URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Gejolak politik di Salatiga semakin memanas setelah Relawan Sinar Terang mengumumkan pergeseran dukungan mereka dari Calon Wali Kota Sinoeng Noegroho Rachmadi ke pasangan Robby Hernawan dan Nina Agustin pada Kamis (18/9/2024).

Mbak Google

KABAR RASIKA

Sinar Terang Pindah Haluan, MARS Tetap Konsisten Dukung Sinoeng-Budi

Sinar Terang Pindah Haluan, MARS Tetap Konsisten Dukung Sinoeng-Budi

Sinar Terang Pindah Haluan, MARS Tetap Konsisten Dukung Sinoeng-Budi

Gejolak politik di Salatiga semakin memanas setelah Relawan Sinar Terang mengumumkan pergeseran dukungan mereka dari Calon Wali Kota Sinoeng Noegroho Rachmadi ke pasangan Robby Hernawan dan Nina Agustin pada Kamis (18/9/2024).
Foto dok IST
Sejumlah relawan MARS berfoto bersama saat di Kebun Kopi Bintang Warung Masakan Nusantara pada Kamis (19/9/2024) malam.
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Gejolak politik di Salatiga memasuki babak baru setelah Relawan Sinar Terang secara resmi mengumumkan pergeseran dukungan mereka dari Calon Wali Kota Sinoeng Noegroho Rachmadi ke calon lain.

Keputusan ini mengejutkan banyak pihak, mengingat Relawan Sinar Terang sebelumnya merupakan pendukung Sinoeng. Meski demikian, pergeseran dukungan ini tidak berdampak signifikan pada tim relawan Sinoeng-Budi.

Ketua Koordinator MARS (Manunggaling Relawan Sinoeng – Budi), D Sasongko, dalam konferensi pers di Kebun Kopi Bintang Warung Masakan Nusantara pada Kamis (19/9/2024) malam, menegaskan bahwa perpindahan dukungan ini malah memperkuat semangat mereka.

“Kami semakin termotivasi untuk berjuang lebih keras demi Salatiga. Dukungan baru ini membuat kami semakin solid,” ujarnya.

Endang (52), mantan anggota Relawan Sinar Terang, justru mengungkapkan ketidakpuasannya terhadap organisasi lama. Menurutnya, Relawan Sinar Terang tidak lagi efektif “Ngefek” dan hanya diisi oleh segelintir anggota.

“Saya sudah keluar dari Sinar Terang karena di WA grup hanya berisi sekitar 17 orang dan tidak produktif . Kini, saya lebih yakin mendukung Sinoeng Budi,” tegas Endang.

Tri Sukrisdianto (40), Wakil Sekretaris 2 Relawan Sinar Terang, mengungkapkan bahwa organisasi awalnya dibentuk untuk mendukung Sinoeng sebagai yayasan sosial. Namun, seiring pergeseran dukungan politik, Tri memutuskan untuk tetap berada di pihak Sinoeng.

“Sebenarnya pada awalnya Sinar Terang mengarah pada sebuah yayasan yang akan bergerak di bidang sosial dan kemanuisaan. Namun meskipun Sinar Terang berubah haluan, saya akan tetap mendukung Pak Sinoeng,” ungkap Tri.

Seperti diketahui Kamis (18/9/2024) sore, Tim Relawan Sinar Terang turut mendeklarasikan dukungan mereka untuk pasangan calon Robby Hernawan dan Nina Agustin di Rumah Joglo Prof (Profesi) Haryoko, Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga.

Endang saat diwawancarai wartawan

BACA JUGA :

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Semarang menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) serentak di 19 kecamatan di Hotel Wahid Bandungan, Minggu (24/5/2026), untuk menata ulang kepengurusan tingkat kecamatan yang masa baktinya berakhir. Melalui penjaringan dan penyaringan calon ketua PAC, partai juga memperkuat keterlibatan perempuan dan kader muda sebagai bagian dari konsolidasi internal menghadapi Pemilu 2029.
Musancab Serentak, PDI Perjuangan Kabupaten Semarang Mulai Panaskan Mesin Menuju Pemilu 2029
Musyawarah Anak Cabang DPC PDI Perjuangan Kota Salatiga memasuki tahap akhir penjaringan pengurus PAC dengan menyisakan 12 kader terbaik dari empat PAC setelah melalui seleksi berjenjang sejak Februari 2026. Penentuan ketua PAC akan diputuskan DPD PDIP Jawa Tengah dari tiga nama terbaik di masing-masing wilayah guna memperkuat soliditas partai dan pembangunan Kota Salatiga.
Jabatan Ketua PAC Ditentukan DPD Jateng, Musancab PDIP Salatiga Sisakan 12 Nama
Penguatan kaderisasi partai ditegaskan Partai Keadilan Sejahtera Jawa Tengah melalui pernyataan Sekretaris Umum Julisa Ramadhan di Kantor DPW PKS, Semarang, Minggu (8/3/2026). Langkah ini dilakukan untuk memperkuat kualitas kader dan memperluas keanggotaan melalui program intensifikasi, ekstensifikasi, serta peningkatan komunikasi dengan media.
PKS Jateng Perkuat Kaderisasi dan Komunikasi dengan Media
Putusan terbaru Mahkamah Konstitusi dimanfaatkan PKS Jawa Tengah untuk memperkuat kemandirian politik. Sekjen Muhammad Kholid menyampaikan hal itu dalam Bimtek di Yogyakarta, menegaskan peluang usung kader tanpa koalisi. Konsolidasi dilakukan menghadapi dinamika pemilu agar PKS makin diperhitungkan di Pilkada dan Pemilu.
Putusan Mahkamah Konstitusi Buka Peluang, PKS Jateng Siap Usung Calon Mandiri
DPW PKS Jawa Tengah menargetkan 11 kursi DPR RI guna menembus tiga besar nasional pada Pemilu mendatang. Target ditegaskan dalam Bimtek pimpinan dan anggota legislatif PKS se-Jateng di Yogyakarta, Kamis (12/02/2026). Konsolidasi kader dan penguatan ideologi partai dilakukan untuk menghadapi berbagai kemungkinan sistem pemilu.
Partai Keadilan Sejahtera Jateng Dorong Kemandirian Kader, Targetkan Jadi Partai Papan Atas
Anggota Fraksi PKS DPRD Kota Salatiga, Heru Prastyo, mengundurkan diri dari jabatannya. Pengunduran diri disampaikan kepada pimpinan partai dan DPRD di Salatiga pada 3 Februari 2026. Keputusan diambil karena alasan kesehatan, sehingga Heru fokus menjalani pengobatan, sementara PKS memproses PAW pengganti.
Alasan Fokus Pengobatan, Heru Prastyo PKS Mundur dari Anggota DPRD Kota Salatiga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Harga Ayam Hidup Anjlok hingga Rp11
Harga Ayam Hidup Anjlok hingga Rp11.000 per Kg, Pinsar Sebut Overproduksi dan Dominasi Middleman Jadi Penyebab
Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di Kabupaten Semarang memicu kekhawatiran sejumlah orang tua karena status pendaftaran anak belum terverifikasi hingga hari kedua pelaksanaan, Rabu (3/6/2026). Banyak calon murid mendatangi SMP Negeri 2 Ungaran untuk memastikan proses seleksi, sementara pihak sekolah menyebut verifikasi dilakukan bertahap akibat tingginya jumlah pendaftar dan banyaknya kesalahan administrasi.
Cemas Status Pendaftaran Murid Belum Bergerak, Orang Tua Cari Kepastian ke Sekolah