URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Tiga remaja pembawa senjata tajam diamankan oleh Polsek Sidorejo di wilayah Nogosaren, Bugel, Salatiga pada Minggu dinihari (8/3/2026). Kapolsek Sarwoko menyebut penangkapan dilakukan setelah laporan warga terkait pemuda membawa golok bergerigi, sehingga petugas bersama warga berhasil mengamankan pelaku dan barang bukti.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Bawa Sajam, Tiga Remaja Diamankan Polis

Bawa Sajam, Tiga Remaja Diamankan Polis

Bawa Sajam, Tiga Remaja Diamankan Polis

Remaja bawa sajam
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Akibat membawa senjata tajam (Sajam) tiga remaja diamankan Polisi. Ketiganya kedapatan membawa senjata tajam jenis golok bergerigi di wilayah Nogosaren, Bugel, Sidorejo, Kota Salatiga, Minggu dinihari (08/03/2026).

Kapolsek Sidorejo AKP Sarwoko, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 02.00 WIB. Saat itu anggota Polsek Sidorejo menerima laporan dari warga adanya sejumlah pemuda yang diduga membawa senjata tajam.

“Anggota kami langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat, dan bersama warga berhasil mengamankan para remaja tersebut,” jelas Sarwoko.

Krologis bermula ketika tiga pelajar warga Bugel yang hendak pulang dari Lapangan Pancasila usai menonton kegiatan lomba lari, saat melintas di Jalan Patimura dikejar oleh sekelompok pemuda yang mengendarai dua sepeda motor dan salah satunya membawa senjata tajam jenis golok bergerigi.

Karena nerasa takut, kemudian berlari menuju warga yang sedang berkumpul di sekitar Dusun Nogosaren yang menunggu waktu sahur dan ada yang melaporkan ke Polsek Sidorejo.

Selanjutnya warga yang berada di lokasi berupaya mengamankan para pelaku, dan berhasil mengamankan tiga remaja yang langsung diserahkan kepada Anggota Polsek Sidorejo yang juga hadir dilokasi

Adapun tiga remaja yang diamankan masing-masing berinisial FEC (19), DEB (17), dan SC (19), yang merupakan warga Kabupaten Semarang, dan dari tangan para pelaku, petugas turut mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Scoopy warna putih krem dengan nomor polisi H-2267-IC serta satu bilah senjata tajam jenis golok bergerigi berwarna hitam, sedangkan ketiga temannya yang identitasnya sudah diketahui berhasil melarikan diri
” Jelas Kapolsek

Berdasarkan keterangan awal yang diperoleh petugas, para remaja tersebut diduga datang ke wilayah Salatiga setelah mendapatkan tantangan dari pemuda setempat melalui media sosial TikTok, saat ini sedang didalami oleh Satreskrim Polres Salatiga.

BACA JUGA :

Cemburu Buta, Seorang Pemuda Asal Bawen Dihajar Pakai Knalpot
Cemburu Buta, Seorang Pemuda Asal Bawen Dihajar Pakai Knalpot
Kebakaran Rumah di Kedungringin Suruh, Satu Orang Meninggal Terjebak Kobaran Api
Kebakaran Rumah di Kedungringin Suruh, Satu Orang Meninggal Terjebak Kobaran Api
WhatsApp Image 2026-08-12 at 22.08
Diduga Alami Rem Blong, Truk Tronton Tabrak Tiga Motor Di JLS Salatiga, Satu Orang Meninggal
BRI Kantor Cabang Salatiga menanggapi dugaan penyalahgunaan dana sekitar Rp40 miliar yang diduga melibatkan oknum pekerja dengan menghormati proses hukum di Polres Salatiga. Pada Rabu (12/8/2026), BRI menyatakan telah memproses PHK terhadap pekerja yang diduga terlibat fraud serta memperkuat pengawasan internal untuk menjaga kepercayaan nasabah.
Tanggapi Pemberitaan Dugaan Fraud Rp 40 Miliar, BRI Cabang Salatiga Tegaskan Hormati Proses Hukum
Kecelakaan lalu lintas melibatkan Honda Vario H-5153-CI dan Kawasaki Ninja AD-6999-HM di Simpang Tiga Tegalrejo, Kelurahan Tegalrejo, Argomulyo, Kota Salatiga, Minggu (9/8/2026) pagi. Pengendara Vario, P (60), warga Getasan, Kabupaten Semarang, mengalami cedera kepala setelah bertabrakan saat berbelok dan kemudian meninggal dunia setelah mendapat perawatan, sedangkan pengendara Kawasaki Ninja tidak mengalami luka serius.
Dua Motor Adu Banteng Minggu Pagi. Pengendara Honda Vario Wassalam
Puluhan warga mendatangi lingkungan rumah salah satu terduga pelaku kasus perampokan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Candra Waskito, di Green Ambarawa Residence, Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, Jumat (7/8/2026) malam. Polisi memastikan situasi tetap terkendali setelah warga dan pengendara sempat memadati sekitar lokasi hingga pukul 21.00 WIB, sementara pengamanan diperketat dan kondisi kembali normal sekitar pukul 01.15 WIB.
Massa Datangi Perumahan Terduga Pelaku Perampokan Bos Royal Phone, Polisi: Situasi Terkendali

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang mengungkap kasus perampokan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, melalui jejak salah satu tersangka saat menggunakan jasa ojek online dari Grobogan menuju Ambarawa. Polisi menelusuri pengemudi GoRide yang menerima satu unit handphone sebagai pembayaran hingga memperoleh identitas tersangka. Penyidik juga menyebut motif perkara berkaitan dengan persoalan ekonomi dan masih melengkapi berkas sebelum diserahkan kepada kejaksaan.
Terungkap Lewat Histori Ojol, Perampok Royal Phone Bayar Gojek Pakai HP Hasil Kejahatan
Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Seorang pelajar kelas 10 SMK Bakti Nusantara berinisial KM (16) ditilang Satlantas Polres Salatiga karena mengendarai sepeda motor dengan knalpot tidak sesuai spesifikasi di pertigaan Cebongan, Selasa (11/8/2026). Polisi menilai suara knalpot brong mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Selain penindakan, Kasat Lantas AKP Henry Sulistyanta memberikan edukasi agar pelajar tidak menggunakan knalpot yang menimbulkan kebisingan.
Tertangkap Basah Gunakan Knalpot Brong di Pertigaan Cebongan, Siswa SMA di Salatiga Tertunduk Lesu

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved