RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Senyum Sumringah Pendamping PKH di Kabupaten Semarang Usai Terima Bantuan Sepeda Motor Operasional

Senyum Sumringah Pendamping PKH di Kabupaten Semarang Usai Terima Bantuan Sepeda Motor Operasional

Senyum Sumringah Pendamping PKH di Kabupaten Semarang Usai Terima Bantuan Sepeda Motor Operasional

Bupati Semarang Ngesti Nugraha bersama Wabup Nur Arifah "menjajal" sepeda motor operasional bantuan bagi pendamping PKH se-Kabupaten Semarang di halaman Masjid Agung Al Mabrur, Ungaran Timur, Jumat (18/7/2025). Foto: win

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Raut wajah sumringah terlihat dari para pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Semarang. Pasalnya, mereka mendapatkan bantuan sepeda motor operasional dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang untuk menunjang kinerja melayani masyarakat.

Salah satu dari 71 pendamping PKH yang menerima bantuan tersebut adalah Vita Kurniasari. Ia yang juga sebagai Koordinator Pendamping PKH Kabupaten Semarang ini mengaku selama ini para pendamping menggunakan kendaraan pribadi untuk menjalankan tugas, termasuk saat harus bekerja di luar jam kerja normal.

“Selama ini operasional teman-teman menggunakan kendaraan pribadi. Bahkan dalam dua bulan terakhir, kami tetap keliling door to door di hari Sabtu dan Minggu. Bisa dibilang nyaris tanpa hari libur,” ujarnya ditemui usai penyerahan bantuan sepeda motor di halaman Masjid Al Mabrur, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Jumat (18/7/2025).

Menurut Vita, peran pendamping PKH sangat luas. Mereka mendampingi berbagai kelompok rentan, seperti lansia, ibu hamil, dan balita. Dengan adanya fasilitas kendaraan ini, diharapkan mobilitas dan efektivitas kerja para pendamping semakin meningkat.

“Alhamdulillah luar biasa, kami ucapkan terima kasih kepada Pemkab Semarang. Ini bentuk penghargaan luar biasa kepada teman-teman pendamping PKH. Semangat kami makin menyala untuk terus melayani masyarakat,” ungkapnya.

Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan, bantuan ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap kinerja para pendamping PKH yang selama ini bekerja di lapangan secara langsung, bahkan sering tanpa mengenal waktu.

“Jumlahnya 71 unit kami bagikan tahun ini. Alhamdulillah, ini akan sangat membantu operasional teman-teman di lapangan, khususnya dalam mendampingi lansia dan warga kurang mampu agar pelayanan bisa lebih cepat dan efektif,” terangnya.

Seluruh kendaraan tersebut dibeli melalui anggaran APBD Kabupaten Semarang, dengan harga per unit sebesar Rp21.900.000. Total anggaran yang dikucurkan mencapai kurang lebih Rp1,5 miliar.

“Nanti pelatnya merah, diberikan dengan status pinjam pakai, khusus untuk menunjang operasional para pendamping sosial,” tandasnya.

Program ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Semarang dalam memperkuat pelayanan sosial berbasis komunitas, serta memberikan dukungan nyata terhadap para tenaga pendamping yang berada di garis depan pengentasan kemiskinan dan perlindungan sosial masyarakat. (win)

BACA JUGA :

Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
Sebanyak 8.100 porsi Ayam Kecap Rempah Nusantara dimasak serentak di sembilan kota Indonesia pada Minggu (6/9/2026), termasuk 750 porsi di Semarang. Kegiatan Bright Gas bersama pelanggan dan komunitas tersebut digelar untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional sekaligus membidik pencatatan Rekor MURI.
Bukan Masak Biasa! 8.100 Porsi Ayam Kecap Diburu Jadi Rekor MURI, Semarang Sumbang 750 Porsi
Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut keputusan tersebut diambil untuk menjaga kondusivitas masyarakat di tengah kekhawatiran yang berkembang. Pemkab juga meminta PT Geo Dipa Energi meningkatkan komunikasi dan sosialisasi terkait kegiatan geothermal di Banyubiru.
Rencana Geothermal Gunung Ungaran Ditunda, Bupati Semarang Minta PLN Setop Kegiatan
Sebanyak 756 pekerja PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terkena PHK akibat efisiensi perusahaan pada 2026. Disnaker Kabupaten Semarang menyebut keputusan tersebut telah disepakati melalui perjanjian bersama, sementara pembayaran pesangon rata-rata Rp30 juta per pekerja dilakukan bertahap selama 10 bulan karena tekanan industri perkayuan.
756 Pekerja di Kabupaten Semarang Kena PHK, Disnaker Kawal Pembayaran Pesangon
Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Semar Gugat menggelar aksi tanda tangan massal menolak rencana pengeboran geothermal Gunung Ungaran di Basecamp Kendalisodo, Desa Samban, Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (2/9/2026). Mereka meminta rencana tersebut dikaji serius karena khawatir aktivitas pengeboran berdampak terhadap lingkungan dan sumber air masyarakat.
Gelombang Penolakan Pengeboran Gunung Ungaran Mulai Muncul, Sejumlah Komunitas Galang Tanda Tangan Massal
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran