KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

PSSI Jateng Nilai Stadion Jatidiri Semarang Belum Layak Gelar Kompetisi Resmi

PSSI Jateng Nilai Stadion Jatidiri Semarang Belum Layak Gelar Kompetisi Resmi

PSSI Jateng Nilai Stadion Jatidiri Semarang Belum Layak Gelar Kompetisi Resmi

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo (mengenakan helm bersepeda) saat mendampingi sejumlah pengurus Asprov PSSI Jawa Tengah meninjau berbagai fasilitas Stadion Jatidiri, Semarang, Jumat (8/1).

RASIKAFM – Asosiasi Provinsi Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Jawa Tengah menilai Stadion Jatidiri, Kota Semarang, yang saat ini proses pembangunannya telah mencapai 80 persen, belum layak untuk menggelar kompetisi-kompetisi resmi.

Ketua Asprov PSSI Jateng Edi Sayudi mengatakan, meski baru selesai dibangun 80 persen, tapi secara keseluruhan baik stadion, kondisi rumput yang ada, stadion Jatidiri bisa digunakan untuk latihan, termasuk atletik. Namun jika untuk kompetisi resmi, ini belum layak karena masih ada banyak hal yang perlu diperbaiki.

Selain pembangunan belum selesai 100 persen, untuk menggunakan stadion sebagai arena pertandingan resmi harus memiliki syarat-syarat tertentu, di antaranya ada verifikasi dari instansi terkait. Stadion Jatidiri diharapkan bertaraf internasional sehingga jika digunakan untuk event resmi harus ada verifikasi dari PSSI Pusat atau FIFA dan lainnya.

Edi mengungkapkan sudah melaporkan hasil pengecekan langsung Stadion Jatidri itu kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, serta Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Jateng Sinoeng Rachmadi.

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengusulkan alokasi 300 liter air per detik dari Bendungan Jragung untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Kabupaten Semarang. Air tersebut diharapkan mendukung kebutuhan air bersih, industri, pertanian, dan pariwisata, terutama di Pringapus, Bergas, dan Ungaran Timur. Pemkab juga mendorong pengembangan wisata dengan memprioritaskan Desa Candirejo.
Bendungan Jragung Mulai Diisi, Bupati Semarang Dorong Pemanfaatan untuk Sektor Intanpari
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Tim sepak bola Popda Kota Salatiga berhasil menjadi juara Popda Jawa Tengah 2026 setelah mengalahkan Kabupaten Wonogiri 1-0 pada partai final. Sebelumnya, Salatiga menyingkirkan Kota Semarang melalui adu penalti 5-3 di semifinal. Gelar ini diraih berkat konsistensi, kekompakan, dan mental bertanding para pemain muda sepanjang kompetisi.
Skuad Muda Juara, Perjuangan Tim Sepak Bola Salatiga di ajang Popda Jateng Berbuah Manis
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama