URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

Saksi Mata Sebut Ada Satu Orang Yang Mencurigakan Sebelum Pencurian Di Minimarket Pedurungan

Saksi Mata Sebut Ada Satu Orang Yang Mencurigakan Sebelum Pencurian Di Minimarket Pedurungan

Saksi Mata Sebut Ada Satu Orang Yang Mencurigakan Sebelum Pencurian Di Minimarket Pedurungan

featured-img
Tim Inafis Polrestabes Semarang saat melakukan pemeriksaan dan penyelidikan terkait pencurian di Jalan Syuhada Raya, Kelurahan Tlogosari Wetan, Kecamatan Pedurungan Kota Semarang pada Senin (20/9/2021). Foto: (dok polrestabes) 

RASIKAFM – Pencurian terjadi di sebuah minimarket yang terletak di Jalan Syuhada Raya, Kelurahan Tlogosari Wetan, Kecamatan Pedurungan Kota Semarang pada Senin (20/9/2021).

Selain melakukan pencurian, mesin anjungan tunai mandiri (ATM) di dalam minimarket tersebut juga hampir jadi sasaran pelaku dengan cara dibobol menggunakan gergaji.

Saksi mata D, mengatakan kejadian itu diketahui ketika hendak memulai bekerja dan diduga pelaku dapat masuk dengan merusak plaffon minimarket tersebut.

Dia menyebut ada satu orang yang dicurigai sebelum kejadian pencurian dengan terlihat mondar mandir melintasi jalan minimarket tersebut. Namun ia tak mau salah sangka dan tetap menyerahkan kasus itu ke pihak kepolisian.

“Ada sih tapi saya gak mau suudzon (salah sangka). Soalnya saya juga diceritain dari orang (penjaga kucingan) sebelah. Yang cerita orang sebelah,” ujarnya saat ditemui RASIKAFM, Senin (20/9/2021).

Apalagi, ada satu orang yang kepergok sedang memanjat pagar milik orang penjaga tersebut dengan beralasan hendak memperbaiki pintu.

“Ada bapak-bapak manjat pagarnya pas posisi orangnya gak dirumah. Dengan alasan mau benerin pintu laundry. Itu satu orang,” tuturnya.

Dia menduga sebelum berhasil masuk ke minimarket, pelaku diduga dapat masuk lewat jendela di hunian sebelah minirmarket.

“Ini kan (palffon) kondisinya jendela ini sebelah rumah orangnya. Kemungkinan orangnya keluar lewat sini, soalnya ini (plaffon) kalo dibuka ndak dari dalem gak bisa. Soalnya kan tuasnyakan di dalam,” pungkasnya.

Dia juga mengatakan, sebelumnya kejadian serupa juga dialami oleh minimarket yang terletak di sebelah persis tempat pencurian tersebut.

“Kejadian 3 bulan yang lalu sudah lama masih kepala toko yang lama. Pelaku diduga sama, malah itu masnya kucingan tau pas mondar mandirnya. Soalnya kan anal Alfa gak deket sama masnya jadi gak mau ngasih tau dariapda buat ribet,” tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, pencurian terjadi sekira pukul 02.00 WIB. Setelah berhasil masuk, terlihat di CCTV pelaku langsung menuju ke mesin kasir dan langsung menggasak uang tunai didalamnya.

“Di cek CCTV pelaku langsung ke arah kasir, ada satu orang. Pakai hoodie item, orangnya agak tinggi juga, orang sandalnya juga tertinggal di atas (atas plaffon) pake tutupan muka, pake sarung tangan sama maskeran juga,” ujarnya saat ditemui RASIKAFM di lokasi.

Setelah dari kasir, diduga pelaku kemudian menuju ke gudang dimana diduga pelaku melihat ada kunci yang sedang menempel di pintu menuju gudang.

Selanjutnya, usai berhasil masuk, pelaku langsung menuju ke brankas tempat penyimpanan uang namun tak berhasil dibuka lantaran mempunyai sistem pengamanan ganda.

“ATM terakhir, pertama mungkin ke kasir terus kan pintu sini kuncinya tertinggal gak diambil kunci pintu gudang ini. Terus dia lari ke brankas, di brankas kan tak kunci ganda jadi kan gabisa to (dibuka). Terus dia keluar lagi ke ATM, terus pas di ATM mungkin ada bunyi alarm itu dia lari karena bunyi automatis (ATM),” tuturnya.

“Pas ngebobol ATM dia (pelaku) tidak kelihatan. Cuma kerusakan ATM baru dilapisan pertama. Ada bekas geraji,” tambahnya.

Terpisah, Kasatreskrim Polrestabes Semarang, AKBP Donny Lombantoruan mengatakan, saat ini pihaknya sedang melakan penyelidikan terhadap kasus tersebut.

Donny juga menerangkan, aksi pelaku saat membobol mesin ATM tidak terekam CCTV lantaran CCTV di mesin tersebut dirusak oleh pelaku dan CCTV di toko tidak menjangkau di mesin ATM.

“Mereka sudah mampu merusak CCTV, CCTV di atm dirusak, kalo CCTV di Indomart tidak mengarah ke ATM langsung. Belum diketahui ada berapa pelaku,” katanya.

Ia juga masih menyelidiki apakah pelaku pencurian ini ada kaitannya dengan pembobolan mesin ATM yang berada di dalam minimarket di wilayah Gunungpati.

“Di lihat dari modusnya agak berbeda,” ucapnya.

Demi mencegah peristiwa ini terjadi, Donny menghimbau kepada pemilik atau pengelola minimarket agar dilakukan penjagaan setelah selesai jam operasional toko.

“Ini yang kita lihat sasarannya indomart rata-rata yang ada ATMnya. Kita lakukan himbauan dulu memang selama ini kan Indomart juga tidak ada penjagaan setelah jam operasional,” imbuhnya.

BACA JUGA :

Pemkab Semarang segera mencatat tanah hibah dari Kementerian Pertanian seluas sekitar 2,3 hektare sebagai aset daerah setelah dokumen administrasinya lengkap, Selasa (11/8/2026). Tanah eks Balai Penyuluhan Pertanian yang dihibahkan sejak 1991 tersebut diperkirakan bernilai Rp58 miliar. Pemkab Semarang juga menunggu proses sertifikasi tanah 14,8 hektare dari Badan Bank Tanah di Desa Branjang yang bernilai sekitar Rp60 miliar.
35 Tahun Mangkrak, Tanah Hibah Kementan untuk Pemkab Semarang Akhirnya Tuntas
Ratusan warga Perumahan Taman Manunggal Asri dan Wisma Karebet, Dusun Tugu, Desa Bener, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, memeriahkan HUT ke-81 RI melalui senam bersama dan jalan sehat sejauh 1 kilometer pada Minggu (9/8/2026). Kegiatan yang digelar Karang Taruna Manebet tersebut berlangsung sejak pagi dan melibatkan anak-anak hingga orang dewasa, dengan pelepasan burung perkutut sebagai simbol dimulainya jalan sehat sekaligus pesan pelestarian lingkungan.
Meriah! Karang Taruna Manebet Sukses gelar Acara Senam dan Jalan Santai
Sebanyak 15 mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) mengikuti East Asia Student Encounter (EASE) 2026 di Kwansei Gakuin University, Jepang, selama 18 hari hingga 18 Agustus 2026. Program bertema Manifest the Dream: Our Journey Toward Peace in a Divided World ini memperkuat pertukaran budaya, jejaring internasional, dan pendidikan perdamaian melalui berbagai kegiatan akademik, budaya, serta diskusi lintas negara.
15 Mahasiswa UKSW Ikuti EASE 2026 di Jepang, Rayakan Misi Perdamaian Dunia
Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, menegaskan pengelolaan sampah di Kota Salatiga akan dilakukan secara bertahap dari hulu hingga hilir dengan mengedepankan edukasi pemilahan sampah sejak dari rumah. Kebijakan yang disampaikan tersebut menargetkan penuntasan penumpukan sampah dalam waktu sekitar dua tahun melalui pengolahan sampah organik di TPS 3R serta pemanfaatan sampah anorganik menjadi bahan baku bernilai ekonomi, didukung pendampingan kepada masyarakat dan penyusunan strategi bersama konsultan.
Atasi Masalah, Pemkot Gandeng Konsultan akan Musnahkan Gunungan Sampah, 2 Tahun bisa Selesai
Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah menggelar Festival Jateng Syariah (FAJAR) 2026 di Queen City Mall Semarang pada 6–9 Agustus 2026 untuk memperkuat literasi serta ekosistem ekonomi dan keuangan syariah. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, M. Noor Nugroho, menyebut kegiatan ini mengedepankan kolaborasi lintas sektor melalui penguatan literasi, pengembangan Halal Value Chain, pemberdayaan UMKM, dan perluasan akses ekonomi syariah yang inklusif serta berkelanjutan.
BI Jateng Tancap Gas Bangun Ekonomi Syariah, 450 Guru Disiapkan Jadi Motor Literasi Halal
Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang memperkuat upaya pencegahan kebakaran di TPA Blondo, Kecamatan Bawen, selama musim kemarau dengan penyemprotan rutin di titik rawan dan peningkatan kesiapsiagaan personel. Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang, Anang Sukoco, menyebut langkah tersebut dilakukan menyusul meningkatnya kasus kebakaran yang telah mencapai 80 kejadian hingga awal Agustus 2026, didominasi kebakaran hutan dan lahan.
Cegah Kebakaran TPA Blondo, Damkar Kabupaten Semarang Rutin Semprot Titik Rawan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Rabu, 5 Agustus 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara di Semarang 24,1 derajat Celsius dengan kelembapan 85 persen, sementara hujan ringan berpotensi terjadi secara tidak merata di wilayah pegunungan, dataran tinggi, sebagian Jawa Tengah bagian timur, dan sekitarnya.
05 Agustus 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, BMKG Prediksi Hujan Ringan di Sejumlah Wilayah Jawa Tengah
Polres Semarang memastikan mayat yang ditemukan di dalam mobil Honda Jazz di wilayah Gubug, Kabupaten Grobogan, pada Jumat (7/8/2026), merupakan Chandra Waskito, pemilik konter Royal Phone di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa. Korban diduga tewas akibat tindak pidana pencurian dengan kekerasan. Polisi masih memburu pelaku serta mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti untuk mengungkap kronologi serta motif kejahatan.
Polisi Pastikan Mayat dalam Mobil di Grobogan Bos Royal Phone Ambarawa

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved