URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
RSUD Salatiga telah memperkuat kapasitasnya untuk menangani masalah kejiwaan dalam masyarakat, termasuk kasus stres atau depresi yang mungkin dialami oleh calon legislator yang gagal menjadi wakil rakyat. Dr. Riani Isyana, Direktur RSUD Salatiga, menegaskan bahwa fasilitas tersebut telah dilengkapi dengan dokter spesialis kejiwaan di poli reguler, layanan psikoterapi oleh psikolog, dan bahkan hipnoterapis untuk layanan hipnoterapi.

Mbak Google

KABAR RASIKA

RSUD Salatiga Siap Tangani Kasus Caleg yang Stres, Gagal Menjadi Wakil Rakyat

RSUD Salatiga Siap Tangani Kasus Caleg yang Stres, Gagal Menjadi Wakil Rakyat

RSUD Salatiga Siap Tangani Kasus Caleg yang Stres, Gagal Menjadi Wakil Rakyat

Foto dok IST
Jajaran RSUD Salatiga saat mengikuti Apel Senin pagi beberapa waktu lalu.
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – RSUD Salatiga kini siap menangani kasus kejiwaan masyarakat. Termasuk jika ada caleg yang stres atau depresi karena karena tidak berhasil menjadi wakil rakyat.

Direktur RSUD Salatiga dr Riani Isyana menjelaskan, pihaknya memiliki dokter spesialis kejiwaan yang bertugas di poli reguler. Termasuk juga ada layanan psikoterapi oleh psikolog.

“Kami juga memiliki hipnoterapis untuk layanan hipnoterapi. Jadi semua sudah siap,” jelasnya seperti dikutip RADARSEMARANG.ID.

Riani menyebut jika ada yang membutuhkan rawat inap, pasien akan dirawat sesuai kelas. Untuk kelas 2 dan 3 ada kamar tersendiri.

Terpisah, kepala program studi Psikologi Islam pada Fakultas Dakwah UIN Salatiga, Reza Ahmadiansyah menuturkan, di panggung politik yang sering kali penuh gejolak dan persaingan ketat.

Baiknya caleg perlu mempersiapkan diri secara matang dan menyeluruh untuk menghadapi kemungkinan kegagalan.

Direktur RSUD Salatiga, Riani Isyana

“Seperti antisipasi terhadap stres akibat kegagalan. Hal itu membutuhkan kombinasi strategi psikologis dan fisik yang kuat,” jelasnya.

Pertama-tama, caleg harus membangun fondasi mental yang kokoh, mengakui bahwa keberhasilan atau kegagalan hanyalah satu bagian dari perjalanan politik yang kompleks.

Para caleg, lanjut dia, perlu menerima bahwa kegagalan tidak selalu mencerminkan kemampuan atau nilai pribadi, tetapi mungkin merupakan hasil dari berbagai faktor di luar kendali mereka.

Memiliki dukungan sosial yang kuat, seperti keluarga, teman, atau tim kampanye, juga dapat menjadi kunci dalam mengatasi tekanan dan menjaga keseimbangan emosional.

Selain aspek mental, caleg juga perlu memperhatikan kesehatan fisik mereka. Olahraga teratur dapat membantu mengurangi tingkat stres dan meningkatkan keseimbangan hormonal.

BACA JUGA :

Satlantas Polres Salatiga memastikan penerbitan SIM baru maupun perpanjangan dilakukan transparan sesuai prosedur di Satpas, Jumat (14/8/2026). Pemohon wajib mengikuti tahapan administrasi, kesehatan, psikologi, serta ujian bagi SIM baru. Polisi mengimbau masyarakat mengurus langsung tanpa calo, dengan biaya PNBP SIM A baru Rp120.000 dan SIM C baru Rp100.000.
SATPAS Salatiga Pastikan Penerbitan SIM Baru Transparan Sesuai Prosedur
Kejaksaan Negeri Salatiga menyerahkan lima mobil hasil rampasan perkara penyalahgunaan BBM bersubsidi kepada pemenang lelang terbuka di KPKNL Semarang, Kamis (13/8/2026). Kendaraan tersebut sebelumnya dimodifikasi untuk mengangkut solar dalam jumlah besar dan menggunakan pelat nomor serta barcode BBM yang diduga telah diubah. Hasil lelang disetorkan kepada negara.
5 Mobil Pengangsu Solar Dilelang, Uangnya Masuk ke Kas Negara
Kejaksaan Negeri Salatiga memperkuat sinergi dengan insan pers melalui kegiatan koordinasi di Joglo 3 Kejari Salatiga, Kamis (13/8/2026), untuk mendukung Program Kerja Intelijen 2026. Kejari mendorong media menyampaikan informasi penegakan hukum secara profesional, transparan, akurat, dan berimbang sekaligus meningkatkan kesadaran hukum masyarakat.
Gelar Konsolidasi Kejaksaan ajak Kopdar Perdana dengan Insan Media di Salatiga
Polres Salatiga menegaskan seluruh penerbitan SIM di Satpas wajib mengikuti persyaratan administrasi serta ujian teori dan praktik. Klarifikasi itu disampaikan Kamis (13/8/2026) menyusul informasi dugaan pungli dan percaloan. Polisi memastikan tidak ada jalur khusus tanpa ujian dan akan menindak tegas apabila ditemukan keterlibatan anggota maupun pihak lain dalam praktik tersebut.
Polres Salatiga Bantah ada Jalur Instan Penerbitan SIM. "Calo Bukan Bagian dari Satpas"
WhatsApp Image 2026-08-12 at 22.08
Diduga Alami Rem Blong, Truk Tronton Tabrak Tiga Motor Di JLS Salatiga, Satu Orang Meninggal
bri
Dorong UMKM dan Kemajuan Ekonomi Daerah, BRI Cabang Salatiga Salurkan KUR Rp 944 Miliar Hingga Juli 2026

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang mengungkap kasus perampokan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, melalui jejak salah satu tersangka saat menggunakan jasa ojek online dari Grobogan menuju Ambarawa. Polisi menelusuri pengemudi GoRide yang menerima satu unit handphone sebagai pembayaran hingga memperoleh identitas tersangka. Penyidik juga menyebut motif perkara berkaitan dengan persoalan ekonomi dan masih melengkapi berkas sebelum diserahkan kepada kejaksaan.
Terungkap Lewat Histori Ojol, Perampok Royal Phone Bayar Gojek Pakai HP Hasil Kejahatan
Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Seorang pelajar kelas 10 SMK Bakti Nusantara berinisial KM (16) ditilang Satlantas Polres Salatiga karena mengendarai sepeda motor dengan knalpot tidak sesuai spesifikasi di pertigaan Cebongan, Selasa (11/8/2026). Polisi menilai suara knalpot brong mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Selain penindakan, Kasat Lantas AKP Henry Sulistyanta memberikan edukasi agar pelajar tidak menggunakan knalpot yang menimbulkan kebisingan.
Tertangkap Basah Gunakan Knalpot Brong di Pertigaan Cebongan, Siswa SMA di Salatiga Tertunduk Lesu

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved