URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Gerombolan pemuda melakukan aksi penyerangan menggunakan senjata tajam di sekitar Pasar Dargo Jalan Dr Cipto, Kecamatan Semarang Timur pada Minggu (22/1/2023) dini hari. Lima orang mengalami luka bacok akibat peristiwa itu.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Saksi Lain Ceritakan Aksi Penyerangan di Pasar Dargo Semarang: Ada yang Lagi Tidur Ditusuk

Saksi Lain Ceritakan Aksi Penyerangan di Pasar Dargo Semarang: Ada yang Lagi Tidur Ditusuk

Saksi Lain Ceritakan Aksi Penyerangan di Pasar Dargo Semarang: Ada yang Lagi Tidur Ditusuk

featured-img

RASIKAFM.COM|SEMARANG – Gerombolan pemuda melakukan aksi penyerangan menggunakan senjata tajam di sekitar Pasar Dargo Jalan Dr Cipto, Kecamatan Semarang Timur pada Minggu (22/1/2023) dini hari. Lima orang mengalami luka bacok akibat peristiwa itu.

Salah satu saksi, Satria seorang pekerja di kawasan tersebut mengatakan dirinya tiba-tiba melihat banyak orang yang membawa senjata tajam dan membuat kerusuhan secara membabi buta. Tempat karaoke yang berada di lokasi tersebut juga menjadi sasaran para pelaku.[custom-related-posts title=”Kabar Terkait:” none_text=”None found” order_by=”title” order=”ASC”]

“Ada yang masuk ke room karaoke depan juga. Ada yang lagi tidur terus ditusuk-tusuk perutnya. Mereka (para penyerang) gaada target,” ujarnya saat ditemui di lokasi kejadian, Senin (23/1/2023) sore.

Seorang tamu karaoke juga mengalami luka bacok akibat sabetan senjata tajam. Kini korban dibawa ke RSUP Kariadi untuk penanganan medis.

“Tamu karaoke ada yang kena tangannya dibacok. Karena luka parah dibawa ke Panti Wilasa tidak bisa menangani akhirnya dibawa ke RSUP Kariadi,” paparnya.

Dirinya memastikan kejadian ini bukan karena kerusuhan yang dilakukan oleh warga maupun pengunjung karaoke. Ia mengatakan, penyerangan oleh gerombolan remaja dilakukan sebanyak tiga kali.

“Disini aktivitas biasa, kondusif. Terus tau-tau dateng langsung nyerang. Yang diserang pun gak kenal yang nyerang kok,” bebernya.

“Kejadian pembacokan pertama pergi, pembacokan kedua pergi polisi datang. Lalu polisi pergi penyerangan dateng ketiga kali tapi tidak ada korban,” lanjutnya.

Dirinya berharap kejadian ini tidak terulang lagi. Peristiwa kekerasan ini membuat warga yang beraktivitas di wilayah Pasar Dargo ketakutan.

“Disini meskipun ada dunia malam kan tetap kondusif. Kita memang pingennya selalu tenang dan aman,” katanya.

Sebelmnya, salah satu korban, Gunawan Wibisono menjelaskan, kejadian itu terjadi ketika dirinya sedang asyik nongkrong bersama teman-temannya. Kemudian, datang gerombolan remaja dari arah tempat karaoke dengan membawa senjata tajam jenis clurit menyerang dirinya dan teman-temannya.

“Datang langsung nyerang, ada lima korban bacok. Saya posisi duduk ditengah, lagi enak gitaran dibacok kena lengan tangan kanan,” tuturnya.

Menurutnya, umur remaja yang melakukan ini berkisar antara 20 tahunan. Dirinya dan teman-temannya saat membabi buta langsung menyelamatkan diri agar tidak mengalami luka yang fatal.

“Pokoknya lebih dari 10 orang bawa senjata tajam. Pas nyerang ya sambil teriak-teriak gitu sambil ngancem-ngancem,” tuturnya.

Korban lainnya, Dodik Prasetyo menambahkan, akibat luka bacok yang didapat, dirinya harus dijahit 17 jahitan. Ia juga mengaku saat dibacok dirinya sedang asyik bernyanyi sambil gitaran.

“Saya pas nengok langsung dibacok. Kena punggung dan perut kanan total 17 jahitan. Yang dipunggung hampir tembus ke paru-paru luka bacoknya,” paparnya.

Sedangkan saksi mata, Junaidi menerangkan, kejadian bermula ketika para korban sedang nongkrong di dekat lokasi kejadian. Saat berkumpul, para korban berpapasan dengan para pelaku yang membawa senjata tajam.

Karena meresahkan, kemudian para korban pindah lokasi nongkrong namun malah dikejar oleh para pelaku. “Korban lari semua tapi ada yang kena bacok lima orang. Yang parah dua orang,” imbuhnya.

BACA JUGA :

Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, menegaskan pengelolaan sampah di Kota Salatiga akan dilakukan secara bertahap dari hulu hingga hilir dengan mengedepankan edukasi pemilahan sampah sejak dari rumah. Kebijakan yang disampaikan tersebut menargetkan penuntasan penumpukan sampah dalam waktu sekitar dua tahun melalui pengolahan sampah organik di TPS 3R serta pemanfaatan sampah anorganik menjadi bahan baku bernilai ekonomi, didukung pendampingan kepada masyarakat dan penyusunan strategi bersama konsultan.
Atasi Masalah, Pemkot Gandeng Konsultan akan Musnahkan Gunungan Sampah, 2 Tahun bisa Selesai
Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah menggelar Festival Jateng Syariah (FAJAR) 2026 di Queen City Mall Semarang pada 6–9 Agustus 2026 untuk memperkuat literasi serta ekosistem ekonomi dan keuangan syariah. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, M. Noor Nugroho, menyebut kegiatan ini mengedepankan kolaborasi lintas sektor melalui penguatan literasi, pengembangan Halal Value Chain, pemberdayaan UMKM, dan perluasan akses ekonomi syariah yang inklusif serta berkelanjutan.
BI Jateng Tancap Gas Bangun Ekonomi Syariah, 450 Guru Disiapkan Jadi Motor Literasi Halal
Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang memperkuat upaya pencegahan kebakaran di TPA Blondo, Kecamatan Bawen, selama musim kemarau dengan penyemprotan rutin di titik rawan dan peningkatan kesiapsiagaan personel. Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang, Anang Sukoco, menyebut langkah tersebut dilakukan menyusul meningkatnya kasus kebakaran yang telah mencapai 80 kejadian hingga awal Agustus 2026, didominasi kebakaran hutan dan lahan.
Cegah Kebakaran TPA Blondo, Damkar Kabupaten Semarang Rutin Semprot Titik Rawan
Polres Semarang meningkatkan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) memasuki musim kemarau dengan memperkuat kesiapsiagaan personel, memetakan wilayah rawan, serta mengintensifkan patroli terpadu bersama TNI, BPBD, dan instansi terkait. Kapolres Semarang, Heru Dwi Purnomo, menegaskan langkah tersebut dilakukan untuk meminimalkan risiko kebakaran melalui pencegahan, edukasi masyarakat, dan penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran lahan.
Musim Kemarau Kian Memuncak, Kapolres Semarang: Tindak Tegas Pelaku Pembakaran Hutan dan Lahan!
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI melakukan monitoring implementasi indikator Desa Antikorupsi di Desa Banyubiru, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, Rabu (5/8/2026). Ketua Tim Monitoring sekaligus Direktur Pembinaan Peran Serta Masyarakat KPK, Aris Dedy Arham, meminta pemerintah desa lebih tertib menyusun laporan keuangan BUMDes setiap semester sesuai ketentuan, sekaligus memastikan komitmen desa dalam menerapkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
KPK Ingatkan Laporan BUMDes Saat Monitoring Desa Antikorupsi di Banyubiru
Pemerintah Kota Salatiga dan LPK Serbaindo menjalin kolaborasi strategis untuk memperluas kesempatan kerja ke Jepang melalui pelatihan dan penempatan tenaga kerja resmi. Audiensi yang dipimpin Direktur LPK Serbaindo, Iman Abdul Rahman, bersama Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan, membahas penyusunan nota kesepahaman (MoU), sosialisasi ke sekolah dan masyarakat, serta pengembangan kerja sama internasional guna meningkatkan kualitas SDM dan menekan angka pengangguran di Salatiga.
Perluas Kesempatan, LPK Serbaindo dan Pemkot Salatiga siap Kirim Tenaga Kerja ke Jepang

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Rabu, 5 Agustus 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara di Semarang 24,1 derajat Celsius dengan kelembapan 85 persen, sementara hujan ringan berpotensi terjadi secara tidak merata di wilayah pegunungan, dataran tinggi, sebagian Jawa Tengah bagian timur, dan sekitarnya.
05 Agustus 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, BMKG Prediksi Hujan Ringan di Sejumlah Wilayah Jawa Tengah
Bupati Semarang Ngesti Nugraha melantik 118 pejabat struktural dan 17 pejabat fungsional di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Ungaran, Kamis (30/7/2026). Pelantikan dilakukan untuk mengisi jabatan yang masih kosong, menyegarkan organisasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Bupati menegaskan seluruh proses mutasi dan promosi dilaksanakan secara profesional tanpa praktik jual beli jabatan.
Lantik 118 Pejabat, Bupati Semarang Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan
Polres Semarang memastikan mayat yang ditemukan di dalam mobil Honda Jazz di wilayah Gubug, Kabupaten Grobogan, pada Jumat (7/8/2026), merupakan Chandra Waskito, pemilik konter Royal Phone di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa. Korban diduga tewas akibat tindak pidana pencurian dengan kekerasan. Polisi masih memburu pelaku serta mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti untuk mengungkap kronologi serta motif kejahatan.
Polisi Pastikan Mayat dalam Mobil di Grobogan Bos Royal Phone Ambarawa

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved