Ungaran – Pemerintah Daerah Kabupaten Semarang berkomitmen untuk terus mendukung pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Hal ini dibuktikan dengan upaya Pemerintah Daerah Kabupaten Semarang dalam mempertahankan capaian kepesertaan Universal Health Coverage (UHC).
Sri Rahayu, Ketua Tim Kerja Pelayanan dan Jaminan KesehatanDinas Kesehatan mewakili Kepala Dinas Kesehatan menyampaikan bahwa salah satu fokus utama Pemerintah Daerah Kabupaten Semarang pada tahun 2026 yaitu memberikan jaminan kesehatan kepada masyarakat melalui Program JKN yang didaftarkan oleh Pemda sebagai Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) Pemda.
“Pemerintah Kabupaten Semarang sangat berupaya mempertahankan capaian UHC, salah satunya yaitu dengan menganggarkan dari anggaran APBD secara khusus untuk membiayai jaminan kesehatan masyarakat melalui Program JKN. Hal ini merupakan salah satu keseriusan Pemerintah Daerah Kabupaten Semarang dan menjadi salah satu fokus utama untuk mewujudkan jaminan kesehatan semesta,” tutur Sri Rahayu.
Menurut Sri Rahayu, banyak sekali masyarakat yang sudah sangat terbantu dengan capaian UHC prioritas yang dalam tiga tahun ini diraih oleh Pemerintah Kabupaten Semarang. Dirinya juga menyampaikan dengan capaian UHC yang telah diraih oleh Pemerintah Kabupaten Semarang diharapkan dapat mendorong fasilitas kesehatan yang telah menjadi mitra BPJS Kesehatan untuk meningkatkan mutu layanan kesehatan kepada seluruh masyarakat yang berobat.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Ungaran, Subkhan memberikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Semarang atas dukungan yang telah diberikan kepada BPJS Kesehatan dalam penyelenggaraan Program JKN di wilayah Kabupaten Semarang. Menuruntnya komitmen yang ditunjukkan oleh Pemerintah Kabupaten Semarang dalam mempertahankan capaian UHC adalah hal yang patut diberikan apresiasi.
“Peran Pemerintah Daerah dalam mendukung keberlangsungan Program JKN adalah merupakan kunci utama dalam mencapai UHC. Capaian ini adalah bukti kepeduliaan pemerintah dalam memberikan jaminan kesehatan bagi warganya. Sebagai penyelenggaran dari Program JKN kami sangat memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Daerah yang peduli dengan memberikan hak jaminan kesehatan kepada warganya. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Semarang atas dukungan yang telah diberikan terhadap keberlangsungan Program JKN,” ujar Subkhan.
Capaian kepesertaan di wilayah Kabupaten Semarang pada semester dua tahun 2025 telah mencapai 98,70% dari total penduduk di Kabupaten Semarang dengan tingkat keaktifan peserta Program JKN sebesar 80,13%. Subkhan berharap tingkat keaktifan kepesertaan di wilayah Kabupaten Semarang dapat meningkat pada tahun 2026.
“Sebagai upaya untuk meningkatkan keaktifan kepesertaan Program JKN di wilayah Kabupaten Semarang kami akan memberikan sosialisasi dan edukasi secara massif kepada PBPU mandiri yang masih memiliki tunggakan untuk rutin membayarkan iuran setiap bulannya. Hal ini sebagai Langkah antisipasi apabila dalam keadaan darurat kepesertaan Program JKN dapan digunakan tanpa adanya hambatan” tutur Subkan. (am)