URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pemerintah Desa (Pemdes) Kemambang, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, tengah mengembangkan potensi wisata alam Sitaring View di Dusun Puwono. Terletak di lereng Gunung Telomoyo, dengan ketinggian sekitar 1.150 meter dari permukaan laut (mdpl), destinasi ini menawarkan pemandangan matahari terbit dan tenggelam.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Sitaring View Desa Kemambang, Tawarkan Pesona Sunrise dan Sunset Sambil Menikmati Kopi Gula Aren

Sitaring View Desa Kemambang, Tawarkan Pesona Sunrise dan Sunset Sambil Menikmati Kopi Gula Aren

Sitaring View Desa Kemambang, Tawarkan Pesona Sunrise dan Sunset Sambil Menikmati Kopi Gula Aren

Sitaring View di Dusun Puwono, Desa Kemambang, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang menawarkan konsep minum kopi gula aren sambil menikmati sunrise dan sunset. Foto: win
Sitaring View di Dusun Puwono, Desa Kemambang, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang menawarkan konsep minum kopi gula aren sambil menikmati sunrise dan sunset. Foto: win
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Pemerintah Desa (Pemdes) Kemambang, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang tengah mengembangkan potensi wisata alam bernama Sitaring View di Dusun Puwono.

Lokasinya yang berada di lereng Gunung Telomoyo dengan ketinggian sekitar 1.150 meter dari permukaan laut (mdpl), menawarkan pemandangan alam berupa matahari terbit (sunrise) dan tenggelam (sunset).

Menurut penuturan Kepala Desa Kemambang Heru Susanto, Sitaring merupakan singkatan dari ‘singgahan tanah miring’ karena lokasinya memang di lereng gunung. Konsep yang ditawarkan adalah pemandangan alam mulai dari Gunung Ungaran, Danau Rawa Pening, dan area persawahan yang terbentang luas tanpa halangan.

“Jadi kalau di sini bisa sarapan pagi sambil lihat sunrise, sorenya bisa lihat sunset sambil minum kopi gula aren khas Desa Kemambang,” kata Heru ditemui di Sitaring View, Sabtu (13/1/2024).

Dijelaskan Heru, Sitaring View saat ini masih dalam tahap pengembangan. Beberapa rencana pembangunan telah disiapkan, di antaranya area kemah (camping ground), tempat bermain anak serta kolam renang. Meskipun fasilitas belum lengkap, pengunjung sudah bisa menikmati area tersebut lantaran sudah terdapat dua bangunan kamar (guest house) untuk menginap dan berjalan-jalan di perkebunan kopi area perbukitan itu.

“Saat ini bangunannya bisa dipakai untuk meeting. Hal yang kami unggulkan yaitu pemandangan, bahkan pagi hari kalau cerah kita bisa melihat pelabuhan (Tanjung Emas Semarang) beserta kapal-kapalnya,” ujarnya.

Heru menambahkan, pihaknya mendapatkan bantuan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp400 juta untuk pengembangan obyek wisata tersebut.
Selain itu, terdapat juga bantuan dari sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melalui Corporate Social Responsibility (CSR).

Salah seorang pengunjung, Gustav Pradana mengaku sudah dua kali datang ke Sitaring View. Ia menyukai hawa sejuk di lereng Gunung Telomoyo yang sangat pas bila digunakan untuk menikmati secangkir kopi gula aren.

“Kalau di tempat lain mungkin banyak yang konsepnya seperti ini. Tapi di sini, pandangannya bebas tidak terhalang pohon atau bangunan apapun. Apalagi kopi gula arennya juga mantap,” beber dia. (win)

BACA JUGA :

Cemburu Buta, Seorang Pemuda Asal Bawen Dihajar Pakai Knalpot
Cemburu Buta, Seorang Pemuda Asal Bawen Dihajar Pakai Knalpot
Kebakaran Rumah di Kedungringin Suruh, Satu Orang Meninggal Terjebak Kobaran Api
Kebakaran Rumah di Kedungringin Suruh, Satu Orang Meninggal Terjebak Kobaran Api
Dugaan penyalahgunaan dana Kredit Ketahanan Pangan dan Energi (KKPE) mencuat dalam audiensi Gapoktan Ngudi Hasil Desa Pakopen dengan DPRD Kabupaten Semarang, Kamis (13/8/2026). Anggota kelompok mengaku menerima dana lebih kecil dari nilai kredit dalam akad, sementara kewajiban tetap berjalan. DPRD meminta Pemkab membentuk tim untuk memfasilitasi penyelesaian.
Dana Kredit Petani Pakopen Bandungan Diduga Diselewengkan, Kuasa Hukum: Ada Indikasi Korupsi
Kampung Keluarga Berkualitas Manggar Lestari, Desa Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, meraih juara pertama nasional pengelolaan Kampung KB 2026 dari Kemendukbangga/BKKBN. Prestasi tersebut diraih melalui keterlibatan masyarakat dalam pemberdayaan lansia, pendampingan anak dan balita, seni budaya, serta berbagai program untuk meningkatkan kualitas keluarga dan lingkungan.
Kampung KB Manggar Lestari Desa Lerep Juara Nasional, Bukan Sekadar Soal “Dua Anak Cukup”
Pemkab Semarang segera mencatat tanah hibah dari Kementerian Pertanian seluas sekitar 2,3 hektare sebagai aset daerah setelah dokumen administrasinya lengkap, Selasa (11/8/2026). Tanah eks Balai Penyuluhan Pertanian yang dihibahkan sejak 1991 tersebut diperkirakan bernilai Rp58 miliar. Pemkab Semarang juga menunggu proses sertifikasi tanah 14,8 hektare dari Badan Bank Tanah di Desa Branjang yang bernilai sekitar Rp60 miliar.
35 Tahun Mangkrak, Tanah Hibah Kementan untuk Pemkab Semarang Akhirnya Tuntas
Tim gabungan kepolisian mengamankan dua terduga pelaku kasus dugaan perampokan yang menewaskan pemilik konter Royal Phone, Chandra Waskito, di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Penangkapan dilakukan di Kota Semarang dan Kabupaten Semarang pada Jumat (7/8/2026), kurang dari 48 jam setelah kejadian, setelah polisi mengembangkan penyelidikan dengan melibatkan Polda Jawa Tengah, Polres Semarang, dan Polres Grobogan untuk mengungkap peran serta kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Misteri Perampokan Royal Phone Ambarawa Terkuak, Polisi Ringkus Dua Terduga Pelaku

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Satreskrim Polres Semarang mengungkap kasus perampokan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, melalui jejak salah satu tersangka saat menggunakan jasa ojek online dari Grobogan menuju Ambarawa. Polisi menelusuri pengemudi GoRide yang menerima satu unit handphone sebagai pembayaran hingga memperoleh identitas tersangka. Penyidik juga menyebut motif perkara berkaitan dengan persoalan ekonomi dan masih melengkapi berkas sebelum diserahkan kepada kejaksaan.
Terungkap Lewat Histori Ojol, Perampok Royal Phone Bayar Gojek Pakai HP Hasil Kejahatan
Tim gabungan kepolisian mengamankan dua terduga pelaku kasus dugaan perampokan yang menewaskan pemilik konter Royal Phone, Chandra Waskito, di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Penangkapan dilakukan di Kota Semarang dan Kabupaten Semarang pada Jumat (7/8/2026), kurang dari 48 jam setelah kejadian, setelah polisi mengembangkan penyelidikan dengan melibatkan Polda Jawa Tengah, Polres Semarang, dan Polres Grobogan untuk mengungkap peran serta kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Misteri Perampokan Royal Phone Ambarawa Terkuak, Polisi Ringkus Dua Terduga Pelaku

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved