[extvssc id="70101"]

KAWAN PEMANDU JALAN

Tag: Agenda

Tokoh Tionghoa Jawa Tengah Sepakat Tak Ada Perayaan Sambut Imlek
https://rasikafm.com/wp-content/uploads/2021/02/02-17-2.mp3 RASIKAFM – Tokoh Tionghoa Jawa Tengah, Harjanto Halim mengatakan tidak keberatan dengan keputusan pemerintah tidak ada libur panjang dan...
Tilang Elektronik, Polda Jateng Diminta Masifkan Sosialisasi
Gubernur Ganjar Pranowo menerima Dirlantas Polda Jateng Kombes Pol Rudy Syafirudin dalam rangka paparan terkait Program Penindakan Pelanggaran Lalu Lintas di Jalan Raya dengan menggunakan Sistem Elektronik...
Dirlantas Polda Jateng Akan Maksimalkan Program Tilang Elektronik
Dirlantas Polda Jateng Kombes Pol. Rudy Syafirudin https://rasikafm.com/wp-content/uploads/2021/01/23-16-1.mp3 SEMARANG – Rencana menghilangkan sistem penilangan polisi lalu lintas terhadap pengendara...
Ganjar Apresiasi Warga Margoyoso Magelang Gunakan Perdes Dan Mitos
Gubernur Ganjar Pranowo saat penanaman pohon di Desa Margoyoso, Salaman, Magelang, Minggu (17/1/2021). (Ist) https://rasikafm.com/wp-content/uploads/2021/01/19-16-1.mp3 RASIKAFM – Desa Margoyoso...
Pejabat Baru Pemkot Salatiga Diminta Inspiratif Dengan Menyebar Virus Kebaikan
Walikota Salatiga Yulianto saat menandatanggani berita acara pelantikan 9 Kepala Sekolah baru Kamis 14 Januari 2021   SALATIGA RASIKAFM – Sejumlah Kepala Sekolah SD, SMP dan Non Formal yang...
Muat Lebih

POPULER

Komunitas Kridha Beksa Wandawa menggelar kelas Tari Klasik Gaya Surakarta di Pendopo Bung Karno, Salatiga, Minggu (24/5/2026), sebagai upaya melestarikan budaya Jawa di tengah modernisasi. Kegiatan yang awalnya menargetkan 30 peserta ini diikuti 62 orang berusia 12 hingga 62 tahun, yang belajar Tari Golek Sri Rejeki untuk mengenal, menjaga, dan mewariskan seni tradisi kepada generasi masa kini.
Komunitas Kridha Beksa Wandawa Gelar Kelas Tari Klasik di Salatiga, Peserta Membludak
RSUD dr Soebarkat Tjitrodarmodjo menanggung piutang sebesar Rp2,5 miliar dari pasien titipan pejabat yang belum terselesaikan sejak 2010. Wali Kota Robby Hernawan menyebut pasien layanan mandiri tersebut tidak menyelesaikan pembayaran karena administrasi penagihan tidak jelas, sehingga Pemkot kini mempertimbangkan penghapusan piutang agar tidak membebani keuangan rumah sakit.
Gegara Pasien Titipan Pejabat, RSUD Salatiga Punya Hutang Rp2,5 M

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved