URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Polsek Genuk mendapatkan Corporate Social Responsibility (CSR) tiga motor listrik dari PT Roda Pasifik Mandiri. Kapolsek Genuk, Kompol Ris Andrian mengatakan, kendaraan roda dua ini nantinya akan digunakan untuk berptroli di lingkungan pemukiman warga.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Polsek Genuk Dapat CSR Motor Listrik Dari PT Roda Pasific Mandiri

Polsek Genuk Dapat CSR Motor Listrik Dari PT Roda Pasific Mandiri

Polsek Genuk Dapat CSR Motor Listrik Dari PT Roda Pasific Mandiri

featured-img

RASIKAFM.COM|SEMARANG – Polsek Genuk mendapatkan Corporate Social Responsibility (CSR) tiga motor listrik dari PT Roda Pasifik Mandiri. Kapolsek Genuk, Kompol Ris Andrian mengatakan, kendaraan roda dua ini nantinya akan digunakan untuk berptroli di lingkungan pemukiman warga.

“Kendaraan ini memang cocok untuk patroli. Motor listrik ini mempunyai kecepatan maksimal 60 KM/jam namun di pemukiman kita 20 KM/jam sudah cukup sehingga masyarkat lebih mudah untuk berinteraksi dengan petugas,” ujar Kompol Ris saat ditemui di Mapolsek Genuk, Kamis (26/1/2023).

Alat transportasi darat ini nantinya akan digunakan oleh anggota Bhabinkamtibmas, piket fungsi dan Sabhara Polsek Genuk. Sedangkan Poldek Genuk juga membeli dua unit motor listrik lagi untuk memaksimalkan patroli dan melayani masyarakat.

Disisi lain, dirinya mengakui, meskipun di Kecamatan Genuk sering tergenang air banjir, motor listrik ini juga menjadi solusi karena bisa untuk melalui jalan yang banjir. “Kemarin waktu banjir, kami sudah pakai tapi ketinggian air kurang dari setengah ban motor,” paparnya.

Sementara itu, Hendra Priatna, Marketing dan Enginering PT Roda Pasifik Mandiri menjelaskan, penyaluran CSR ini dalam rangka mendukung upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Ia menambahkan, selain digunakan untuk patroli, pemberian kendaraan roda dua ini juga untuk mengenalkan produk ke masyarakat.

“Motor listrik ini kita harap dapat membantu kepolisian dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman. Selain itu, produk ini juga untuk mendukung program pemerintah dalam percepatan peralihan dari motor BBM ke Motor listrik,” terangnya

Ke depan, motor listrik ini diharapkan bisa menjadi motor patroli Polsek Genuk selain melengkapi kendaraan dinas yang sudah ada.

“Kami berharap, dengan meningkatkan patroli atau sambang wilayah, Polri dapat dekat dengan masyarakat. Dengan kedekatan itulah, kondisifitas lingkungan dapat terjaga dengan baik,” pungkas Kapolsek Genuk.

Sebagai informasi, PT Roda Pasifik Mandiri sendiri adalah pabrik pusat yang berada di Jalan Terboyo Industri III Blok 7, Kecamatan Genuk Kota Semarang. Dalam sebulan, pabrik tersebut bisa memproduksi sekira 1.250 unit motor listrik.

Kendaraan roda dua itu bisa dibandrol dengan harga kisaran Rp. 10-11 juta. Saat ini penjualan motor sudah menyebar dari Sumatera hingga Papua.

BACA JUGA :

pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengajak masyarakat aktif memeriksa data kesejahteraan dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), termasuk desil yang tercatat, di Jawa Tengah, Rabu (19/8/2026). Warga dapat menyanggah data yang tidak sesuai melalui laman kementerian agar penyaluran bantuan dan program pemberdayaan lebih tepat sasaran.
Warga Diminta Aktif Cek Data Desil dan Sanggah Data DTSEN
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan