URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pria Asal Kabupaten Semarang Ditemukan Meninggal Dunia

Pria Asal Kabupaten Semarang Ditemukan Meninggal Dunia

Pria Asal Kabupaten Semarang Ditemukan Meninggal Dunia

featured-img

RASIKAFM – Seorang pria ditemukan meninggal dunia di kamar kos Kampung Sumenepan, Kelurahan Kauman, Semarang Tengah, Rabu (22/9/2021) sekira pukul 10.00 WIB. Korban bernama Adib (57) penjual pigura Pasar Johar warga Bonomerto, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang itu ditemukan meninggal dunia dengan kondisi setengah telanjang.

Terlihat juga telapak tangan sebelah kiri korban terluka akibat diduga digigit tikus. Punggung korban juga terluka, sama halnya dengan telapak tangan, luka itu diduga akibat gigitan tikus.

Saksi mata Yulaikah (45) menjelaskan, korban diketahui pertama kali setelah dirinya berinisiatif mendatangi kamar kos korban lantatan hari sudah siang korban tak kunjung datang ke Pasar Johar. Apalagi setiap waktu bekerja, mereka biasanya berangkat bersama untuk berjualan pigura.

“Pas mau berangkat, ketika sampai di kamar saya ketuk tak ada jawaban,” ujarnya.

Karena tak ada jawaban setelah lama mengetuk pintu, penghuni kos sebelah kamar korban keluar untuk ikut memastikan kondisi korban. Mereka lalu melihat melalui ventilasi kamat tersebut.

Tampak korban dalam keadaan tidur telentang tanpa mengenakan celana dengan posisi tubuh melintang di atas tempat kasur. Melihat kondisi tersebut, para saksi melaporkannya ke pemilik kos.

Selanjutnya melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian. Keterangan dari pihak keluarga korban, ternyata korban memiliki riwayat sakit diabetes.

Pihak keluarga meyakini korban meninggal lantaran sakit sehingga menolak untuk diautopsi. Tim Inafis Polrestabes Semarang juga telah melakukan olah tempat kejadian.

Hasilnya sejumlah luka yang ditemukan di tubuh korban meliputi tangan dan punggung akibat gigitan hewan berupa tikus. Mayat korban langsung dibawa ke kampung halaman korban untuk segera dimakamkan.

BACA JUGA :

pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo: Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved