[adinserter name="Block 5"]
[adinserter name="Block 4"]

KABAR RASIKA

Puluhan Botol Miras Dan Bubuk Mesiu Kembali diamankan Polres Salatiga

Puluhan Botol Miras Dan Bubuk Mesiu Kembali diamankan Polres Salatiga

Puluhan Botol Miras Dan Bubuk Mesiu Kembali diamankan Polres Salatiga

Petugas saat mengamankan miras disalah satu warung dikota Salatiga, Selasa (28/3/2023 ) malam.

RASIKAFM.COM | SALATIGA - Dalam rangka mewujudkan harkamtibmas yang aman dan kondusif khususnya selama Bulan Ramadhan 1444 H Tahun 2023, setiap malam Jajaran Polres Salatiga intensif melaksanakan Kegiatan Rutin Kepolisian Yang Ditingkatkan (KRYD), dengan pelaksanaan patroli kewilayahan di lokasi rawan kejahatan/kriminalitas atau lokasi rawan pelanggaran hukum.

Patroli KYRD yang dilaksanakan Satuan Samapta Polres Salatiga dan Polsek Jajaran Polres Salatiga pada Selasa Malam 28/03/2023 berhasil mengamankan puluhan botol miras dan puluhan bungkus bubuk mesiu (Obat Mercon) dengan berat masing-masing satu ons.

Kasi Humas Polres Salatiga, IPTU Henri Widyoriani, S.H. menyampaikan bahwa KRYD dilakukan oleh jajaran Polres Salatiga dalam rangka cipta kondisi.

“Agar selama Bulan Ramadan situasi harkamtibmas aman dan kondusif, meminimalisir potensi gangguan kamtibmas dengan memutus mata rantai awal seperti miras maupun bubuk mesiu, hal ini dikandung maksud agar masyarakat yang menjalankan ibadah puasa maupun ibadah lainnya dapat melaksanakannya dengan tenang dan khusyuk,” jelas Henri Widyoriani.

Menurut Henri, KRYD akan digelar setiap hari, warung maupun cafe yang disinyalir menjual miras akan di razia, langkah ini guna menjaga kondisi kondusif selama Ramadhan sampai Hari Raya Idul Fitri 1444 H Tahun 2023.

Kabag Ops. Polres Kompol Zazid saat memberikan keterangan pers

BACA JUGA :

Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga
Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga?
Sebanyak 31 sapi di Kota Salatiga terkonfirmasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) sepanjang Januari hingga 4 September 2026. Dispangtan Salatiga menyebut lalu lintas sapi dari luar daerah menjadi faktor utama penyebaran penyakit. Dari jumlah tersebut, 30 sapi telah sembuh dan satu dipotong paksa, sementara saat ini tidak ada kasus aktif.
31 Sapi di Salatiga Terjangkit PMK, Dinas Pantau Lalu Lintas Ternak
BALAP-LIAR
Balap Liar dan Knalpot Brong Makin Meresahkan, Satlantas Polres Salatiga amankan 75 Motor
Tim sepak bola Popda Kota Salatiga berhasil menjadi juara Popda Jawa Tengah 2026 setelah mengalahkan Kabupaten Wonogiri 1-0 pada partai final. Sebelumnya, Salatiga menyingkirkan Kota Semarang melalui adu penalti 5-3 di semifinal. Gelar ini diraih berkat konsistensi, kekompakan, dan mental bertanding para pemain muda sepanjang kompetisi.
Skuad Muda Juara, Perjuangan Tim Sepak Bola Salatiga di ajang Popda Jateng Berbuah Manis
Ikuti Popda Pelajar, Tim Sepak Bola Salatiga Tampil Meyakinkan, Pastikan Lolos 8 Besar
Ikuti Popda Pelajar, Tim Sepak Bola Salatiga Tampil Meyakinkan, Pastikan Lolos 8 Besar
Warung Makan Podomoro milik Mbah Rukiyem di Jalan Jenderal Sudirman, Salatiga, Jawa Tengah, semakin ramai setelah dikunjungi Anang Hermansyah dan Ashanty. Konten kuliner pasangan selebritas itu membuat tumpang koyor legendaris yang dijual sejak 1969 tersebut diburu pembeli dari berbagai daerah hingga penjualan koyor meningkat dari 7 menjadi 22 kilogram per hari.
Usai Viral dikunjungi Anang-Ashanty Tumpang Koyor Legendaris Podomoro Salatiga Diburu Pembeli

KNOWLEDGE

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Warga Dusun Kropoh, Desa Duren, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan terkubur di kebun pada Kamis (3/9/2026) sore. Bayi ditemukan Gendro Susanto saat mencari rumput setelah melihat gundukan tanah baru. Polisi kemudian mengamankan lokasi dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi serta pihak yang bertanggung jawab.
Curiga Gundukan Tanah Baru, Warga Bandungan Temukan Bayi Terkubur dan Terbungkus Daster
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved

Lebar: px

Tinggi: px