RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Rem Bermasalah, Truk Angkut Infus Alami Laka di Salatiga

Rem Bermasalah, Truk Angkut Infus Alami Laka di Salatiga

Rem Bermasalah, Truk Angkut Infus Alami Laka di Salatiga

Diduga rem blong sebuah truk muatan infus alami kecelakaan di Jalan Lingkar Salatiga (JLS) Kota Salatiga, Jawa Tengah.

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Sebuah truk boks menganggut infus alami kecelakaan di Jalan Lingkar Salatiga (JLS) Kota Salatiga, Jawa Tengah pada Jumat (14/6/2024) malam, diduga truk boks itu mengalami rem blong.

Meski tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut, namun saat evakuasi bangkai truk arus lalu lintas diberlakukan tersendat.

Saksi mata menuturkan, awalnya truk boks pengangkut infus melaju dari arah Solo menuju Semarang, di lokasi kejadian kontur jalan mayoritas turunan dan sopir tidak menguasai medan sehingga membuat rem truk boks alami kegagalan atau rem blong.

Kemudian truk langsung berbelok ke kanan menabrak median jalan hingga tiang listrik dan pohon serta menabrak tembok kemudian masuk ke kebun milik warga. Truk itu rusak parah hingga hancur dan infus yang diangkut berserakan keluar dari truk.

Truk boks itu juga menyenggol sebuah dua kendaraan lain yakni sebuah motor dan mobil.
Saksi, Yoga mengatakan kecelakaan ini diduga akibat rem blong sehingga truk pengangkut infus ini dalam kondisi kencang dan tidak bisa mengendalikan laju.

“Kejadian sekitar jam 23.00 WIB truk dalam kondisi kencang terus menabrak tiang listrik. Lalu menabrak tembok langsung ke kebun warga,” kata Yoga Ananda.

Sebelum menabrak tiang listrik dan masuk ke kebun warga, truk ini menabrak sebuah motor dan mobil.

“Ada kendaraan dua lagi di tabrak oleh truk ini. Satu motor dan satu mobil. Pengendara motor mengalami patah tulang dan mobil rusak pada bagian kaca depan serta tutup mesin,” jelasnya.

Meburut Yoga yang luka berat pengendara motor. Untuk sopir truk juga mengalami luka pada bagian tangan.

Usai kejadian kecelakaan pengendara sepeda motor dan sopir truk boks dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Saksi Yoga saat diwawancarai

BACA JUGA :

Sebanyak 31 sapi di Kota Salatiga terkonfirmasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) sepanjang Januari hingga 4 September 2026. Dispangtan Salatiga menyebut lalu lintas sapi dari luar daerah menjadi faktor utama penyebaran penyakit. Dari jumlah tersebut, 30 sapi telah sembuh dan satu dipotong paksa, sementara saat ini tidak ada kasus aktif.
31 Sapi di Salatiga Terjangkit PMK, Dinas Pantau Lalu Lintas Ternak
Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
BALAP-LIAR
Balap Liar dan Knalpot Brong Makin Meresahkan, Satlantas Polres Salatiga amankan 75 Motor
Penerbangan Ditutup Imbas Abu Vulkanik Krakatau, KAI Operasikan Kereta Api Tambahan Tujuan Jakarta
Penerbangan Ditutup Imbas Abu Vulkanik Krakatau, KAI Operasikan Kereta Api Tambahan Tujuan Jakarta
Tim sepak bola Popda Kota Salatiga berhasil menjadi juara Popda Jawa Tengah 2026 setelah mengalahkan Kabupaten Wonogiri 1-0 pada partai final. Sebelumnya, Salatiga menyingkirkan Kota Semarang melalui adu penalti 5-3 di semifinal. Gelar ini diraih berkat konsistensi, kekompakan, dan mental bertanding para pemain muda sepanjang kompetisi.
Skuad Muda Juara, Perjuangan Tim Sepak Bola Salatiga di ajang Popda Jateng Berbuah Manis
Kerangka Manusia Ditemukan di Jangli Semarang, Diduga Remaja Asal Bergas yang Hilang Setahun Lalu
Jejak Perangkat Elektronik Antar Polisi Ungkap Kasus Hilangnya Mozza, Terduga Pelaku Pembunuhan Ditangkap di Blora

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran