URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pelaksana tugas atau Plt. Wali kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu segera resmi menyandang status Wali Kota Semarang menggantikan posisi Hendrar Prihadi yang kini menjabat Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Republik (LKPP RI).

Mbak Google

KABAR RASIKA

Profil Ita yang Akan Dilantik Sebagai Wali Kota Semarang

Profil Ita yang Akan Dilantik Sebagai Wali Kota Semarang

Profil Ita yang Akan Dilantik Sebagai Wali Kota Semarang

featured-img

RASIKAFM.COM|SEMARANG – Pelaksana tugas atau Plt. Wali kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu segera resmi menyandang status Wali Kota Semarang menggantikan posisi Hendrar Prihadi yang kini menjabat Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Republik (LKPP RI).

Rencananya, Senin (30/1) Mbak Ita, panggilan akrabnya akan dilantik oleh Gubernur Provinsi Jawa Tengah, Ganjar Pranowo di Gradika Bakti Praja, Kompleks Kantor Gubernuran, Jalan Pahlawan Semarang.[custom-related-posts title=”Kabar Terkait:” none_text=”None found” order_by=”title” order=”ASC”]

Dalam pelantikan Mbak Ita sebagai orang pertama di Kota Semarang tersebut akan dihadiri oleh Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarno Putri, Kepala LKPP RI Hendrar Prihadi, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan sejumlah pejabat serta tamu undangan lainnya. Usai pelantikan, Pemerintah Kota Semarang akan menggelar tasyakuran dengan mengundang masyarakat, tokoh agama dan juga tokoh masyarakat di halaman balaikota Semarang.

Jabatan Wali Kota Semarang yang akan segera diemban Mbak Ita memang pantas diselamatkan kepada perempuan yang sejak 2016 menjabat Wakil Wali Kota Semarang tersebut. Di kalangan partai pengusungnya, PDI Perjuangan, Mbak Ita merupakan politisi yang ulung.

Dia sangat piawai dalam melakukan lobi-lobi politik, sehingga mampu mengegolkan ide-ide cemerlang yang menjadi gagasannya. Tak ayal, PDI Perjuangan kala itu memasangkan dirinya bersama Hendrar Prihadi sebagai calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang dalam pilkada yang dua kali periode dimenanginya.

Bahkan, pada Pilkada terakhirnya, duet Hendi-Ita harus bertarung melawan kotak kosong lantaran tidak ada partai lain yang mengusung calonnya pada Pilkada Kota Semarang tahun 2020. Meski demikian, duet kader PDI P ini mampu menang telak atas kotak kosong. Hendi-Ita mampu meraih 716.693 suara dari total pemilih sebanyak 805.524 orang.

Bersama Hendi, Mbak Ita mampu mewujudkan pembangunan Ibu Kota Provinsi Jawa Tengah, baik berupa infrastruktur maupun non-infrastruktur. Wajah Kota Semarang terus dipercantik dengan pembuatan taman kota, pembenahan saluran air, gorong-gorong hingga program betonisasi yang membuat Kota Semarang semakin bersih dan rapi.

Selain bidang pembangunan, Mbak Ita merupakan figur pemimpin yang peduli terhadap kondisi ekonomi masyarakatnya. Pada saat menjabat Plt. Wali Kota Semarang, dia mengajak warganya untuk menanami lahan kosong dengan tanaman yang bernilai ekonomi, seperti sayur-sayuran dan buah-buahan.

Terakhir, Mbak Ita melontarkan gagasan program urban farming agar dimasukkan dalam kurikulum pendidikan di sekolah, mulai PAUD, TK, SD hingga SMP. Melalui urban farming, masyarakat diharapkan bisa memanfaatkan ruang terbuka menjadi lahan hijau yang mampu menghasilkan produk pertanian.
Bahkan, Mbak Ita menyebut urban farming dapat menjadi salah satu strategi untuk mengatasi krisis pangan secara global yang diprediksi akan terjadi pada 2023 ini.

Dalam pendidikan, Mbak Ita mampu melahap pendidikan formal secara mulus. Pendidikan sekolah dasar (SD) Citarum Semarang ditempuhnya selama enam 1972–1978, SMP Maria Mediatrix Semarang (1978–1981), dan SMA Negeri 1 Semarang (1981–1984).

Selepas lulus SMA N 1 Semarang, Ita melanjutkan kuliah program S1 Fakultas Pertanian Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta (1984–1989). Tak puas bergelar sarjana saja, Ita kemudian melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi, yakni sekolah S2 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro (2018–2019).

Selain pendidikan formal, Mbak Ita sejak remaja aktif terjun di berbagai organisasi. Sejumlah organisasi pernah diikutinya untuk menambah kemampuannya dalam mengelola organisasi dan berbaur dengan komunitas dan masyarakat secara luas.

Organisasi yang pernah diikuti Mbak Ita, yakni Corporate Secretary Badan Kerja sama Participating Interest Blok Cepu Badan Kerja Sama 4 BUMD (Bojonegoro, Blora, Jawa Timur dan Jawa Tengah) pada 2006–2009, Wakil Ketua BKS PI Blok Cepu (2009–2014), Ketua BKS PI Blok Cepu (2014–2016).

Kemudian, Kompartmen Migas Badan Kerjasama BUMD Seluruh Indonesia (2013–2016), Ketua Persatuan Insa Kolintang Indonesia Jawa Tengah (2015–sekarang), Ketua Badan Pengelola Kawasan Kota Lama Semarang (2016–2021) dan Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Semarang (2019–2021).

Sebelum terjun ke panggung politik, Mbak Ita menekuni karier di bidang lain. Beberapa jabatan penting pernah disandangnya untuk mematangkan kemampunan kinerjanya, seperti Funding Officer Bank Universal (1991–1993), Team Leader Funding Bank Universal (1993–1994), Customer Service Head and Team Leader Funding Bank Universal (1994–1996). Selanjutnya, Pimpinan Cabang Pembantu Bank Universal (1996–2000), Branch Relation Manager Bank Universal Area Semarang (2000–2002), Head of Public Sector Bank Permata (2002–2003), Direktur Utama PT Adita Farasjaya (2003–2005), Direktur Utama PT Sarana Patra Hulu Cepu (2006–2015), Wakil Wali Kota Semarang (2016–2021, 2021–2022), Plt Wali Kota Semarang (2022–sekarang).

Sementara untuk penghargaan, Mbak Ita pernah menerima Satyalancana Pembangunan Bidang Koperasi dan UKM. Penghargaan lain juga diterima Hevearita G Rahayu berupa Anugrah Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2019. Dengan segudang pengalaman yang dimilikinya, Mbak Ita siap membawa Kota Semarang Semakin Hebat sebagaimana tagline yang selalu didengung-dengungkan saat mendampingi Hendi sebagai pucuk pimpinan Kota Semarang.

Masyarakat Kota Semarang pun berharap Mbak Ita mampu melanjutkan dan menjalankan program pembangunan yang menjadi visi dan misinya sebagai Wali Kota Semarang untuk membuat warga kota ini semakin sejahtera.

BACA JUGA :

AIR BERSIH
Antisipasi Kekeringan di Sejumlah Wilayah, Pemkab Semarang Siapkan 150 Tangki Air Bersih
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendukung rencana pengembangan kawasan Rawa Pening di Kabupaten Semarang sebagai destinasi wisata air unggulan setelah muncul minat investasi dari PT Pandawa Sapto Dewi Pesisir, Kamis (25/6/2026). Pengembangan yang mencakup rumah makan apung, vila, dan wahana air itu akan dilakukan secara bertahap dengan tetap mengutamakan fungsi konservasi serta pengelolaan sumber daya air berkelanjutan.
Rawa Pening Dilirik Investor, Siap Jadi Destinasi Wisata Air Andalan Jawa Tengah
Lima mitra pengemudi ojek online dari Jawa Tengah dan DIY memenangkan sepeda motor Yamaha Lexi 155 dalam Program Berkah Ojek Online MyPertamina (BOOM) Periode 1 yang digelar PT Pertamina Patra Niaga. Para pemenang terpilih setelah rutin bertransaksi menggunakan aplikasi MyPertamina dan menukarkan poin menjadi voucher undian. Program apresiasi bagi pengguna Pertamax Series ini berlangsung hingga 31 Oktober 2026 dengan total hadiah 100 unit sepeda motor.
Rutin Pakai MyPertamina, Lima Driver Ojol di Jateng-DIY Bawa Pulang Yamaha Lexi
Pembangunan akses On/Off Ramp Pattimura di Kota Salatiga terus menunjukkan perkembangan dengan progres konstruksi mencapai 13,2 persen hingga Juni 2026. Proyek yang dikerjakan PT Trans Marga Jateng ini ditargetkan mulai beroperasi pada Januari 2027 untuk memperkuat konektivitas dengan Tol Semarang–Solo, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi, investasi, pendidikan, dan pariwisata di wilayah Salatiga dan sekitarnya.
Akses Tol Pattimura Salatiga Dikebut, Progres Sudah 13,2 Persen dan Ditarget Beroperasi Awal 2027
ASUS Andalkan AI Offline dan Ketahanan Standar Militer untuk Bidik Segmen Eksekutif
ASUS Andalkan AI Offline dan Ketahanan Standar Militer untuk Bidik Segmen Eksekutif
Produksi padi Jawa Tengah hingga Juli 2026 diproyeksikan mencapai 6,69 juta ton gabah kering giling (GKG) atau 63,43 persen dari target 10,5 juta ton. Gubernur Ahmad Luthfi menyampaikan capaian tersebut saat panen raya di Sukoharjo, Rabu (24/6/2026), sekaligus meminta seluruh daerah mengantisipasi potensi kemarau panjang melalui pipanisasi, pembangunan sumur, distribusi pompa air, dan penguatan sarana pertanian guna menjaga produktivitas serta ketahanan pangan.
Padi Jateng Tembus 6,69 Juta Ton, Ribuan Pompa Disiapkan untuk Sawah Saat Kemarau

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Menuju Era Baru Trans Semarang Hijau, Jalur Khusus, dan Berkeadilan
Menuju Era Baru Trans Semarang: Hijau, Jalur Khusus, dan Berkeadilan
Dieng Caldera Race 2026 yang berlangsung pada 19–21 Juni di kawasan Dieng, Jawa Tengah, menarik ribuan pelari dari berbagai daerah dan mancanegara. Kategori 25K menjadi favorit karena menghadirkan rute baru menuju puncak Gunung Sindoro yang lebih menantang. Peserta harus menghadapi elevasi ekstrem dan suhu dingin pegunungan, namun tetap disuguhi panorama alam khas Dieng yang memukau sepanjang lintasan.
Menembus Dingin 14 Derajat, Ribuan Pelari Serbu Dieng Caldera Race 2026