URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ribuan Warga Salatiga Ikuti Vaksinasi Massal

Ribuan Warga Salatiga Ikuti Vaksinasi Massal

Ribuan Warga Salatiga Ikuti Vaksinasi Massal

featured-img

Ribuan warga Kota Salatiga dan guru mengikuti vaksinasi massal di gedung Disbun Salatiga

RASIKAFM – Sebagai upaya untuk percepatan vaksinasi virus Corona (Covid-19) Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga akhirnya melaksanakan vaksinasi massal selama tiga hari mulai Rabu-Jumat atau 2-4 Juni 2021.

Kepada rasikafm.com Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Salatiga Siti Zuraidah mengatakan vaksinasi menyasar sejumlah kelompok mulai tenaga pendidikan, perhotelan, dan organisasi perangkat daerah (OPD).

[embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=VcAHTI43BTQ[/embedyt]
(Kadinkes Siti zuraidah saat diwawancarai wartawan rabu 2 juni 2021)

“Kami mensiapkan sebanyak 6.000 dosis vaksin kita targetkan dalam sehari sebanyak dua ribu orang terlayani selama vaksinasi massal ini,” terangnya dilokasi vaksinasi massal di Gedung Dinas Perkebunan Provinsi Jateng Jalan Hasanuddin, Kota Salatiga, Rabu (2/6/2021)

Menurut Zuraidah, pelayanan vaksinasi massal dilayani mulai pukul 08.00 sampai 16.00 dengan melibatkan sebanyak 48 tenaga kesehatan.

Ia menambahkan, adapun pelayanan vaksinasi khusus warga lanjut usia (lansia) telah tercapai sekira 62,8 persen dan terus dilakukan penyuntikan melalui perwakilan puskesmas di masing-masing kecamatan.

“Angkanya terus bergerak, untuk keseluruhan capaian vaksinasi di Kota Salatiga sampai sekarang sebanyak 39 ribu orang,” katanya

Seorang peserta vaksinasi massal Rusmanto (39) warga Kelurahan Klaseman, Kecamatan Sidomukti mengaku senang karena mendapat kuota vaksinasi virus Corona.

Dia yang berprofesi sebagai guru kerapkali merasa khawatir apabila pembelajaran tatap muka (PTM) diberlakukan tetapi belum pernah sama sekali disuntin vaksin Covid-19.

“Rasanya lega ya, lebih tenang kebetulan saya ini guru. Kalau belum divaksin lalu harus kembali mengajar khawatir tertular dan menulari siswa. Meskipun tidak jaminan minimal ada upaya,” ujarnya (rief)

BACA JUGA :

Ratusan warga Dukuh Sinoman, Kelurahan Sidorejo Lor, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, mengikuti upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI pada Senin (17/8/2026) dengan mengenakan busana Jawa dan kostum pewayangan. Konsep tersebut dipilih warga untuk memeriahkan peringatan kemerdekaan sekaligus melestarikan budaya Jawa serta mengenalkan nilai moral pewayangan kepada generasi muda.
Rawat Budaya Jawa, Ratusan Warga Sinoman ikuti Upacara Kenakan Kostum Tokoh Pewayangan
Toyota Innova diduga terlibat kecelakaan dengan sepeda motor di kawasan Blotongan, Salatiga, Sabtu (15/8/2026) malam, sebelum meninggalkan lokasi. Polisi bersama warga mengejar kendaraan tersebut hingga Jetis dan berhasil menghentikannya. Korban kecelakaan dilarikan ke RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmojo untuk mendapat perawatan, sementara penanganan kasus diserahkan kepada Satlantas Polres Salatiga.
Mirip Film Laga, Polisi di Salatiga Kejar Pelaku Tabrak Lari
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengapresiasi Kepala SPPG Jati, Karanganyar, yang mencicipi menu MBG setelah tim dapur melaporkan aroma mencurigakan, Rabu (12/8/2026). Tindakan itu dilakukan untuk memastikan keamanan makanan sebelum didistribusikan. Pemprov Jateng menilai kejadian tersebut menjadi evaluasi untuk memperketat pengawasan kualitas program MBG.
Taj Yasin Apresiasi Kepala SPPG yang Cicipi Menu MBG Sebelum Dibagikan
Satlantas Polres Salatiga memastikan penerbitan SIM baru maupun perpanjangan dilakukan transparan sesuai prosedur di Satpas, Jumat (14/8/2026). Pemohon wajib mengikuti tahapan administrasi, kesehatan, psikologi, serta ujian bagi SIM baru. Polisi mengimbau masyarakat mengurus langsung tanpa calo, dengan biaya PNBP SIM A baru Rp120.000 dan SIM C baru Rp100.000.
SATPAS Salatiga Pastikan Penerbitan SIM Baru Transparan Sesuai Prosedur
Dugaan penyalahgunaan dana Kredit Ketahanan Pangan dan Energi (KKPE) mencuat dalam audiensi Gapoktan Ngudi Hasil Desa Pakopen dengan DPRD Kabupaten Semarang, Kamis (13/8/2026). Anggota kelompok mengaku menerima dana lebih kecil dari nilai kredit dalam akad, sementara kewajiban tetap berjalan. DPRD meminta Pemkab membentuk tim untuk memfasilitasi penyelesaian.
Dana Kredit Petani Pakopen Bandungan Diduga Diselewengkan, Kuasa Hukum: Ada Indikasi Korupsi
Kejaksaan Negeri Salatiga menyerahkan lima mobil hasil rampasan perkara penyalahgunaan BBM bersubsidi kepada pemenang lelang terbuka di KPKNL Semarang, Kamis (13/8/2026). Kendaraan tersebut sebelumnya dimodifikasi untuk mengangkut solar dalam jumlah besar dan menggunakan pelat nomor serta barcode BBM yang diduga telah diubah. Hasil lelang disetorkan kepada negara.
5 Mobil Pengangsu Solar Dilelang, Uangnya Masuk ke Kas Negara

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang mengungkap kasus perampokan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, melalui jejak salah satu tersangka saat menggunakan jasa ojek online dari Grobogan menuju Ambarawa. Polisi menelusuri pengemudi GoRide yang menerima satu unit handphone sebagai pembayaran hingga memperoleh identitas tersangka. Penyidik juga menyebut motif perkara berkaitan dengan persoalan ekonomi dan masih melengkapi berkas sebelum diserahkan kepada kejaksaan.
Terungkap Lewat Histori Ojol, Perampok Royal Phone Bayar Gojek Pakai HP Hasil Kejahatan
Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Seorang pelajar kelas 10 SMK Bakti Nusantara berinisial KM (16) ditilang Satlantas Polres Salatiga karena mengendarai sepeda motor dengan knalpot tidak sesuai spesifikasi di pertigaan Cebongan, Selasa (11/8/2026). Polisi menilai suara knalpot brong mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Selain penindakan, Kasat Lantas AKP Henry Sulistyanta memberikan edukasi agar pelajar tidak menggunakan knalpot yang menimbulkan kebisingan.
Tertangkap Basah Gunakan Knalpot Brong di Pertigaan Cebongan, Siswa SMA di Salatiga Tertunduk Lesu

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved