KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Akhirnya, Dua Caleg PDIP Korban Komandante Bersuara, Minta Haknya Jadi Anggota DPRD Salatiga

Akhirnya, Dua Caleg PDIP Korban Komandante Bersuara, Minta Haknya Jadi Anggota DPRD Salatiga

Akhirnya, Dua Caleg PDIP Korban Komandante Bersuara, Minta Haknya Jadi Anggota DPRD Salatiga

Bonar Novi Priatmoko dan Sarmin, dua caleg PDIP dengan suara terbanyak di Dapil Sidorejo, Kota Salatiga, menuntut hak mereka untuk dilantik sebagai anggota DPRD Kota Salatiga setelah keluarnya surat keputusan dari DPP PDIP yang ditandatangani Komarudin Watubun dan Hasto Kristiyanto. Surat tertanggal 20 Agustus 2024 ini menetapkan bahwa penentuan calon terpilih didasarkan pada suara terbanyak.
Foto Arief Rasika
Bonar Novi Priatmoko dan Sarmin saat menunjukkan surat keputusan dari DPP PDI Perjuangan terkait aturan terbaru caleg yang dilantik.

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Keduanya adalah Bonar Novi Priatmoko dan Sarmin. Keduanya merupakan caleg Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Daerah Pemilihan (Dapil) Sidorejo, Kota Salatiga dengan suara terbanyak yang menjadi korban sistem Komandante, Bonar Novi Priatmoko dan Sarmin, menagih haknya untuk diangkat sebagai anggota DPRD Kota Salatiga. Tuntutan itu disuarakan Bonar dan Sarmin setelah keluarnya keputusan dari DPP PDIP yang ditandatangani Ketua Komarudin Watubun dan Sekretaris Hasto Kristiyanto.

Surat tertanggal 20 Agustus 2024 itu menyatakan penetapan calon terpilih anggota DPRD kabupaten/kota berdasarkan suara terbanyak yang tercantum pada surat suara di daerah pemilihan.

Dalam Pileg 2024, Bonar Novi Priatmoko mendapat 1.989 suara, Sarmin 1.440 suara, Alexander Joko Sulistyo Budi Yuwono 1.426 suara, Dian Purnamasari 1.403 suara, Laurens Adrian 1.313 suara. Namun karena terganjal aturan Komandante, posisi Bonar dan Sarmin pun digantikan Alexander dan Laurens.

Bonar menyebut setelah adanya surat keputusan dari DPP itu, DPC PDIP Kota Salatiga harus menaati surat tersebut. Pihaknya juga menegaskan aksi yang dilakukan itu bukanlah pembangkangan.

“Kami berdua, tetap tegak lurus dengan Ketua Umum PDI Perjuangan, karena itu kami juga akan mentaati surat yang dikeluarkan. Kalau DPC tidak menjalankan surat tersebut, maka mereka yang melakukan pembangkangan,” ungkapnya kepada wartawan di RM Mina Kencana, Kamis (22/8/2024).

Bonar mengungkapkan, dirinya dan Sarmin telah berkomunikasi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) terkait adanya surat tersebut. “Surat terbaru tersebut berasal dari DPP PDI Perjuangan ke KPU RI, yang kemudian ditindaklanjuti. Karena itu, kami meminta agar dilantik menjadi anggota DPRD Kota Salatiga karena kami adalah peraih suara terbanyak di Dapil Sidorejo,” katanya.

Menurut Bonar, dengan adanya surat terbaru dari DPP PDIP tersebut menggugurkan surat-surat terdahulu. “Surat ini kan produk hukum, sehingga ini harus dihormati. Termasuk surat pengunduran diri yang dibuat sewaktu sistem Komandante,” tegasnya.

Sementara Sarmin mengungkapkan dirinya adalah kader PDIP yang tunduk dan patuh pada Ketua Umum Megawati Soekarnoputi. “Saat ada yang bilang kalau kami neko-neko akan dipecat, saya tidak menanggapi. Itu karena saya adalah kader yang patuh, karena itu saya berharap semua menjalankan perintah DPP. Ini sesuai dengan surat terbaru,” ungkapnya.

Terpisah, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Salatiga, Dance Ishak Palit, saat dikonfirmasi mengenai surat terbaru DPP PDI Perjuangan tersebut, belum memberikan respons.

Bonar saat diwawancarai wartawan

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) menggelar Job Fair ke-49 pada 22–23 Oktober 2026 di Balairung UKSW, Salatiga, pukul 09.00–16.00 WIB. Kegiatan gratis dan terbuka untuk umum ini menghadirkan 393 lowongan dari lebih dari 35 perusahaan dan sekolah, serta menyediakan lokakarya karier, konsultasi kesiapan kerja, dan kesempatan mengikuti tes seleksi secara langsung.
393 Loker dari 35 Perusahaan Tersedia dalam Job Fair UKSW ke-49
Kontingen sambo Kota Salatiga meraih tiga medali emas, satu perak, dan satu perunggu pada hari pertama Porprov Jawa Tengah 2026, Kamis (22/10). Medali emas dipersembahkan Michel Angelo, Nanda Bagus Yuniarta, dan Rendi Dwi Kuncoro. Sementara itu, Pradipa Bagaskara Pratama meraih perak dan Surya Adji Nugroho menyumbangkan perunggu.
Sambo Salatiga Borong Tiga Emas dalam Porprov Jateng
Siswi MTsN Salatiga Raih Medali Emas dalam Lomba KREASI 2026 di Yogyakarta
Siswi MTsN Salatiga Raih Medali Emas dalam Lomba KREASI 2026 di Yogyakarta
Pemerintah Kota Salatiga melalui Dinas Pendidikan menyalurkan insentif kesejahteraan kepada 1.009 guru dan tenaga kependidikan (GTK) Non-ASN dari berbagai jenjang pendidikan, Senin (19/10/2026). Dengan total alokasi anggaran Rp6,642 miliar, bantuan ini menjadi bentuk dukungan terhadap kesejahteraan pendidik. Wali Kota Robby Hernawan juga mendorong penguatan pendidikan karakter, pencegahan perundungan, serta adaptasi guru terhadap perkembangan teknologi.
Alhamdulillah! Pemkot Salatiga Berikan Insentif 1.009 Guru Non-ASN
[pekok2]