KAWAN PEMANDU JALAN

Tag: SMA

Wali Kota Semarang, Hevearita G Rahayu, menceritakan inovasi dan upaya yang dilakukan untuk menurunkan angka stunting di Kota Semarang dalam acara Expert Meeting III di Jakarta. Program-program penanganan stunting telah membuktikan efektivitasnya dengan mengurangi angka prevalensi stunting dari 21,3% pada tahun 2021 menjadi 10,4% pada tahun 2022.
Pemkot Semarang Berupaya Tingkatkan Jumlah SMA Negeri
Menyikapi keluhan masyarakat terkait jumlah SMA Negeri yang terbatas di Kota Semarang, Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang mendorong Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk menambah SMA Negeri. Wali Kota Semarang,...
Komandan Kodim 0714/Salatiga, Letkol Inf Ade Pribadi Siregar, menjadi pembina upacara di SMA Negeri 1 Tengaran. Dalam amanatnya, Dandim mendorong para siswa untuk giat belajar dan meningkatkan pemahaman wawasan kebangsaan, serta memanfaatkan kemajuan teknologi dengan positif.
Untuk Pertama Kalinya, Dandim Salatiga Jadi Pembina Upacara di SMA 1 Tengaran
Komandan Kodim 0714/Salatiga, Letkol Inf Ade Pribadi Siregar, menjadi pembina upacara di SMA Negeri 1 Tengaran. Dalam amanatnya, Dandim mendorong para siswa untuk giat belajar dan meningkatkan pemahaman...

POPULER

Protes kenaikan Pajak Kendaraan Bermotor disoroti Ketua DPRD Salatiga, Dance Ishak Palit, di kantor DPRD, Jumat (20/2). Ia menjelaskan kebijakan itu dampak UU Nomor 1 Tahun 2022 tentang HKPD dan Perda 1/2024, serta mendorong kajian relaksasi agar tak membebani masyarakat.
Ketua DPRD Salatiga Soroti Kenaikan Pajak, Sebut Memicu Keberatan di Masyarakat
Pembagian ratusan takjil digelar Tim Pelayanan HAK Paroki St Paulus Miki di depan gereja Jalan Diponegoro, Salatiga, Kamis (19/2) sore. Romo La Sadi Petrus MSF memimpin kegiatan sebagai wujud solidaritas lintas agama, menyambut Ramadan dan masa Pra-Paskah, dengan membagikan takjil kepada pengguna jalan.
Serunya Gereja Paulus Miki Salatiga bagi Takjil di hari Pertama Bulan Puasa 2026
Kasus dugaan kredit fiktif Rp3 miliar di Perumda BPR Bank Salatiga memasuki babak baru setelah Kejaksaan Negeri Salatiga menetapkan empat tersangka. Penetapan melibatkan Direktur Utama DS dan staf bank di Salatiga dan Solo, Sabtu (21/2/2026). Penyidik menilai ada kerugian negara, sementara kuasa hukum WH keberatan dan menilai unsur Tipikor belum final. Penyidikan berlanjut disertai penahanan 20 hari.
Pasca Dirut & Staf Bank Salatiga Tersangka, Kredit Fiktif, WH Nyatakan Keberatan

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved