URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Munculnya wacana larangan penjualan rokok eceran yang didukung oleh Presiden memicu pro dan kontra. Selain dinilai sarat kepentingan, revisi beleid bisa melemahkan pendapatan pedagang kecil.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Sejumlah Warga di Salatiga Keluhkan Wacana Larangan Penjualan Rokok Eceran, Pedagang Kecil Hanya Bisa Pasrah

Sejumlah Warga di Salatiga Keluhkan Wacana Larangan Penjualan Rokok Eceran, Pedagang Kecil Hanya Bisa Pasrah

Sejumlah Warga di Salatiga Keluhkan Wacana Larangan Penjualan Rokok Eceran, Pedagang Kecil Hanya Bisa Pasrah

Featured Image

RASIKAFM.COM|SALATIGA – Munculnya wacana larangan penjualan rokok eceran yang didukung oleh Presiden memicu pro dan kontra. Selain dinilai sarat kepentingan, revisi beleid bisa melemahkan pendapatan pedagang kecil.

Sementara itu, beleid soal produk tembakau diharapkan menjadi awalan untuk menekan jumlah perokok anak, meskipun rencana larangan tersebut tertuang dalam Keputusan Presiden No. 25/2022 tentang Program Penyusunan Peraturan Pemerintah Tahun 2023.

Dalam Kepres yang ditandatangani Presiden RI Joko Widodo pada 23 Desember 2022, termuat Rancangan Peraturan Pemerintah tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 109 Tahun 2012 tentang Pengamanan Bahan yang Mengandung Zat Adiktif berupa Produk Tembakau bagi Kesehatan.

Masyarakat yang terdampak langsung dengan aturan ini adalah pedagang asongan. Salah satunya adalah Titik, seorang penjual rokok di Salatiga. Ia mengaku tidak setuju dengan aturan tersebut. Terlebih mayoritas pembeli di toko kecil miliknya adalah sopir angkutan kota dan juru parkir.

“Mayoritas di sini pembeli ya sopir gitu beli dua batang, tukang parkir juga. Kalau sopir disuruh beli satu bungkus ya berat mas,” kata Titin saat ditemui di toko miliknya sekitar bundaran Salatiga Selasa (3/1/2023).

Diakuinya dengan adanya pelarangan itu akan sangat memberatkan pedagang. Sebab pendapatannya akan turun secara drastis. Terlebih kalau jual secara satu bungkus untungnya lebih sedikit. “Kalau satu bungkus itu untungnya cuma Rp 1.500 mas. Kalau jual eceran bisa Rp 4.000. Itu mungkin kecil tapi bagi saya itu berarti banget. Pendapatan kami bisa turun drastis,” ungkapnya.

Hal itu ditambah dengan kenaikan harga cukai rokok yang belakangan juga mengalami kenaikan. Sehingga membuat pendapatan pedagang kecil merosot.

Senada, Sungatmi salah seorang pedagang asongan mengaku tidak setuju dengan aturan tersebut. Kalau tujuannya untuk mengurangi perokok siswa, diakuinya tidak ada pelajar yang membeli rokok eceran di tempatnya. Sebab mayoritas pembelinya adalah sopir angkutan kota. Namun ia tetap setuju jika aturan itu diterapkan.

“Ya kalau saya setuju mas. Mau gimana lagi kalau sudah aturan dari pemerintah. Saya ngikut saja,” ungkapnya.

Dikatakan, dengan wacana pelarangan itu perempuan yang sudah 40 tahun jualan asongan itu khawatir akan pendapatannya menurun.

Sementara itu Sentot, salah seorang juru parkir mengaku sangat tidak setuju dengan aturan tersebut. Menurutnya aturan itu akan sangat memberatkan. Sebab ia dan teman-temannya hanya mampu beli secara eceran. Jika disuruh berhenti secara total juga susah.

“Ini harga susah naik. Terus ada lagi informasi mau ada pelarangan jual eceran. Tambah sudah ini mas. Kami sangat tegas menolak hal itu,” tandasnya.

 

BACA JUGA :

Peresmian perubahan nama RSUD Kota Salatiga menjadi RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo dilakukan oleh Robby Hernawan di Halaman RSUD Salatiga, Kota Salatiga, Selasa (3/3/2026). Perubahan ini sebagai penghormatan kepada tokoh kesehatan dr. Soebarkat serta mendorong peningkatan kualitas layanan kesehatan yang lebih humanis dan modern.
RSUD dr. Soebarkat, Nama Baru RSU Salatiga
Aksi Srikandi Linmas Bagikan 600 Takjil di Suruh
Aksi Srikandi Linmas Bagikan 600 Takjil di Suruh
Pengembangan wahana wisata keluarga di Bukit Cinta Banyubiru dilakukan oleh Wiwin Sulistyowati dari Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang di Kabupaten Semarang menjelang libur Lebaran 2026. Program ini bertujuan meningkatkan kunjungan wisata melalui penambahan wahana seperti gokart, permainan air, dan rumah makan apung yang dikelola pihak ketiga.
Dongkrak Tingkat Kunjungan Wisata Saat Libur Lebaran, Bukit Cinta Hadirkan Wahana Baru
Ketua satgas MBG Salatiga Nina Agustin
Menu MBG di Salatiga Diprotes, Nina Agustin Minta SPPG harus Profesional

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

JANGAN LEWATKAN:

Wajib Baca! Bijak di Jalan, Aman di Tujuan Pentingnya Kesadaran Lalu Lintas di Indonesia
Wajib Baca! Bijak di Jalan, Aman di Tujuan: Pentingnya Kesadaran Lalu Lintas di Indonesia
Etika pengemudi di jalan raya sangat penting untuk menciptakan keselamatan dan kenyamanan bersama. Pengemudi perlu menghormati pejalan kaki dengan berhenti di zebra cross, mengurangi kecepatan di area ramai, tidak berkendara di trotoar, serta memperhatikan anak-anak dan lansia sebagai pengguna jalan paling rentan.
Etika Pengemudi terhadap Pejalan Kaki
Soto Kare Reksa di Salatiga menjadi kuliner legendaris sejak 1942, warisan keluarga Sofyan yang masih mempertahankan resep tradisional dengan kuah santan dan sandung lamur khas. Berlokasi di gang belakang bekas Bioskop Reksa, warung ini tetap ramai dikunjungi pecinta kuliner dari berbagai daerah karena cita rasanya yang autentik.
Soto Kare Reksa Salatiga Sensasi Kuliner sejak 1942
Rasika memberikan panduan bagi masyarakat untuk tetap menjalani masa tua dengan sehat dan bahagia. Artikel ini membahas pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental, tetap bersosialisasi, menekuni hobi positif, serta memperkuat ibadah sebagai kunci menghadapi pertambahan usia dengan penuh rasa syukur dan semangat hidup.
Umur Semakin Bertambah? Ini Tips Agar Tetap Positif di Masa Tua
Lima tempat dimsum di Ungaran, Kabupaten Semarang, menjadi rekomendasi favorit pecinta kuliner. Rasika memperkenalkan ragam inovasi dimsum kekinian yang populer di kalangan masyarakat. Dimsum lezat ini disajikan dengan beragam varian rasa dan topping unik melalui layanan offline maupun ojek online.
Bikin Ngiler! Berikut 5 Rekomendasi Dimsum di Ungaran
Desa wisata Pesona Garda di Dusun Dawung, Desa Candirejo, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, ditunjuk sebagai venue resmi arung jeram pada Porprov Jateng 2026. Penunjukan dilakukan untuk mendukung sport tourism dan ekonomi warga. Pengelola lokal menyiapkan infrastruktur, pelatihan teknis, serta fasilitas penunjang demi suksesnya ajang tersebut.
Pesona Garda Jadi Venue Arung Jeram Porprov Jateng 2026

INFOGRAFIS

TERKINI

Kecelakaan lalu lintas melibatkan 10 kendaraan terjadi di Exit Tol Bawen, Kabupaten Semarang, Senin (3/3/2026) malam. Insiden yang dikonfirmasi Kasatlantas Lingga Ramadhani ini diduga dipicu kegagalan pengereman truk wingbox yang menabrak kendaraan berhenti di lampu merah, menyebabkan delapan orang luka-luka dan dirawat di RS At-Tin Bawen.
Begini Kondisi Korban Kecelakaan Beruntun Libatkan 10 Kendaraan di Exit Tol Bawen
Kecelakaan lalu lintas melibatkan 10 kendaraan terjadi di Exit Tol Bawen, Kabupaten Semarang, Senin (3/3/2026) malam. Insiden yang dikonfirmasi Kasatlantas Lingga Ramadhani ini diduga dipicu kegagalan...
Kecelakaan karambol terjadi saat sebuah truk boks menabrak delapan sepeda motor dan satu mobil di Exit Tol Bawen, Kabupaten Semarang, Selasa (3/3/2026). Sopir truk Indra Warsito diduga mengalami rem blong setelah melanjutkan perjalanan dari Weleri, sehingga kendaraan tak terkendali dan menabrak kendaraan yang berhenti di lampu merah.
Breaking News! Rem Blong di Exit Tol Bawen, Truk Boks Tabrak 9 Kendaraan Saat Lampu Merah
Kecelakaan karambol terjadi saat sebuah truk boks menabrak delapan sepeda motor dan satu mobil di Exit Tol Bawen, Kabupaten Semarang, Selasa (3/3/2026). Sopir truk Indra Warsito diduga mengalami rem blong...
Peresmian perubahan nama RSUD Kota Salatiga menjadi RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo dilakukan oleh Robby Hernawan di Halaman RSUD Salatiga, Kota Salatiga, Selasa (3/3/2026). Perubahan ini sebagai penghormatan kepada tokoh kesehatan dr. Soebarkat serta mendorong peningkatan kualitas layanan kesehatan yang lebih humanis dan modern.
RSUD dr. Soebarkat, Nama Baru RSU Salatiga
Peresmian perubahan nama RSUD Kota Salatiga menjadi RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo dilakukan oleh Robby Hernawan di Halaman RSUD Salatiga, Kota Salatiga, Selasa (3/3/2026). Perubahan ini sebagai penghormatan...
Kecelakaan sepeda motor dan truk trailer menewaskan pengendara motor bernama Fajar di Jalan Raya Sruwen–Salatiga, Desa Butuh, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Senin (2/3/2026) malam. Menurut Lingga Ramadhani dari Polres Semarang, insiden terjadi saat korban menghindari lubang dan oleng ke jalur truk.
Hindari Lubang, Pengendara Motor Tewas Terlindas Trailer di Tengaran
Kecelakaan sepeda motor dan truk trailer menewaskan pengendara motor bernama Fajar di Jalan Raya Sruwen–Salatiga, Desa Butuh, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Senin (2/3/2026) malam. Menurut Lingga...
Aksi Srikandi Linmas Bagikan 600 Takjil di Suruh
Aksi Srikandi Linmas Bagikan 600 Takjil di Suruh
Pembagian 600 paket takjil gratis dilakukan anggota Srikandi Linmas Kabupaten Semarang yang dipimpin Ninik Nuriyah di depan Kantor Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, Senin (2/3/2026). Kegiatan Ramadan...
Muat Lebih

POPULER

Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia Kabupaten Semarang, Eko Lesmono, menyampaikan aspirasi kepada Komisi X DPR RI dalam dialog pendidikan di Kabupaten Semarang, baru-baru ini. Ia mendesak perlindungan guru masuk RUU Sisdiknas Prolegnas 2026 serta percepatan penyelesaian tenaga non-ASN melalui pengangkatan ASN dan penataan berbasis kebutuhan daerah.
PGRI Kabupaten Semarang Usulkan Perlindungan Guru Masuk RUU Sisdiknas
Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Semarang, Wisnu Wahyudi, mendesak Pemkab Semarang mempercepat penanganan banjir dan longsor di Kalongan, Susukan–Kutilang, Lerep, Nyatnyono, dan Blanten, Jumat (27/2/2026). Ia meminta pengerukan Sungai Kaligung serta perbaikan jalan terdampak karena sedimentasi dan cuaca ekstrem. Penanganan dilakukan melalui koordinasi dengan BBWS dan instansi terkait.
Longsor dan Banjir Ancam Permukiman, Komisi C DPRD Kabupaten Semarang Desak Penanganan Segera
Kecelakaan lalu lintas melibatkan 10 kendaraan terjadi di Exit Tol Bawen, Kabupaten Semarang, Senin (3/3/2026) malam. Insiden yang dikonfirmasi Kasatlantas Lingga Ramadhani ini diduga dipicu kegagalan pengereman truk wingbox yang menabrak kendaraan berhenti di lampu merah, menyebabkan delapan orang luka-luka dan dirawat di RS At-Tin Bawen.
Begini Kondisi Korban Kecelakaan Beruntun Libatkan 10 Kendaraan di Exit Tol Bawen

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved