URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

PPKM Darurat Berhasil Turunkan Kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Semarang

PPKM Darurat Berhasil Turunkan Kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Semarang

PPKM Darurat Berhasil Turunkan Kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Semarang

featured-img
Bupati Semarang Ngesti Nugraha menerima bantuan penanganan Covid-19 dari Bank Jateng Cabang Ungaran, Kamis (15/7/2021). (Foto/IST)

UNGARAN – Memasuki pekan kedua pemberlakukan PPKM Darurat di Kabupaten Semarang, angka kasus positif Covid-19 mulai menunjukkan ada penurunan. Kasus positif harian tertinggi tercatat pada tanggal 5 Juli 2021 sebanyak 514 kasus.

“Total kasus positif pada awal Juli kemarin mencapai 4.399. Sedangkan pada tanggal 14 Juli, kasus positif harian tercatat sebanyak 208 dengan total kasus aktif 3.201,” ungkap Bupati Semarang Ngesti Nugraha saat ditemui, Kamis (15/7/2021).

Disampaikan Ngesti, tren penurunan itu sekitar 27 persen berdasarkan data riil atau nyata di lapangan. Menurutnya, pencapaian itu cukup menggembirakan. Peran satgas Covid-19 dari tingkat Kabupaten, Kecamatan hingga Desa/Kelurahan termasuk Satgas Jogo Tonggo dan relawan serta semua pihak sangat mempengaruhi kondisi itu.

“Dengan ditambah dukungan dari TNI dan Polri, kami berharap kecenderungan penurunan kasus aktif itu akan terus terjadi. Warga juga kami imbau terus mematuhi protokol kesehatan terutama menggunakan masker dan menjauhi kerumunan,” tegasnya.

Di sisi lain, Ngesti mengaku mendapat banyak masukan terkait penerapan PPKM Darurat di lapangan. Diantaranya penutupan beberapa ruas jalan di dalam kota Ungaran, penyekatan kendaraan di beberapa titik jalan nasional, pemadaman lampu penerangan jalan nasional dan pembatasan jam operasional pasar tradisional.

“Kami terima kritik dan masukan itu sambil mengevaluasi. Kami minta warga untuk bisa memahami hal itu sebagai langkah nyata menekan penyebaran Covid-19. Penyekatan ruas jalan dimaksudkan untuk mengurangi mobilitas warga,” paparnya.

Ngesti memastikan TNI dan Polri terus meningkatkan intensitas kegiatan untuk menjamin keamanan dan ketertiban masyarakat selama PPKM darurat.
Tak hanya itu, Pemkab Semarang juga terus meningkatkan cakupan vaksinasi, menambah kapasitas tempat isolasi terpusat bagi para pasien Covid-19 bergejala ringan dan menambah jumlah tempat tidur di rumah sakit.

“Bantuan sembako juga diberikan kepada warga yang menjalani isolasi mandiri dari dana desa, kelurahan maupun APBD Kabupaten Semarang,” tandasnya. (win)

BACA JUGA :

Pemerintah Kabupaten Semarang meluncurkan Sekolah Tani Milenial 2026 untuk mendorong regenerasi petani di tengah menurunnya minat generasi muda terhadap sektor pertanian. Program yang diikuti 240 peserta itu digelar di Kecamatan Sumowono, Selasa (21/7/2026), dengan pembekalan budidaya, kewirausahaan, dan pemasaran digital guna mencetak petani modern yang mampu menjaga ketahanan pangan.
Tak Malu jadi Petani, Khoirul Mantap Ikut Pelatihan Sekolah Tani Milenial Usai Lulus Kuliah
Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menilai Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih berpotensi menjadi penggerak ekonomi masyarakat sekaligus bersaing dengan ritel modern. Pernyataan itu disampaikan usai meninjau Kopdes Merah Putih di Bergas Kidul dan Lodoyong, Selasa (21/7/2026), dengan syarat kelengkapan barang, dukungan fasilitas, dan kepastian regulasi pengelolaan koperasi terus diperkuat.
DPRD Kabupaten Semarang Nilai Kopdes Merah Putih Berpotensi Saingi Ritel Modern, Asal Pasokan Barang Lengkap
Legislatif Nilai Pengawasan Perizinan di Kabupaten Semarang Lemah, Pemkab Diminta Lebih Tegas
Legislatif Nilai Pengawasan Perizinan di Kabupaten Semarang Lemah, Pemkab Diminta Lebih Tegas
Kopdar dengan Media, Rutan Salatiga Bangun Sinergi, Tangkal Informasi Negatif
Kopdar dengan Media, Rutan Salatiga Bangun Sinergi, Tangkal Informasi Negatif
DPRD Kabupaten Semarang Desak Galian C Dipersempit, Nilai Kerusakan Lingkungan Tak Sebanding dengan Manfaat
DPRD Kabupaten Semarang Desak Galian C Dipersempit, Nilai Kerusakan Lingkungan Tak Sebanding dengan Manfaat
Keluhan Jalan Rusak Masih Mendominasi Aduan Warga Kabupaten Semarang, DPU Akui Keterbatasan Anggaran
Keluhan Jalan Rusak Masih Mendominasi Aduan Warga Kabupaten Semarang, DPU Akui Keterbatasan Anggaran

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Reformasi Transportasi Publik Saatnya Trans Jateng Hadir di Jekuti (Jepara – Kudus – Pati)
Reformasi Transportasi Publik: Saatnya Trans Jateng Hadir di Jekuti (Jepara – Kudus – Pati)
Forum Pelanggan Air Minum Nasional (FORPAMNAS) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) IV di Yogyakarta, Jumat (17/7/2026), yang diikuti sekitar 50 peserta dari berbagai provinsi. Forum ini membahas pembentukan badan regulator air minum, menyusun program kerja serta memilih kepengurusan periode 2026–2030 guna memperkuat perlindungan hak pelanggan, meningkatkan kualitas pelayanan Perumda Air Minum, dan mempererat kolaborasi dengan pemerintah serta para pemangku kepentingan.Munas IV FORPAMNAS di Yogyakarta mendorong pembentukan regulator air minum, memperkuat hak pelanggan, dan meningkatkan pelayanan Perumda Air Minum.
FORPAMNAS Dorong Pembentukan Badan Regulator Air Minum, Munas IV Resmi Digelar di Yogyakarta
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026