URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Rumah Sakit Ken Saras mendaftarkan 150 warga sekitar sebagai peserta aktif JKN melalui program CSR. Program ini dijalankan RS Ken Saras bersama BPJS Kesehatan di Kabupaten Semarang, Jumat (19/12/2025), untuk memperluas akses layanan kesehatan, mendukung keaktifan JKN, serta menjaga capaian Universal Health Coverage.

Mbak Google

KABAR RASIKA

RS Ken Saras Daftarkan 150 Warga Sekitar sebagai Peserta Aktif JKN melalui Program CSR

RS Ken Saras Daftarkan 150 Warga Sekitar sebagai Peserta Aktif JKN melalui Program CSR

RS Ken Saras Daftarkan 150 Warga Sekitar sebagai Peserta Aktif JKN melalui Program CSR

Foto: Dokumen
Foto: Dokumen
featured-img

Kabupaten Semarang – Sebagai wujud tanggung jawab sosial dalam meningkatkan akses layanan kesehatan masyarakat, Rumah Sakit Ken Saras mendaftarkan sebanyak 150 warga di sekitar wilayah rumah sakit sebagai peserta aktif Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui mekanisme Corporate Social Responsibility (CSR). Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara RS Ken Saras dan BPJS Kesehatan yang dilaksanakan pada Jumat (19/12).

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Ungaran, Subkhan, menyampaikan apresiasi atas inisiatif RS Ken Saras yang dinilai berperan aktif dalam mendukung keberlangsungan Program JKN. Ia menegaskan bahwa BPJS Kesehatan Cabang Ungaran terbuka untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak, baik fasilitas kesehatan maupun badan usaha, dalam pelaksanaan program CSR guna memperluas keaktifan kepesertaan JKN.

“Melalui program CSR, kita dapat memberikan dukungan nyata kepada Pemerintah Daerah dalam mempertahankan capaian Universal Health Coverage (UHC) serta meningkatkan keaktifan kepesertaan JKN di Kabupaten Semarang. Kami mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada RS Ken Saras atas kepeduliannya terhadap masyarakat sekitar,” ujar Subkhan.

Menurutnya, sinergi melalui program CSR menjadi salah satu upaya strategis dalam meningkatkan akses jaminan kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya di sekitar fasilitas kesehatan.

Sementara itu, Direktur Pelayanan Medis RS Ken Saras, Elisabeth Rosiska Purnamasari, menyampaikan bahwa program CSR ini merupakan bentuk dukungan nyata rumah sakit terhadap keberlangsungan Program JKN sekaligus keberlanjutan UHC di Kabupaten Semarang.

“Sebagai fasilitas kesehatan rujukan tingkat lanjutan di Kabupaten Semarang, kami siap bersinergi dengan BPJS Kesehatan dalam memberikan pelayanan kesehatan yang paripurna. Program CSR ini menjadi wujud keseriusan kami dalam mendukung Program JKN dan diharapkan dapat meningkatkan keaktifan kepesertaan JKN di wilayah ini,” ungkap Rosiska.

Rosiska juga menegaskan komitmen RS Ken Saras untuk terus meningkatkan mutu pelayanan kesehatan tanpa membedakan antara pasien umum dan peserta JKN. Menurutnya, seluruh masyarakat berhak memperoleh pelayanan kesehatan yang optimal, sejalan dengan upaya Pemerintah Kabupaten Semarang dalam mewujudkan masyarakat yang adil dan sejahtera.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dan sinergi yang telah terjalin dengan BPJS Kesehatan. Sebagai fasilitas kesehatan mitra, RS Ken Saras siap memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat dengan sepenuh hati,” pungkasnya. (am)

BACA JUGA :

Sukisno (70), warga Kota Salatiga, merasakan manfaat Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) setelah mengalami serangan stroke dan menjalani perawatan intensif serta terapi rutin selama setahun terakhir. Dengan pembiayaan yang dijamin melalui kepesertaan JKN yang ditanggung Pemerintah Kota Salatiga, ia dapat mengakses layanan kesehatan tanpa terbebani biaya hingga kondisinya berangsur pulih dan kembali beraktivitas.
Sukisno: JKN Jadi Penyelamat Saat Stroke, Kini Kembali Berjalan dan Beraktivitas
Stroke Ringan Tak Lagi Jadi Beban, Ngapiyah Rasakan Manfaat JKN di Usia Senja
Stroke Ringan Tak Lagi Jadi Beban, Ngapiyah Rasakan Manfaat JKN di Usia Senja
Hamil Anak Kedua Jadi Lebih Tenang, Rakhma Rasakan Kemudahan Layanan BPJS Kesehatan
Hamil Anak Kedua Jadi Lebih Tenang, Rakhma Rasakan Kemudahan Layanan BPJS Kesehatan
Ratusan warga Desa Bener, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang mengikuti sosialisasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Aula Pinus Park, Minggu (10/5/2026). Kegiatan yang melibatkan BPJS Kesehatan dan Komisi IX DPR RI itu digelar untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terkait layanan kesehatan, kepesertaan BPJS, serta akses program JKN secara langsung melalui edukasi dan dialog terbuka.
Ratusan Warga Bener Antusias Ikuti Sosialisasi Layanan JKN dari BPJS Kesehatan
Muat Lebih

INFOGRAFIS

TERKINI

Pemerintah Kabupaten Semarang akan menata kawasan Gembol di Bawen dan Tegal Panas di Bergas melalui rapat koordinasi lintas sektoral yang melibatkan Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan organisasi kemasyarakatan. Penataan dilakukan untuk mengubah kawasan agar lebih bermanfaat bagi masyarakat, termasuk rencana pembangunan masjid di Gembol serta penyusunan konsep pemanfaatan lahan Tegal Panas dengan memperhatikan mekanisme ganti rugi bagi warga terdampak.
Dok! Gembol dan Tegal Panas Bakal Ditutup, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Pemerintah Kabupaten Semarang akan menata kawasan Gembol di Bawen dan Tegal Panas di Bergas melalui rapat koordinasi lintas sektoral yang melibatkan Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan organisasi...
Komisi B DPRD Kabupaten Semarang mempertanyakan keabsahan izin penjualan minuman beralkohol yang dimiliki Over O Bar and Kitchen di Ungaran setelah hasil konfirmasi ke DPMPTSP dan Dinas Perdagangan menyatakan tidak pernah menerbitkan izin tersebut. Dewan meminta penjualan minuman beralkohol dihentikan sementara hingga status perizinan dan kepatuhan terhadap ketentuan jarak lokasi usaha serta kewajiban pajak dapat dipastikan sesuai aturan yang berlaku.
DPRD Kabupaten Semarang Soroti Izin Miras Over O, Penjualan Alkohol Diminta Dihentikan Sementara
Komisi B DPRD Kabupaten Semarang mempertanyakan keabsahan izin penjualan minuman beralkohol yang dimiliki Over O Bar and Kitchen di Ungaran setelah hasil konfirmasi ke DPMPTSP dan Dinas Perdagangan menyatakan...
Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menambah stok Pertalite hingga 18 persen di seluruh SPBU Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta selama libur sekolah 22 Juni hingga 3 Juli 2026 untuk mengantisasi lonjakan konsumsi BBM akibat meningkatnya kunjungan wisatawan. Penambahan pasokan dilakukan di jalur utama dan kawasan wisata, disertai penguatan distribusi, pengaturan antrean, serta koordinasi dengan pemerintah daerah dan kepolisian guna memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi.
Wisatawan Membeludak, Pertamina Siapkan Pertalite Ekstra untuk Jateng-DIY
Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menambah stok Pertalite hingga 18 persen di seluruh SPBU Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta selama libur sekolah 22 Juni hingga 3 Juli 2026 untuk...
Kepercayaan masyarakat terhadap kondisi perekonomian Jawa Tengah tetap terjaga pada Mei 2026, tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) sebesar 116,05 yang berada di zona optimistis. Hasil Survei Konsumen menunjukkan masyarakat menilai kondisi pendapatan, peluang kerja, dan daya beli masih baik, sekaligus memiliki harapan positif terhadap pertumbuhan ekonomi, peningkatan penghasilan, dan perkembangan usaha dalam enam bulan mendatang sehingga menjadi modal penting bagi pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.
Optimisme Konsumen Jawa Tengah Tetap Terjaga, IKK Mei 2026 Capai 116,05
Kepercayaan masyarakat terhadap kondisi perekonomian Jawa Tengah tetap terjaga pada Mei 2026, tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) sebesar 116,05 yang berada di zona optimistis. Hasil Survei...
Menuju Era Baru Trans Semarang Hijau, Jalur Khusus, dan Berkeadilan
Menuju Era Baru Trans Semarang: Hijau, Jalur Khusus, dan Berkeadilan
Pemerintah Kota Semarang melalui Trans Semarang terus mempercepat transformasi sistem transportasi publik dengan rencana elektrifikasi armada, pembangunan jalur khusus BRT, serta peningkatan tata kelola...

POPULER

Harga Ayam Hidup Anjlok hingga Rp11
Harga Ayam Hidup Anjlok hingga Rp11.000 per Kg, Pinsar Sebut Overproduksi dan Dominasi Middleman Jadi Penyebab
Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di Kabupaten Semarang memicu kekhawatiran sejumlah orang tua karena status pendaftaran anak belum terverifikasi hingga hari kedua pelaksanaan, Rabu (3/6/2026). Banyak calon murid mendatangi SMP Negeri 2 Ungaran untuk memastikan proses seleksi, sementara pihak sekolah menyebut verifikasi dilakukan bertahap akibat tingginya jumlah pendaftar dan banyaknya kesalahan administrasi.
Cemas Status Pendaftaran Murid Belum Bergerak, Orang Tua Cari Kepastian ke Sekolah