahan

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved