RASIKAFM.COM

📆 8 July 2022 🇮🇩 🕓 00:30

Rentetan Gempa Ambarawa Dikabarkan Bawa Korban Jiwa, Polri: Hoaks!

UNGARAN – Rekaman suara tentang adanya korban jiwa dan kerugian material akibat rentetan gempa di Ambarawa dan Salatiga beredar viral di masyarakat. Rekaman berdurasi 25 detik itu berisi kalimat, “Assalamualaikum, Ndan Umam, Ndan Anam dan teman-teman semuanya, malam ini dapat informasi untuk kelurahan Muncul di Banyubiru sudah terjadi beberapa rumah roboh dan meninggal dunia satu dan beberapa korban dilarikan ke rumah sakit. Info terkini, sugeng ndalu”.

Menanggapi info di rekaman suara itu, Kapolsek Banyubiru Iptu Subhan mengatakan pihaknya sudah melakukan patroli ke lokasi bersama perangkat desa, tokoh masyarakat dan pelaku wisata, ternyata hasilnya nihil.

Kabar Terkait
Gempabumi Tektonik M 3.0 Mengguncang Salatiga
Kabar Terkait
Pasca Gempa, Tidak Ada Bangunan Rusak di Salatiga

“Info dalam rekaman suara itu dipastikan tidak benar. Lagipula di Banyubiru tidak ada desa Muncul, yang ada dusun Muncul, Desa Rowoboni, Kecamatan Banyubiru,” ungkap Subhan, Senin (25/10/2021).

Dijelaskan rekaman suara yang tidak diketahui siapa pembuatnya itu sempat membuat pelaku wisata mengurungkan niat berwisata ke Rowoboni. Hal ini menurut Subhan disesalkan banyak pihak terutama pelaku usaha di tempat wisata.

“Beredar juga rekaman klarifikasi dan permintaan maaf bahwa info korban jiwa dan material itu tidak benar, namun kami masih melacak pembuatnya siapa,” jelasnya.

Terkait gempa yang terjadi di Kabupaten Semarang dan sebagian Salatiga pada dua hari terakhir ini, Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami, Daryono melalui akun Twitternya menjelaskan gempa tersebut adalah gempa swarm.

Gempa swarm, ungkapnya, adalah serangkaian aktivitas gempa yang bermagnitudo kecil dengan frekuensi kejadian yang sangat sering dan relatif lama di suatu kawasan. Gempa swarm terjadi tanpa ada gempa utama (mainshock), seperti pada umumnya gempa utama lebih besar kekuatannya dibandingkan gempa susulan.

Gempa yang dimulai Sabtu (23/10/2021) sekitar pukul 00.32 WIB tersebut hingga Senin (25/10/2021) ini sudah terjadi 34 kali.

Kabidhumas Kombes Pol M Iqbal Alqudusy meminta masyarakat tidak panik serta tidak mudah termakan berita hoaks terkait rentetan gempa tersebut. Masyarakat juga dihimbau tidak mudah menciptakan kegaduhan atau menyebar pesan yang belum diketahui kebenarannya.

“Pemerintah sudah mempunyai SOP terkait penanganan gempa dan bencana alam lainnya. Institusi Polri melalui Polres, Polsek dan Bhabinkamtibmas akan melakukan patroli dan pelaporan terkait rentetan gempa dan dampak yang diakibatkannya. Untuk masyarakat dihimbau tetap tenang dan waspada,” tegasnya. (win)

Tags🏷️

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Bagikan

📌 Baca Juga:

📌 Baca Juga:

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

📌KABAR TERBARU

📌KABAR TERBARU

Ganjar Siapkan Langkah Operasi Pasar Atasi Inflasi di Jateng

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyusun langkah cepat untuk mengatasi inflasi yang terjadi di wilayahnya. Tercatat, Juni 2022 jateng mengalami inflasi 4,97 persen. Salah satunya operasi pasar terhadap penyebab inflasi pada enam daerah yakni di Kota Semarang, Surakarta, Tegal Purwokerto, Kudus dan Cilacap.

Kanjeng Gusti Bhre Temui Ganjar Bahas Pengembangan Keraton Pura Mangkunegaran 

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo kedatangan tamu istimewa di Rumah Dinas Puri Gedeh, Kamis (7/7/2022) pagi. Tamu istimewa itu adalah Sri Paduka Mangkunegara X,  KGPAA Bhre Cakarahutomo Wira Sudjiwo. Pertemuan tersebut membahas rencana pengembangan Pura Mangkunegaran sebagi salah satu pusat kebudayaan Jawa.

Pedagang Kambing Dadakan, Mengalap Berkah di Tengah Wabah

Sebuah lapak penjualan kambing terlihat di ruas Jalan Ahmad Yani Ungaran, Kabupaten Semarang. Di tenda semi permanen itu terlihat puluhan ekor kambing yang dijual kepada konsumen untuk keperluan kurban saat Hari Raya Idul Adha.

📌 INFOGRAFIS 📸

📌 INFOGRAFIS 📸

📌 KABAR PERISTIWA

📌 KABAR PERISTIWA

📌 KABAR OLAH RAGA

📌 KABAR OLAH RAGA

📌RASIKA FEATURE

📌RASIKA FEATURE

📌KABAR POPULER

📌KABAR POPULER

Sejumlah-siswa-Permadani-Tengaran-Angkatan-ke-52-perpoto-bersama-usai-acara-pembukaan
DPC Permadani Tengaran Selenggarakan Purwa Pawiyatan Panatacara Tuwin Pamedhar Sabdha Angkatan/Bregada ke 52
SS-(36),-oknum-guru-pelaku-pencabulan-terhadap-muridnya-tertunduk-lesu-saat-dimintai-keterangan-oleh-penyidik-PPA-Sat-Reskrim-Polres-Semarang,-Rabu
Oknum Guru SD di Ungaran Cabuli Muridnya, Korban Dijebak Disuruh Mengantar KK
SDN-Gunungtumpeng-01,-Suruh,-Kabupaten-Semarang-yang-bakal-dijadikan-lokasi-regrouping-dari-SDN-Gunungtumpeng-02
Cuma Dapat 5 Murid, SDN Gunungtumpeng 02 "Digabung" ke SDN Gunungtumpeng 01
Pengunjung--santai-menikmati-pemandangan,-sambil-menunggu-mobil-mereka-tengah-dicuci
Kesongo Transit Point, Tempat Wisata Baru di Kabupaten Semarang, Cuci Mobil Sambil Lihat Gunung
Petugas-Gabungan-saat-tertibkan-PKL-di-Pasar-Raya-1-selasa--5-juli-2022
Mengganggu Pengguna Jalan, PKL Seputaran Pasar Raya 1 Salatiga Kembali Ditertibkan
Truck-nahas-yang-menabrak-warung-nasi
Berusaha Menghindari Motor, Sebuah Truck Pengangkut Sepeda Motor Alami Laka di Nobo
Dua-pemandu-karaoke-pelaku-penganiayaan-terhadap-teman-seprofesinya-diamankan-petugas-Polsek-Bandungan
Tak Terima Diolok-olok, Tiga Pemandu Karaoke Bandungan Bentrok
Sejumlah-anak-saat-bersihkan-sampah-di-senjoyo
Ajarkan Kebersihan Sejak Dini, Puluhan Anak Asal Salatiga Bersihkan Aliran Senjoyo
Petugas-Satpol-PP-Salatiga-saat-menertibkan-Pedagang-Kaki-Lima
Puluhan PKL Bandel Yang Beroperasi di Taman Pahlawan dan Pasa Raya 1 Ditindak Satpol PP Salatiga
Gubernur-Ganjar-Pranowo-6-7-b
Serius Bangun Inklusivitas di Jateng, Ganjar Godok Raperda Disabilitas Bareng DPRD
kabar-pln.jpg
error: