KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Subditgakkum Ditlantas Polda Jateng Monev E-Tle Drone di Tol Salatiga. ini Tujuanya

Subditgakkum Ditlantas Polda Jateng Monev E-Tle Drone di Tol Salatiga. ini Tujuanya

Subditgakkum Ditlantas Polda Jateng Monev E-Tle Drone di Tol Salatiga. ini Tujuanya

Pada pagi Senin, 27 November 2023, Subditgakkum Ditlantas Polda Jateng, di bawah kepemimpinan Kasi Gar Kompol Indra Hartono, melaksanakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) terhadap penindakan E-Tle menggunakan pesawat drone di Pertigaan Exit Tol Salatiga. Kegiatan ini melibatkan tim dari Direktorat Lalu Lintas Polda Jateng dan Kasat Lantas Polres Salatiga AKP Suci Nugraheni.
Foto Arief Rasika
Kasi Gar Subdit Gakkum Kompol Indra Hartono, didampingi Kasat Lantas Polres Salatiga AKP Suci Nugraheni, saat Monev penindakan E-Tle melalui pesawat Drone, di Pertigaan Exit Tol Salatiga, Senin 27/11/2023 pagi.

RASIKAFM. COM | SALATIGA – Dalam rangka menjamin terselenggaranya Kamseltibcar lantas (keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas), Direktorat Lalu Lintas Polda Jateng dipimpin Kasi Gar Subdit Gakkum Kompol Indra Hartono, bersama tim didampingi Kasat Lantas Polres Salatiga AKP Suci Nugraheni, melaksanakan Monev (Monitoring dan evaluasi) penindakan E-Tle melalui pesawat Drone, di Pertigaan Exit Tol Salatiga, Senin 27/11/2023 pagi.

Kepada rasikafm.com. Kasi Gar Subdit Gakkum Kompol Indra Hartono mengatakan jika Penindakan E-Tle melalui pesawat Drone merupakan terobosan kreatif dari Ditlantas Polda Jateng dalam rangka mendukung efektifitas penindakan melalui E-Tle Statis maupun Mobil,

“Dengan E-Tle Drone bisa menjangkau lebih luas terhadap pelanggaran yang padat arus lalu lintasnya dan tidak terjangkau oleh E-Tle Statis, ungkap Indra.

Dengan mekanisme ETLE drone yang sama dengan ETLE statis maupun mobile namun dapat menjangkau lebih luas diharapkan pelanggar yang tidak tercover Etle Statis dapat dilakukan penindakan melalui E-Tle Drone sehingga tujuan akhirnya adalah menekan pelanggaran lalu lintas dan menurunkan fatalitas laka lantas yang didahului oleh pelanggaran lalu lintas.

“Dari hasil monev saat ini selama kurang lebih 2 (dua) menit terbang, E-Tle Drone sudah bisa mengcapture tidak kurang dari 10 (sepuluh) pelanggar lalu lintas, hal ini menunjukkan tingginya efektifitas E-Tle Drone” jelas Indra Hartono.

Kasat Lantas Polres Salatiga AKP Suci Nugraheni menyampaikan bahwa dengan E-Tle Drone bisa mendapatkan banyak pelanggar lalu lintas yang kasat mata, seperti tidak memakai helm dan sabuk keselamatan, “penerapannya sangat efektif dalam mendukung E-Tle Statis maupun mobile, diharapkan dapat menekan pelanggaran khususnya kasat mata dan pelanggaran yang berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas khususnya di Kota Salatiga” pungkas Suci.

– Kasat Lantas Polres Salatiga AKP Suci Nugraheni, saat Mencoba E-Tle Drone, di Pertigaan Exit Tol Tingkir (video: Arief Rasika)
– Kasi Gar Subdit Gakkum Kompol Indra Hartono, saat diwawancara wartawan

Kabar Terkini

POPULER

Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang, Sabtu (12/9/2026), menampilkan keragaman budaya sekaligus semangat toleransi masyarakat. Wali Kota Semarang Agustina mengapresiasi keterlibatan masyarakat lintas agama dalam kegiatan tersebut. Lebih dari 1.000 peserta dari 38 kontingen mengikuti pawai sepanjang sekitar 2,5 kilometer dari Balai Kota menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah.
Mandra "Sidoel" ikut Pawai Pembukaan MTQ di Semarang
[pekok2]