URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Polrestabes Semarang melakukan penanaman ribuan bibit pohon mangrove di pesisir pantai Tirang, Kecamatan Tugu, Kota Semarang pada Selasa (12/10/2021) pagi.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Program Mageri Segoro, Polrestabes Semarang Tanam Ribuan Bibit Mangrove Di Pantai Tirang Mijen

Program Mageri Segoro, Polrestabes Semarang Tanam Ribuan Bibit Mangrove Di Pantai Tirang Mijen

Program Mageri Segoro, Polrestabes Semarang Tanam Ribuan Bibit Mangrove Di Pantai Tirang Mijen

featured-img

Ia menyebut pihaknya akan menanam puluhan ribu bibit pohon mangrove sesuai arahaan dari Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi.

“Hari ini sebanyak 2000 pohon mangrove kita tanam dan nantinya secara bertahap akan kita tanam sebanyak 42500 pohon mangrove ditepi laut kota Semarang,” pungkasnya.

Dia menjelaskan, penanaman pohon mangrove sendiri mempunyai manfaat ekologis diantaranya sebagai filter laut, mencegah abrasi dan juga sebagai habitat atau tempat hidup, berlindung, berkembang biak binatang laut.

Sementara untuk manfaat ekonomis, hutan mangrove dapat menjadi obyek wisata dan juga kebutuhan hidup masyarakat sekitar.

Kedepan, Irwan menegaskan selain mageri segoro, Polrestabes Semarang akan berkoordinasi dengan pemerintah Kota Semarang juga akan melaksanakan program Mageri Kota.

“Rencananya setelah kegiatan mageri segoro ini, kita sudah berkoordinasi dengan Pemkot Semarang akan melanjutkan program Mageri Kota yakni sasarannya di tepian bantaran kali atau sungai di kota Semarang seperti di wilayah kaligawe,” ucapnya.

Penanaman pohon mangrove di tepian pantai tirang yang dilakukan oleh personel Polrestabes Semarang bersama instansi lintas sektoral lainnya yang dihadiri oleh Forkopimda Kota Semarang juga menggandeng mahasiswa serta para petani mangrove.

Salah satunya, Surori sebagai petani mangrove dari kelompok tani mangrove lestari di kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Tugu, Semarang. Dalam kesempatan tersebut Surori mengapresiasi program Polda Jateng Mageri Segoro.

“Sangat bagus sekali respon dari bapak Kapolda Jawa Tengah bentengi laut atau bentengi segoro, istilahnya sebelum habis kita tanami dulu, karena sangat banyak sekali manfaatnya apabila pohon mangrove sudah tumbuh bagus. Makanya kota Semarang harus mempunyai hutan mangrove,” paparnya.

Terpisah, Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi memerintahkan jajaran Polres untuk melaksanakan program Mageri Segoro ini dalam rangka menjaga ekosistem laut dan pemulihan ekonomi masyarakat di pesisir pantai.

“Kegiatan ini juga dimaksudkan untuk terkait wilayah pantai kita yang terkena abrasi, wilayah pantai kita dalam rangka meningkatkan ekosistem laut. Kita lakukan serentak di 16 Polres, setiap Polres 50ribu sampai 70ribu bibit pohon mangrove,” tutupnya.

Pages ( 2 of 2 ): « Sebelum1 2

BACA JUGA :

Ribuan warga dan wisatawan memadati Alun-alun Salatiga, Jumat (24/7/2026), untuk mengikuti Kenduri Rakyat dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-1276 Kota Salatiga. DPRD Kota Salatiga menyediakan 7.000 porsi makanan dan minuman gratis serta satu gunungan raksasa sebagai wujud rasa syukur dan kebersamaan. Antusiasme masyarakat membuat ratusan stan kuliner habis diserbu hanya dalam hitungan menit
Ribuan Warga Salatiga Berebut 7.000 Porsi Makanan Gratis dalam Acara Kenduri Rakyat HUT Salatiga
Rumah pasangan lansia Muhroji (73) dan Munarti (65) di Dusun Pledokan, Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, akhirnya mendapat sambungan listrik pada Kamis (23/7/2026) setelah sekitar 20 tahun hidup tanpa aliran listrik. Penyambungan dilakukan menyusul koordinasi Pemerintah Kabupaten Semarang, Pemerintah Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, dan PLN, sehingga keluarga tersebut kini dapat menikmati penerangan listrik untuk kebutuhan sehari-hari dan mendukung proses belajar anak mereka.
Rumah Muhroji Sudah Terang Benderang, Buku Pelajaran Sang Anak Tak Lagi 'Belepotan' Minyak Goreng
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.54
Kejati Jateng dan Kejari Salatiga Lelang Barang Rampasan, Awan Prastyo Imbau Masyarakat Waspadai Penipuan
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah dan Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok menggelar pertemuan strategis di Semarang untuk memperkuat kerja sama pendidikan, kebudayaan, dan hubungan persahabatan Indonesia–Tiongkok. Pertemuan yang dihadiri Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Gus Rozin beserta sejumlah pimpinan perguruan tinggi membahas penyediaan pengajar Bahasa Mandarin, peluang beasiswa, kemudahan visa, serta pengembangan jejaring akademik sebagai upaya meningkatkan kolaborasi antar kedua negara.
PWNU Jawa Tengah Perkuat Kerja Sama Strategis dengan Konsulat Jenderal Tiongkok, Fokus pada Pendidikan, Beasiswa, dan Hubungan Bilateral
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga
Sebanyak 1.759 anak PAUD dan TK se-Kota Salatiga memecahkan Rekor LEPRID melalui pertunjukan drama dan medley lagu dolanan anak dalam peringatan Hari Anak Nasional di Salatiga. Rekor tersebut diraih karena menjadi penampilan medley lagu dolanan anak dengan peserta PAUD/TK terbanyak. Selain itu, peserta membentuk formasi angka 1276 sebagai simbol Hari Jadi Kota Salatiga, dilanjutkan penanaman pohon tabebuya dan penyerahan bibit anggrek sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.
Hari Anak, Ribuan Anak PAUD Tampilkan Drama dan Medley Lagu Dolanan, Catatkan Rekor LEPRID

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga
Desa Nyatnyono, yang terletak di lereng puncak Suroloyo di Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, dikenal sebagai destinasi wisata religi yang menarik. Di sini, terdapat makam waliyullah Hasan Munadi dan putranya, Hasan Dipuro, yang menjadi pusat perhatian masyarakat sebagai leluhur dan penyebar agama Islam. Selain makam, desa ini juga memiliki peninggalan sejarah berupa Masjid Subulussalam dan Sendang Kalimah Toyyibah yang dihormati oleh warga setempat.
Melihat Sejarah Sendang Kalimah Toyyibah Nyatnyono, Mata Air Keramat Peninggalan Waliyullah Hasan Munadi