[adinserter name="Block 5"]
[adinserter name="Block 4"]

KABAR RASIKA

Tabung Gas Bocor, Gerai Rocket Chicken Salatiga Terbakar

Tabung Gas Bocor, Gerai Rocket Chicken Salatiga Terbakar

Tabung Gas Bocor, Gerai Rocket Chicken Salatiga Terbakar

Kebakaran melanda gerai Rocket Chicken di Jalan Imam Bonjol, Sidorejo Lor, Kota Salatiga pada Kamis (30/10/2025) malam. Insiden dipicu kebocoran gas saat karyawan menggoreng ayam. Damkar Salatiga bersama BPBD dan Polsek Sidorejo berhasil memadamkan api tanpa korban jiwa, meski kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Foto dok IST
Damkar Kota Salatiga saat padamkan api di Rocket Chicken Salatiga

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Gerai Rocket Chicken yang ada di Jalan Imam Bonjol, Sidorejo Lor, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, Kamis (30/10/2025) sekitar pukul 19.15 WIB terbakar.

Empat mobil pemadam dari Damkar Salatiga, dibantu BPBD Kota Salatiga dan Damkar Kabupaten Semarang, dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api. Meski hujan turun, kebakaran tersebut tetap menjadi tontonan warga sekitar.

Berdasarkan data dari kepolisian kebakaran dipicu dari kebocoran gas saat karyawan Rocket Chicken sedang memasak ayam goreng. Api yang menyambar gas kemudian membesar dan membakar bangunan.

Kepala Seksi Pemadaman dan Penyelamatan pada Bidang Damkar Kota Salatiga, Asih Budi Lestari, menjelaskan kebakaran berawal saat seorang karyawan sedang menggoreng ayam di kompor.

“Lalu karyawan menyalakan kompor satunya untuk melakukan penggorengan kedua, namun untuk kompor tersebut tidak dapat menyala,” ujarnya. Karyawan kemudian mencoba mencabut regulator gas, namun terjadi kebocoran dan tersulut api dari kompor pertama. “Api kemudian semakin membesar dan membakar ruangan,” kata Asih.

Asih menuturkan, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 21.15 WIB. “Kegiatan pemadaman berjalan lancar tanpa kendala,” ungkapnya. Kabid Damkar dan Satpol PP Kota Salatiga, Ponco Margono Hasan.

Kapolsek Sidorejo AKP Sarwoko menjelaskan bahwa api muncul saat salah satu karyawan sedang memasak di dapur menggunakan deep fryer. Api dari alat penggoreng tersebut menyambar gas yang bocor dari tabung, sehingga dengan cepat menjalar ke seisi ruangan.

“Begitu menerima laporan masyarakat, personel Polsek Sidorejo segera mendatangi lokasi dan berkoordinasi dengan Damkar Kota Salatiga. Sekitar pukul 20.30 WIB, api berhasil dipadamkan sepenuhnya,” terang AKP Sarwoko, S.H.

Dalam kejadian tersebut, tidak terdapat korban jiwa. Namun, kerugian material ditaksir mencapai ratusan juta rupiah, meliputi peralatan dapur, bahan makanan, dan sebagian interior bangunan yang terbakar.

Tiga orang saksi yang merupakan karyawan rumah makan, masing-masing Aidila Fitrianan, Sahra, dan Masrukan, telah dimintai keterangan oleh petugas.

“Dari hasil pemeriksaan awal, sumber api berasal dari kebocoran tabung gas yang berada di bawah deep fryer. Tidak ditemukan indikasi unsur kesengajaan,” tambah Kapolsek Sidorejo.

Suasana kebakaran

BACA JUGA :

Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau belum terdeteksi mencapai permukaan Jawa Tengah berdasarkan pemantauan dan uji paper test di sejumlah wilayah, termasuk Semarang, Tegal, dan Cilacap. Pemprov Jateng, BPBD, BMKG, dan Dinkes meminta masyarakat tetap waspada tanpa panik, terutama terhadap paparan PM2,5 dan debu selama musim kemarau yang dapat memicu gangguan pernapasan.
Imbas GAK, Pemkot Semarang Minta Warga tidak Panik
Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
BALAP-LIAR
Balap Liar dan Knalpot Brong Makin Meresahkan, Satlantas Polres Salatiga amankan 75 Motor
Penerbangan Ditutup Imbas Abu Vulkanik Krakatau, KAI Operasikan Kereta Api Tambahan Tujuan Jakarta
Penerbangan Ditutup Imbas Abu Vulkanik Krakatau, KAI Operasikan Kereta Api Tambahan Tujuan Jakarta
Kerangka Manusia Ditemukan di Jangli Semarang, Diduga Remaja Asal Bergas yang Hilang Setahun Lalu
Jejak Perangkat Elektronik Antar Polisi Ungkap Kasus Hilangnya Mozza, Terduga Pelaku Pembunuhan Ditangkap di Blora
Identitas kerangka manusia yang ditemukan di kawasan Jangli, Semarang, mulai mengerucut pada Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Gebugan, Bergas, yang dilaporkan hilang sejak Juni 2025. Keluarga mengenali sejumlah ciri, seperti gigi lengkap, gingsul, tambalan gigi, dan jepit rambut. Polisi masih menunggu pemeriksaan forensik dan pencocokan DNA.
Gingsul, Tambalan Gigi hingga Jepit Rambut: Ciri Kerangka Jangli Mengarah ke Mozza

KNOWLEDGE

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Warga Dusun Kropoh, Desa Duren, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan terkubur di kebun pada Kamis (3/9/2026) sore. Bayi ditemukan Gendro Susanto saat mencari rumput setelah melihat gundukan tanah baru. Polisi kemudian mengamankan lokasi dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi serta pihak yang bertanggung jawab.
Curiga Gundukan Tanah Baru, Warga Bandungan Temukan Bayi Terkubur dan Terbungkus Daster
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved

Lebar: px

Tinggi: px