KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Sambut Tahun Politik, Puluhan Perempuan di Salatiga Ikuti Pendidikan Politik, Siap Hadapi Pemilu 2024

Sambut Tahun Politik, Puluhan Perempuan di Salatiga Ikuti Pendidikan Politik, Siap Hadapi Pemilu 2024

Sambut Tahun Politik, Puluhan Perempuan di Salatiga Ikuti Pendidikan Politik, Siap Hadapi Pemilu 2024

Pj Walikota berfoto bersama dengan sejumlah peserta sosialisasi pendidikan politik yang digelar Kesbangpol salatiga 14.9.22. poto dok ist

Sedikitnya 50 perempuan dari Kecamatan Tingkir mendapatkan pendidikan politik dari Kegiatan Sosialisasi Pendidikan Politik yang digelar Badan Kesatuan Bangsa Dan PolitIk (Kesbangpol) Kota Salatiga. Acara dibuka oleh Penjabat Wali Kota Salatiga Sinoeng N Rachmadi ini dilaksanakan di Aula Damarjati BKPSDM Lantai 2, Rabu (14/09/22).

Kepala Kesbangpol Yayat Nurhayat menjelaskan bahwa pendidikan politik adalah pembinaan untuk memahami mencintai rasa keterikatan tinggi terhadap negara dan perangkat sistemnya.

“Menyambut tahun politik yang sebentar lagi datang baik pelaksanaan pilpres, pileg, pilgub, dan pilkada, maka penting untuk dilakukan pendidikan politik bagi masyarakat, dan kali ini pesertanya adalah perempuan. Tujuannya guna memberikan penerangan bagi masyarakat atas hal dan kewajiban politik. Selanjutnya juga untuk meningkatkan kesadaran hak dan kewajiban sebagai warga negara, serta mewujudkan kemandirian berpolitik dan ketatanegaraan,” jelasnya

Pemateri yang dihadirkan dalam sosialisasi pendidikan politik ini adalah Kepala Kesbangpol Yayat Nurhayat dan dr Rifki Aulia Erlangga, dosen UIN Salatiga.

Pj Wali Kota memberikan apresiasi kepada narasumber dan penyelenggara atas pelibatan perempuan dalam kegiatan. “Saya sudah memerintahkan kepada OPD agar dalam penyelenggaraan acara mengutamakan perempuan. Dan ini saya bersyukur dan berterima kasih karena kegiatan ini diikuti oleh perempuan. Untuk mewujudkan kesadaran politik, saya meminjam teori marketing yaitu dengan menentukan target. Tentukan promosi produk sampai di hati yaitu perempuan dan anak, daya sebar informasi akan lebih cepat perempuan dan anak dibandingkan laki-laki,” ungkap Sinoeng.

“ Selanjutnya kalau memiliki anak yang belum memiliki KTP tapi ulang tahun ke 17 nanti sudah berhak memilih, tolong sampaikan ke Pak RT agar dapat surat pengantar, jangan cuma dibatin saja. Nanti itu akan menjadi sumber masalah, dan pasti saling menyalahkan, baik oleh tim sukses ataupun penyelenggara pemilu,” tegas Sinoeng.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
[pekok2]