Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u503210056/domains/rasikafm.com/public_html/wp-content/plugins/elementor-pro/modules/dynamic-tags/tags/post-featured-image.php on line 39

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u503210056/domains/rasikafm.com/public_html/wp-content/plugins/elementor-pro/modules/dynamic-tags/tags/post-featured-image.php on line 39

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u503210056/domains/rasikafm.com/public_html/wp-content/plugins/elementor-pro/modules/dynamic-tags/tags/post-featured-image.php on line 39

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u503210056/domains/rasikafm.com/public_html/wp-content/plugins/elementor-pro/modules/dynamic-tags/tags/post-featured-image.php on line 39

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u503210056/domains/rasikafm.com/public_html/wp-content/plugins/elementor-pro/modules/dynamic-tags/tags/post-featured-image.php on line 39

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u503210056/domains/rasikafm.com/public_html/wp-content/plugins/elementor-pro/modules/dynamic-tags/tags/post-featured-image.php on line 39

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u503210056/domains/rasikafm.com/public_html/wp-content/plugins/elementor-pro/modules/dynamic-tags/tags/post-featured-image.php on line 39

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u503210056/domains/rasikafm.com/public_html/wp-content/plugins/elementor-pro/modules/dynamic-tags/tags/post-featured-image.php on line 39
Pura-Pura Tutup Saat PPKM Darurat, Tiga Toko Ini Disegel Satpol PP Semarang ???? Kabar Rasika

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u503210056/domains/rasikafm.com/public_html/wp-content/plugins/elementor-pro/modules/dynamic-tags/tags/post-featured-image.php on line 39

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Pura-Pura Tutup Saat PPKM Darurat, Tiga Toko Ini Disegel Satpol PP Semarang

Pura-Pura Tutup Saat PPKM Darurat, Tiga Toko Ini Disegel Satpol PP Semarang

Pura-Pura Tutup Saat PPKM Darurat, Tiga Toko Ini Disegel Satpol PP Semarang


Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u503210056/domains/rasikafm.com/public_html/wp-content/plugins/elementor-pro/modules/dynamic-tags/tags/post-featured-image.php on line 39

Capt foto: Petugas Satpol PP Semarang saat menyegel toko yang melanggar PPKM Darurat dengan menempelkan stiker, Senin (5/7/2021).

RASIKAFM – Satpol PP Kota Semarang bersama TNI-Polri dan Dinas Pemadam Kebakaran melakukan operasi Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat, Senin (5/7/2021).

Dalam operasi tersebut tiga Toko yang terletak di Jalan Pemuda, Kecamatan Semarang Tengah disegel Satpol PP Semarang.

Tiga toko tersebut yakni Toko Alat jahit dan aksesoris “Paris”, Toko Aksesoris “Ratu Paksi” dan Garden Textile Shop disegel lantaran nekat beroperasi saat PPKM Darurat.

Dalam pantauan, usaha tersebut beroperasi dengan berpura-pura menutup tokonya. Saat dilokasi, petugas melihat lampu tempat tersebut menyala kemudian setelah dicek juga terdapat beberapa pembeli didalamnya.

Kepala Satpol PP Kota Semarang, Fajar Purwoto mengatakan, tiga tempat tersebut masuk kategori bidang non essential yang dilarang beroperasi selama PPKM Darurat.

“Ini yang kita segel adalah yang non essential. Kalau jualan sembako ya silahkan,” kata Fajar usai kegiatan.

Fajar menjelaskan tempat tersebut dalam pantauanya menimbulkan kerumunan. Akan tetapi saat Satpol PP datang, toko tersebut tiba-tiba ditutup agar terhindar dari sanksi atau penyegelan.

“Ini kita lihat selalu menimbulkan kerumunan lalu pas dateng tutup sementara. Saya sampaikan jika ada tempat kerumunan pasti saya segel, silahkan buka jika PPKM Darurat sudah selesai,” bebernya.

Untuk itu, Fajar meminta kepada pelaku usaha untuk menaati peraturan yang ada. Mengingat angka penyebaran virus Covid-19 di Semarang khususnya di Semarang Tengah mengalami kenaikan.

Sementara itu, Kapolsek Semarang Tengah Kompol Gali Atmajaya mengungkapkan pihaknya juga sudah melakukan penindakan dengan menempelkan stiker yang berisi peraturan tentang PPKM Darurat dari Pemerintah.

Untuk itu, lanjut Gali, tak ada lagi alasan bagi masyarakat untuk tidak mengetahui aturan-aturan tersebut dan masyarakat harus taat agar penularan Covid-19 tidak semakin meluas.

“Kita turun langsung dengan menempelkan lembaran-lembaran peraturan Walikota. Sehingga tak ada alasan bagi masyarakat untuk tidak taat terhadap peraturan Walikota nomor 41 tahun 2021 dimana toko yang tidak menjual kebutuhan pokok dilarang buka,” imbuhnya.

Dalam pantauan, beberapa warung di wilayah Semarang Tengah juga mendapatkan penindakan dengan cara disempror oleh mobil pemadam kebakaran. Hal itu dilakukan karena warung tersebut melayani pembeli untuk makan ditempat.

BACA JUGA :

Pemkab Semarang tidak akan melakukan riset mandiri terkait rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran karena kewenangan berada di pemerintah pusat sebagai proyek strategis nasional. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyatakan Pemkab berperan sebagai fasilitator dan mendorong konsultasi publik agar kementerian, pemerintah daerah, stakeholder, serta masyarakat mendapat informasi terbuka mengenai potensi dan dampak proyek.
Pemkab Semarang Tegaskan Tak Akan Lakukan Riset Mandiri Geothermal Gunung Ungaran
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
Sebanyak 8.100 porsi Ayam Kecap Rempah Nusantara dimasak serentak di sembilan kota Indonesia pada Minggu (6/9/2026), termasuk 750 porsi di Semarang. Kegiatan Bright Gas bersama pelanggan dan komunitas tersebut digelar untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional sekaligus membidik pencatatan Rekor MURI.
Bukan Masak Biasa! 8.100 Porsi Ayam Kecap Diburu Jadi Rekor MURI, Semarang Sumbang 750 Porsi
Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut keputusan tersebut diambil untuk menjaga kondusivitas masyarakat di tengah kekhawatiran yang berkembang. Pemkab juga meminta PT Geo Dipa Energi meningkatkan komunikasi dan sosialisasi terkait kegiatan geothermal di Banyubiru.
Rencana Geothermal Gunung Ungaran Ditunda, Bupati Semarang Minta PLN Setop Kegiatan
Sebanyak 756 pekerja PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terkena PHK akibat efisiensi perusahaan pada 2026. Disnaker Kabupaten Semarang menyebut keputusan tersebut telah disepakati melalui perjanjian bersama, sementara pembayaran pesangon rata-rata Rp30 juta per pekerja dilakukan bertahap selama 10 bulan karena tekanan industri perkayuan.
756 Pekerja di Kabupaten Semarang Kena PHK, Disnaker Kawal Pembayaran Pesangon
Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Semar Gugat menggelar aksi tanda tangan massal menolak rencana pengeboran geothermal Gunung Ungaran di Basecamp Kendalisodo, Desa Samban, Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (2/9/2026). Mereka meminta rencana tersebut dikaji serius karena khawatir aktivitas pengeboran berdampak terhadap lingkungan dan sumber air masyarakat.
Gelombang Penolakan Pengeboran Gunung Ungaran Mulai Muncul, Sejumlah Komunitas Galang Tanda Tangan Massal

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Warga Dusun Kropoh, Desa Duren, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan terkubur di kebun pada Kamis (3/9/2026) sore. Bayi ditemukan Gendro Susanto saat mencari rumput setelah melihat gundukan tanah baru. Polisi kemudian mengamankan lokasi dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi serta pihak yang bertanggung jawab.
Curiga Gundukan Tanah Baru, Warga Bandungan Temukan Bayi Terkubur dan Terbungkus Daster
Tim Penilai Blackspot Therapy Polda Jawa Tengah melakukan survei dan penilaian Jalur Penyelamat di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, Selasa (1/9/2026), untuk memetakan potensi kerawanan kecelakaan. Tim memeriksa kondisi jalan, rambu, marka, fasilitas keselamatan, dan lingkungan sekitar sebagai dasar penyusunan rekomendasi penanganan.
Tim Polda Jateng Cek Jalur Penyelamat JLS Salatiga, Amati Situasi Lalin Penyebab Laka

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved

Lebar: px

Tinggi: px

                 

Warning: Undefined variable $output in /home/u503210056/domains/rasikafm.com/public_html/wp-content/plugins/pekok/pekok.php on line 157