URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Akses jalan di Pertigaan Rengas, Bawen, Kabupaten Semarang, ditutup total mulai 24 Januari 2026 oleh Polres Semarang untuk proyek pengecoran jalur Exit Tol Jogja–Bawen. Penutupan berlangsung 12 hari karena pekerjaan konstruksi, dengan rekayasa lalu lintas dan pengalihan arus melalui kawasan Pasar Pon serta rute alternatif guna mencegah kemacetan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Proyek Tol Jogja-Bawen: Simpang Rengas Ditutup 12 Hari, Lalin Dialihkan via Pasar Hewan Ambarawa

Proyek Tol Jogja-Bawen: Simpang Rengas Ditutup 12 Hari, Lalin Dialihkan via Pasar Hewan Ambarawa

Proyek Tol Jogja-Bawen: Simpang Rengas Ditutup 12 Hari, Lalin Dialihkan via Pasar Hewan Ambarawa

Papan petunjuk pengalihan arus lalu lintas dipasang di Exit Tol Jogja-Bawen, seiring proses pengecoran jalan di Simpang Rengas, Bawen, Senin (26/1/2026). Foto: win
Papan petunjuk pengalihan arus lalu lintas dipasang di Exit Tol Jogja-Bawen, seiring proses pengecoran jalan di Simpang Rengas, Bawen, Senin (26/1/2026). Foto: win
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Akses jalan di kawasan Pertigaan Rengas, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang resmi ditutup total mulai Sabtu (24/1/2026). Penutupan ini dilakukan seiring dimulainya proyek pengecoran jalan sepanjang 200 meter yang menjadi bagian dari persiapan jalur Exit Tol Jogja-Bawen.

​Kapolres Semarang, AKBP Ratna Quratul Ainy, menjelaskan bahwa pekerjaan fisik ini direncanakan berlangsung selama 12 hari, yakni hingga 2 Februari 2026 mendatang.

​”Saat ini sedang dilakukan pengecoran di Exit Tol Ambarawa sepanjang 200 meter, tepatnya di kawasan Pertigaan Rengas. Ini adalah persiapan untuk jalur Tol antara Bawen-Jogja,” ujarnya ketika dikonfirmasi di Ungaran, Senin (26/1/2026).

​Untuk mengantisipasi kepadatan, Polres Semarang memberlakukan rekayasa lalu lintas dengan mengalihkan kendaraan ke area dalam kawasan Pasar Hewan Ambarawa (Pasar Pon).

​”Pengguna jalan dari arah Ambarawa maupun Bawen yang melintas di sekitar Pasar Pon akan kita alihkan ke Jalan Kartini, jadi melingkar ke dalam. Untuk jalan yang saat ini sedang dilakukan pengecoran kami tutup total,” tegasnya.

​Meski jalur utama ditutup, Kapolres memastikan aktivitas ekonomi di pasar tetap berjalan normal. “Kegiatan di Pasar Pon tidak terpengaruh. Dalam rentang waktu pengecoran ini ada tiga kali pasaran Pon, mereka bisa beraktivitas seperti biasa. Alhamdulillah hari ini tidak ada masalah, tidak ada kemacetan,” imbuhnya.

​Disinggung mengenai kesiapan jalur tersebut untuk arus mudik Lebaran 2026, pihak kepolisian menyatakan masih harus menunggu kajian teknis mengenai kelayakan jalan.

​”Kami sangat bergantung pada kelayakan. Sebelum nanti difungsionalkan, mungkin masih ada beberapa kajian dan itu (keputusan) bukan kewenangan kami. Kami sebatas memberi masukan dan saran,” jelasnya.

​Ia menekankan bahwa faktor keselamatan menjadi pertimbangan utama sebelum memberikan rekomendasi jalur fungsional.

“Pastinya kami akan memberi masukan apakah ada kendala dan masalah, karena itu menjadi salah satu pertimbangan juga, termasuk yang paling utama adalah faktor keselamatan,” sambungnya. ​

Sementara itu, Kanit Kamsel Satlantas Polres Semarang, IPDA Aprilia Ika, merinci bahwa proses pengerjaan berupa pengecoran badan jalan baik sebelah kanan dan kiri menjadi lebih tinggi. Teknis pengalihan arus telah diatur sedemikian rupa agar tidak membingungkan pengendara.

​”Bagi pengendara dari arah Bawen atau Ambarawa menuju Jalan Kartini, kami arahkan ke pertigaan pintu masuk Pasar Pon menuju pertigaan keluar pasar,” ungkapnya.

​Bagi masyarakat yang datang dari arah Semarang dan hendak menuju Ambarawa, petugas menyarankan rute alternatif lain. “Kami sarankan melewati Pertigaan Taman Bawen untuk menghindari penumpukan di titik pengerjaan,” tutupnya. (win)

BACA JUGA :

Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Bupati Semarang Ngesti Nugraha melantik 118 pejabat struktural dan 17 pejabat fungsional di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Ungaran, Kamis (30/7/2026). Pelantikan dilakukan untuk mengisi jabatan yang masih kosong, menyegarkan organisasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Bupati menegaskan seluruh proses mutasi dan promosi dilaksanakan secara profesional tanpa praktik jual beli jabatan.
Lantik 118 Pejabat, Bupati Semarang Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan
Stand Gebyar Lelang Serentak Barang Rampasan dan Barang Sitaan Negara milik Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti (PAPBB) Kejaksaan Negeri Salatiga dipadati warga di Joglo 3 Kantor Kejari Salatiga, Rabu (29/7/2026), menjelang pelaksanaan lelang pada 11–14 Agustus 2026. Masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai tata cara mengikuti lelang melalui portal resmi sekaligus memperoleh informasi aset yang akan dilelang secara legal.
Sosialisasi Gebyar Lelang Barang Rampasan, Stand PAPBB Kejari Salatiga jadi Idola Calon Peserta Lelang
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Pilkades Serentak 142 Desa di Kabupaten Semarang Masih Menunggu Lampu Hijau Kemendagri, Rp12,6 Miliar Sudah Disiapkan
Pilkades Serentak 142 Desa di Kabupaten Semarang Masih Menunggu Lampu Hijau Kemendagri, Rp12,6 Miliar Sudah Disiapkan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Kota Salatiga resmi melakukan soft launching parkir elektronik di Jalan Monginsidi, Senin (27/7/2026), sebagai langkah mempercepat transformasi digital layanan publik. Program hasil kolaborasi dengan Bank Jateng ini menghadirkan sistem pembayaran retribusi parkir non-tunai untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, efisiensi, dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Uji coba dimulai di dua ruas jalan sebelum diperluas ke 20 titik pada Oktober 2026 dan ditargetkan menjangkau sekitar 120 titik parkir pada awal 2027.
Berharap PAD Naik, Pemkot Salatiga Luncurkan Uji Coba Parkir Elektronik
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga