URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Soekarno-Hatta, Desa Langensari, Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, Kamis (9/10/2025). Seorang remaja bernama Rossandica Bagus Sulistio tewas setelah motor yang dikendarainya oleng dan menabrak trotoar akibat diduga roda belakang terlepas. Polisi masih menyelidiki penyebab pasti insiden tersebut.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Roda Belakang Motor Terlepas, Seorang Remaja Tewas Kecelakaan Tunggal di Langensari

Roda Belakang Motor Terlepas, Seorang Remaja Tewas Kecelakaan Tunggal di Langensari

Roda Belakang Motor Terlepas, Seorang Remaja Tewas Kecelakaan Tunggal di Langensari

Personel Satlantas Polres Semarang melakukan olah TKP kecelakaan tunggal di ruas Jalan Soekarno-Hatta Langensari, Kamis (9/10/2025). Foto: Satlantas Polres Semarang
Personel Satlantas Polres Semarang melakukan olah TKP kecelakaan tunggal di ruas Jalan Soekarno-Hatta Langensari, Kamis (9/10/2025). Foto: Satlantas Polres Semarang
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di ruas Jalan Soekarno-Hatta, Desa Langensari, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, Kamis (9/10/2025). Seorang remaja berusia 19 tahun meninggal dunia di tempat setelah sepeda motor yang dikendarainya oleng dan menabrak trotoar di depan sebuah toko stempel.

Korban diketahui bernama Rossandica Bagus Sulistio, warga Dusun Krasak RT 05 RW 03, Desa Jimbaran, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang. Korban mengendarai sepeda motor Yamaha Mio tanpa pelat nomor saat insiden terjadi.

Menurut keterangan Kasatlantas Polres Semarang AKP Lingga Ramadhani saat dikonfirmasi menerangkan, kecelakaan bermula ketika korban melaju dari arah Bergas menuju Ungaran. Sesampainya di lokasi kejadian, tepatnya di depan toko stempel Desa Langensari, sepeda motor yang dikendarai Rossandica tiba-tiba oleng.

“Diduga roda belakang sepeda motor terlepas, sehingga korban kehilangan kendali. Motor oleng ke kiri dan menabrak trotoar. Korban jatuh lalu terpental dan kepalanya membentur beton jalan,” jelasnya.

Akibat benturan itu, korban mengalami luka parah di bagian kepala dan meninggal dunia di lokasi kejadian sebelum sempat mendapat pertolongan.

Personel yang datang ke tempat kejadian perkara (TKP) segera melakukan olah TKP dan mengamankan barang bukti.

“Jenazah korban kemudian dievakuasi ke rumah sakit terdekat untuk pemeriksaan,” lanjutnya.

Akibat kejadian tersebut, kerugian material ditaksir sekitar Rp500 ribu. Arus lalu lintas dari arah Bergas menuju Ungaran sempat tersendat pasca kejadian tersebut.

Kasus kecelakaan tunggal ini kini dalam penanganan Satlantas Polres Semarang untuk memastikan penyebab pasti lepasnya roda belakang sepeda motor dan memeriksa kondisi kendaraan. (win)

BACA JUGA :

Cemburu Buta, Seorang Pemuda Asal Bawen Dihajar Pakai Knalpot
Cemburu Buta, Seorang Pemuda Asal Bawen Dihajar Pakai Knalpot
Kebakaran Rumah di Kedungringin Suruh, Satu Orang Meninggal Terjebak Kobaran Api
Kebakaran Rumah di Kedungringin Suruh, Satu Orang Meninggal Terjebak Kobaran Api
WhatsApp Image 2026-08-12 at 22.08
Diduga Alami Rem Blong, Truk Tronton Tabrak Tiga Motor Di JLS Salatiga, Satu Orang Meninggal
BRI Kantor Cabang Salatiga menanggapi dugaan penyalahgunaan dana sekitar Rp40 miliar yang diduga melibatkan oknum pekerja dengan menghormati proses hukum di Polres Salatiga. Pada Rabu (12/8/2026), BRI menyatakan telah memproses PHK terhadap pekerja yang diduga terlibat fraud serta memperkuat pengawasan internal untuk menjaga kepercayaan nasabah.
Tanggapi Pemberitaan Dugaan Fraud Rp 40 Miliar, BRI Cabang Salatiga Tegaskan Hormati Proses Hukum
Kecelakaan lalu lintas melibatkan Honda Vario H-5153-CI dan Kawasaki Ninja AD-6999-HM di Simpang Tiga Tegalrejo, Kelurahan Tegalrejo, Argomulyo, Kota Salatiga, Minggu (9/8/2026) pagi. Pengendara Vario, P (60), warga Getasan, Kabupaten Semarang, mengalami cedera kepala setelah bertabrakan saat berbelok dan kemudian meninggal dunia setelah mendapat perawatan, sedangkan pengendara Kawasaki Ninja tidak mengalami luka serius.
Dua Motor Adu Banteng Minggu Pagi. Pengendara Honda Vario Wassalam
Puluhan warga mendatangi lingkungan rumah salah satu terduga pelaku kasus perampokan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Candra Waskito, di Green Ambarawa Residence, Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, Jumat (7/8/2026) malam. Polisi memastikan situasi tetap terkendali setelah warga dan pengendara sempat memadati sekitar lokasi hingga pukul 21.00 WIB, sementara pengamanan diperketat dan kondisi kembali normal sekitar pukul 01.15 WIB.
Massa Datangi Perumahan Terduga Pelaku Perampokan Bos Royal Phone, Polisi: Situasi Terkendali

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Satreskrim Polres Semarang mengungkap kasus perampokan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, melalui jejak salah satu tersangka saat menggunakan jasa ojek online dari Grobogan menuju Ambarawa. Polisi menelusuri pengemudi GoRide yang menerima satu unit handphone sebagai pembayaran hingga memperoleh identitas tersangka. Penyidik juga menyebut motif perkara berkaitan dengan persoalan ekonomi dan masih melengkapi berkas sebelum diserahkan kepada kejaksaan.
Terungkap Lewat Histori Ojol, Perampok Royal Phone Bayar Gojek Pakai HP Hasil Kejahatan
Tim gabungan kepolisian mengamankan dua terduga pelaku kasus dugaan perampokan yang menewaskan pemilik konter Royal Phone, Chandra Waskito, di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Penangkapan dilakukan di Kota Semarang dan Kabupaten Semarang pada Jumat (7/8/2026), kurang dari 48 jam setelah kejadian, setelah polisi mengembangkan penyelidikan dengan melibatkan Polda Jawa Tengah, Polres Semarang, dan Polres Grobogan untuk mengungkap peran serta kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Misteri Perampokan Royal Phone Ambarawa Terkuak, Polisi Ringkus Dua Terduga Pelaku

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved