KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Puluhan Bonek yang Terlibat Gesekan dengan Warga di Kaligawe Dipulangkan

Puluhan Bonek yang Terlibat Gesekan dengan Warga di Kaligawe Dipulangkan

Puluhan Bonek yang Terlibat Gesekan dengan Warga di Kaligawe Dipulangkan

RASIKAFM.COM | SEMARANG – Puluhan suporter Persebaya, Bonek yang terlibat gesekan dengan warga di Jalan Raya Kaligawe Raya atau sebelum flyover Tol Kaligawe perbatasan antara Kecamatan Gayamsari dengan Genuk pada Rabu (8/2/2023) siang dipulangkan.

Kapolsek Gayamsari, Kompol Hengky Prasetyo mengatakan, ada 25 suporter yang terlibat pertikaian dengan warga. Puluhan suporter ini dipulangkan dengan diangkut menggunakan truk Pengendali Massa (Dalmas) dari Polrestabes Semarang.

Kabar Terkait: 

“Ada kontak (gesekan) dengan warga kemudian kita amankan, kita angkut dengan truk untuk dipulangkan,” ujar Hengky di lokasi.

Ia menerangkan, proses pemulangan suporter sepak bola ini dilakukan menggunakan cara estafet. Nantinya, setiap Polres jajaran Polda Jateng akan mengantarkan puluhan suporter ini ke setiap perbatasan wilayah di Jateng sampai menuju ke Surabaya.

“Kita bawa ke perbatasan kemudian nanti di perbatasan akan dikirim lagi ke perbatasan sampai ke tujuan asal suporter ini,” terangnya.

Disisi lain, Hengky menjelaskan, suporter Bonek ini datang ke Kota Semarang untuk mendukung Persebaya bertanding melawan PSIS di Stadion Jatidiri. Namun karena informasi penundaan pertandingan ini belum banyak diketahui, kemudian suporter Bonek berangkat ke Semarang.

“Pertandingan PSIS melawan Persebaya ditunda dan sudah diumumkan. Tapi suporter Bonek ini masih banyak yang meluncur ke Semarang,” paparnya.

Saat ini, pihaknya tengah siaga di wilayahnya untuk mengawal kepulangan dan mengantisipasi adanya gesekan antar suporter Bonek dengan warga. Hal itu karena kemungkinan suporter Bonek yang masih ada di Kota Semarang.

“25 suporter sepertinya belum semua. Ini kita standby anggota dari Koramil, Polsek dan Polrestabes Semarang untuk antisipasi ada lagi suporter kita langsung ambil tindakan untuk diamankan dan dipulangkan dan dikawal,” imbuhnya.

Sebelumnya, terjadi gesekan antara puluhan suporter Bonek dengan warga. Akibat kejadian ini, satu orang mengalami luka. Korban yang bernama Ari Setiawan ini sudah mendapatkan perawatan medis sementara dari petugas kepolisian.

“Tadi saya lagi duduk-duduk, minum (mabuk), terus saya pas menghampiri teman saya malah dikeroyok sama orang Bonex,” paparnya di lokasi kejadian.

Kabar Terkini

POPULER

Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang, Sabtu (12/9/2026), menampilkan keragaman budaya sekaligus semangat toleransi masyarakat. Wali Kota Semarang Agustina mengapresiasi keterlibatan masyarakat lintas agama dalam kegiatan tersebut. Lebih dari 1.000 peserta dari 38 kontingen mengikuti pawai sepanjang sekitar 2,5 kilometer dari Balai Kota menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah.
Mandra "Sidoel" ikut Pawai Pembukaan MTQ di Semarang