URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Tavern Group pada penghujung tahun 2022 mengumumkan pembukaan outlet barunya yaitu People Of The Sun (POTS) BAR di Jalan Tri Lomba Juang No 5, Kota Semarang. POTS BAR siap menyambut para tamu dengan konsep, penawaran, pelayanan dan pengalaman baru yang cukup unik.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Tavern Group Buka Outlet Baru POTS BAR Bernuansa Mexico di Semarang

Tavern Group Buka Outlet Baru POTS BAR Bernuansa Mexico di Semarang

Tavern Group Buka Outlet Baru POTS BAR Bernuansa Mexico di Semarang

featured-img

RASIKAFM.COM | SEMARANG – Tavern Group pada penghujung tahun 2022 mengumumkan pembukaan outlet barunya yaitu People Of The Sun (POTS) BAR di Jalan Tri Lomba Juang No 5, Kota Semarang. POTS BAR siap menyambut para tamu dengan konsep, penawaran, pelayanan dan pengalaman baru yang cukup unik.

Terletak di lantai 2, POTS menyajikan sesuatu yang baru dan belum pernah ada di Kota Semarang yaitu pengalaman bersantap maupun bersantai dalam nuansa kental Mexico. Ketika menginjakan kaki ke POTS, para tamu akan disuguhkan dengan nuansa warna warni khas Mexico.

Hal itu erlihat dari berbagai ornamen yang ada seperti lampu, hiasan dinding, furniture bahkan beberapa ilustrasi dinding yang benar-benar mempertegas karakter kuat dari negara tersebut. Menawarkan menu makanan baru, POTS mempersembahkan berbagai macam menu ala Mexico seperti Tacos, Tapas, Paela maupun Quesadilla.

“Semua menu baru ini dikurasi secara khusus oleh Chef Ary Suprihartanto yang berhasil memadukan berbagai bahan-bahan berkualitas baik lokal maupun import,” ujar Manager Operasional POTS BAR, Koco Widyanto seperti keterangan yang diterima, Kamis (1/12/2022).

Untuk minuman sendiri, tersedia berbagai macam coktails yang cukup segar dan penuh dengan kejutan. Ada Caballito yang merupakan homemade cocktail dalam botol yang bisa dinikmati bersama.

“Selain itu juga tersedia Classic Revamp yang cocok untuk para pecinta cocktail klasik, Pretty Poison, Cantaritos dan Granitas adalah cocktail-coktail yang cukup unik namun tetap segar dan enak untuk dinikmati. Cocktail-cocktail tersebut berhasil diramu oleh Demitria Ramona, Head Bar dari POTS beserta teamnya,” terangnya.

Sebagai bartenders yang cukup banyak mengantongi penghargaan internasional, ini adalah kali pertamanya dia bekerja di sebuah bar di Indonesia.

“Demi (panggilan dari Demitria) ingin membawa life style dan budaya baru dalam menikmati cocktail yang enak dengan pengalaman yang luar biasa. Menurutnya, banyak sekali potensi yang bisa dikembangkan di Kota Semarang,” tambahnya.

Untuk entertainment, POTS berkomitmen untuk menyuguhkan musik dengan genre dancehall dan latin sebagai komposisi utamanya. Genre lain juga tetap dimainkan seperti Afro, Hip Hop, Baile Funk, Amapiano, RnB dan Commercial Nowadays namun tetap disesuaikan dengan style music dari POTS.

Ini membuat POTS menjadi tempat party baru yang sangat unik, penuh warna dan cocok untuk semua kalangan yang berjiwa energic. Pembukaan outlet baru ini sejalan dengan misi dari Tavern Group yang memang ingin menciptakan outlet-outlet dengan terobosan baru namun tetap mengedepankan kualitas daripada kuantitas.

“Harapannya juga suatu saat POTS dapat menjadi bar tujuan buat semua pecinta minuman cocktail dari seluruh dunia,” imbuhnya.

BACA JUGA :

pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon