RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

SD Al Azhar 22 Salatiga Ikuti Pesta Siaga 2025 Tingkat Salatiga, Optimis Wakili Jateng

SD Al Azhar 22 Salatiga Ikuti Pesta Siaga 2025 Tingkat Salatiga, Optimis Wakili Jateng

SD Al Azhar 22 Salatiga Ikuti Pesta Siaga 2025 Tingkat Salatiga, Optimis Wakili Jateng

SD Al Azhar 22 Salatiga kembali melaju ke tingkat Kota Salatiga dalam ajang Pesta Siaga 2025 setelah sukses menjuarai tingkat Kecamatan Sidorejo. Keberhasilan ini diraih oleh dua kontingen sekolah tersebut dalam kompetisi yang berlangsung di SD Pangudi Luhur, Salatiga, pada Selasa, 25 Februari 2025.
Foto : dok IST
siswa-siswi SD Al Azhar 22 Salatiga saat menujukkan piala dalam Pesta Siaga tingkat Kecamatan Sidorejo Salatiga, Selasa 25 Februari 2025. 

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Setelah tiga kali menjuarai Pesta Siaga tingkat Kota Salatiga, Sekolah Dasar (SD) Al Azhar 22 Salatiga tahun 2025 ini kembali maju ke tingkat Kota Salatiga.

Keberhasilan SD Al Azhar 22 Salatiga di Pesta Siaga Kwartir Ranting Gerakan Pramuka Sidorejo yang berlangsung sehari di SD Pangudi Luhur, Salatiga, Selasa 25 Februari 2025.

Pembina sekaligus Tenaga Pendidik (Guru) SD Al Azhar 22 Salatiga Aziz Muslim, mengatakan, di Pesta Siaga tingkat Kecamatan ini SD Al Azhar 22 Salatiga mengirim dua Kontingen.

“Masing-masing bareng Putra dan barung Putri dan setiap barung berjumlah 8 orang. Jadi kita mengirim 16 siswa-siswi ke Pesta Siaga tingkah Kecamatan Sidorejo,” kata Aziz Muslim.

Ia pun bersyukur siswa-siswi SD Al Azhar 22 Salatiga pada akhirnya berhasil maju ke tingkat Kota Salatiga setelah bekerja beras dan melalui latihan yang panjang.

Apalagi, lanjut dia, jam latihan ada penambahan waktu termasuk di sela kegiatan belajar mengajar di sekolahan.

“Di hari-hari kegiatan belajar mengajar kita tetap latihan dan kemarin kita lebih waktunya. Kita tambah waktunya untuk berlatih, termasuk pada hari Sabtu. Dan alhamdulillah, usaha tidak mengkhianati hasil dengan memaksimalkan latihan,” ucapnya.

Meskipun kualifikasi yang dilombakan tahu ini terdapat sedikit perbedaan dengan tahun sebelumnya, Aziz mengaku tidak terlalu kesulitan bagi para siswa untuk mempelajari dan mendalami.

menurutnya, semuanya materi lomba lebih dititik berat kepada kekompakan dan kerjasama bukan perorangan.

Ditambahkan Guru Pembina SD Al Azhar 22 Salatiga lainnya, Nasikhatul Umami, bahwa keberhasilan SD Al Azhar 22 Salatiga di Pesta Siaga tingkat Kecamatan tahun ini setidaknya satu pembuktian dapat mempertahankan juara pada tiga tahun berturut-turut sebelumnya.

Apalagi, dalam proses latihan siswa-siswi SD Al Azhar 22 Salatiga menambah waktu latihan yah semula seminggu harusnya tiga kali menjadi satu minggu full.

Pihaknya optimistis, SD Al Azhar 22 Salatiga optimis dapat meraih tiket ke tingkat Kota dan mewakili Provinsi Jateng ditingkat Nasional.

“Terkait nilai dan hasil kita serahkan kepada dewan juri dan juga Tuhan Yang Maha Esa bismillah dengan latihan yang dilakukan oleh anak-anak akan mendapatkan hasil yang maksimal,” imbuhnya.

Sebagai informasi, SD Al Azhar 22 Salatiga sebelumnya pernah meraih Juara Harapan 1 ditingkat Provinsi Jateng.

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Kadispora) Kota Salatiga Muh Nasirudin menyampaikan berdasarkan Surat Keputusan Kwartir Ranting Gerakan Pramuka dari empat Kecamatan di Salatiga, masing-masing diwakilkan tiga SD.

Untuk Kecamatan Sidorejo misalnya, para juara berdasarkan Surat Keputusan Kwartir Nasional Nomor: 131 / KN / 76 tentang Petunjuk Pelaksanaan Pesta Siaga Memutuskan Barung tergiat 1-6 dalam Pesta Siaga Kwartir Ranting Gerakan Pramuka Sidorejo tahun 2025 sebagaimana tercantum pada Lampiran I Surat Keputusan ini.

Tergiat Putra masing-masing dimenangkan SD Kristen Satya Wacana, SDN Salatiga dan SD Islam Al-Azhar 22 Salatiga.

Untuk Tergiat Putri dengan posisi tiga besar adalah SDN Sidorejo Lor 01, SDN Bugel 02 dan SD Islam Al-Azhar 22 Salatiga.

Untuk Kecamatan Sidomukti Barung Putra SDN Mangunsari 07, SDN Dukuh 03, dan MI Ma’arif Dukuh. Sedangkan Barung Putri masing-masing juara diarai MI Mangusari, SDN Mangunsari 07 dan SDN Kalicacing 02.

Untuk wilayah Kecamatan Tingkir, para juaranya Barung Putra SDN Tingkir Lor 01, SDN Sidorejo Kidul 02 dan SDN Kutowinangun 01. Barung putri masing-masing, SDN Tingkir Lor 02, MI ASAS Islam dan SDN Kutowinangun 01.

Terakhir, untuk wilayah Kecamatan Argomulyo masing-masing juara untuk Barung Putra adalah SDN Tegalrejo 01, SDN Randuacir 01 dan SDN Cebongan 02. Untuk Barung Putri yakni, SDN Cebongan 01, SDN Cebongan 02 dan MI Kumpulrejo 02.

Muh Nasir menyampaikan selamat kepada para juara

“Selamat untuk yang juara tingkat ranting, persiapkan diri untuk menyongsong Pesta Siaga selanjutnya yakni tingkat kota, event tingkat Binwil dan tingkat Daerah /Provinsi. Bekali diri dengan penuh kegembiraan dan semangat juang yang luar biasa,” pungkas Muh Nasir.

Sebelumya, Ketua Panitia Pesta Siaga Gerakan Pramuka Kecamatan Sidorejo Salatiga Mulyadi menerangkan, total SD yang tampil di Kecamatan Sidorejo
26 sekolahan.

“Ada satu sekolahan atau pangkalan yang hanya mengirimkan satu barung saja. Jadi semuanya terdapat 26 Putra 25 Putri,” ujar Mulyadi.

Setiap pangkalan, lanjut dia, terdapat 8 peserta. Sehingga, siswa-siswi yang terlibat pada pelaksanaan Pesta Siaga semuanya mencapai 408 anak khusus di Kacamatan Sidorejo Salatiga saja.

Nantinya, para peserta memperebutkan juara I, II dan III. Baik untuk barung Putra dan Putri.

“Untuk selanjutnya para juara ini mewakili Kecamatan Sidorejo ke Tingkat Kota Salatiga / Kwarcab,” imbuhnya.

BACA JUGA :

Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
Sebanyak 8.100 porsi Ayam Kecap Rempah Nusantara dimasak serentak di sembilan kota Indonesia pada Minggu (6/9/2026), termasuk 750 porsi di Semarang. Kegiatan Bright Gas bersama pelanggan dan komunitas tersebut digelar untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional sekaligus membidik pencatatan Rekor MURI.
Bukan Masak Biasa! 8.100 Porsi Ayam Kecap Diburu Jadi Rekor MURI, Semarang Sumbang 750 Porsi
Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut keputusan tersebut diambil untuk menjaga kondusivitas masyarakat di tengah kekhawatiran yang berkembang. Pemkab juga meminta PT Geo Dipa Energi meningkatkan komunikasi dan sosialisasi terkait kegiatan geothermal di Banyubiru.
Rencana Geothermal Gunung Ungaran Ditunda, Bupati Semarang Minta PLN Setop Kegiatan
Sebanyak 756 pekerja PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terkena PHK akibat efisiensi perusahaan pada 2026. Disnaker Kabupaten Semarang menyebut keputusan tersebut telah disepakati melalui perjanjian bersama, sementara pembayaran pesangon rata-rata Rp30 juta per pekerja dilakukan bertahap selama 10 bulan karena tekanan industri perkayuan.
756 Pekerja di Kabupaten Semarang Kena PHK, Disnaker Kawal Pembayaran Pesangon
Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Semar Gugat menggelar aksi tanda tangan massal menolak rencana pengeboran geothermal Gunung Ungaran di Basecamp Kendalisodo, Desa Samban, Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (2/9/2026). Mereka meminta rencana tersebut dikaji serius karena khawatir aktivitas pengeboran berdampak terhadap lingkungan dan sumber air masyarakat.
Gelombang Penolakan Pengeboran Gunung Ungaran Mulai Muncul, Sejumlah Komunitas Galang Tanda Tangan Massal
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran